Terdampak Tol Semarang-Demak, 46 Hektar Lahan Mangrove Direlokasi

06/04/2021

Pasar mobil

3 menit

Terdampak Tol Semarang-Demak, 46 Hektar Lahan Mangrove Direlokasi
Demi tetap menjaga kelestarian lingkungan dalam pembangunan Tol Semarang-Demak, 3 lahan mangrove di pesisir pantai utara Jawa seluas 46 hektar direlokasi.

Pembangunan jalan Tol Semarang-Demak di Provinsi Jawa Tengah terus berjalan. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan tetap memperhatikan prinsip kelestarian lingkungan.

“Prinsip-prinsip pembangunan infrastruktur berbasis lingkungan dan berkelanjutan menjadi komitmen Kementerian PUPR mulai dari tahap survei, investigasi, desain, pembebasan tanah (land acquisition), konstruksi, hingga operasi dan pemeliharaan (SIDLACOM),” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam keterangannya di laman resmi Kementerian, (5/4/2021).

Relokasi 46 hektar lahan mangrove

Salah satu yang dilakukan KemenPUPR bersama dengan Pemda Jawa Tengah yaitu mempersiapkan program relokasi 3 lahan mangrove yang berada di sekitar pembangunan Seksi 1 Tol Semarang-Demak (ruas Semarang-Sayung). Total luasnya sekitar 46 hektar.

Pemindahan ini perlu dilakukan mengingat fungsi mangrove yang sangat penting. Akarnya yang kokoh membantu membentuk penghalang alami terhadap gelombang badai dan banjir. Sedimen sungai dan darat terperangkap oleh akar, yang melindungi daerah garis pantai dan memperlambat abrasi (pengikisan).

>>> Jalan Kaligawe Sering Banjir, Ini Jalur Alternatif Semarang-Demak

Foto menunjukkan salah satu Kawasan Mangrove pantai utara Demak Jawa Tengah

Kawasan mangrove di pantai utara Demak bakal direlokasi untuk pembangunan jalan tol

Untuk diketahui kawasan pesisir utara di Kecamatan Genuk Kota Semarang hingga Kecamatan Sayung Kabupaten Demak masuk dalam kondisi mengkhawatirkan. Abrasi dan rob membuat sebagian kawasan selalu tergenang air. Selain tidak nyaman kondisi ini juga cenderung berbahaya.

Tol Semarang-Demak

Jalan Tol Semarang-Demak membentang dari wilayah Kaligawe Semarang hingga Demak dengan panjang sekitar 27 km. Di ujung barat tersambung dengan  jalan Tol Semarang ABC dan di ujung timur tersambung dengan Tol Demak-Kudus (dalam rencana). Proses pembangunannya terbagi menjadi 2 seksi, Seksi 1 Semarang-Sayung sepanjang 10,7 Km dan Seksi 2 Sayung-Demak sepanjang 16,3 Km. Adapun investasi yang disiapkan sekitar Rp 15,3 triliun.

Tol ini selain untuk mengurangi kepadatan di kawasan jalan nasional pantura Semarang-Demak juga menjadi tanggung laut untuk menanggulangi rob. Masyarakat juga bakal makin mudah mengakses ke kawasan-kawasan penting di Kota Semarang dan Kabupaten Demak, seperti Pelabuhan Tanjung Emas, Bandara Ahmad Yani, dan kawasan industri Kaligawe. Tol juga diyakini bakal meningkatkan kunjungan di kawasan pariwisata Semarang dan Demak, seperti Kota Lama Semarang, Masjid Agung Demak, Makam Sunan Kalijaga Kadilangu Demak dan yang lain.

>>> Tinggal di Demak Jawa Tengah, temukan mobil favoritmu di sini!

Foto menunjukkan Pembangunan jalan Tol Semarang-Demak

Jalan Tol Semarang-Demak diharapkan jadi solusi mengatasi masalah rob di wilayah Demak Jawa Tengah

>>> Berita otomotif terbaru hanya ada di Cintamobil.com

Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top