TDF-1 Hadirkan Pengalaman Trackday Dengan Mobil Balap F1 Sungguhan

27/01/2020

Pasar mobil

3 menit

TDF-1 Hadirkan Pengalaman Trackday Dengan Mobil Balap F1 Sungguhan
Saat melihat mobil F1 beraksi, tentu tidak sedikit yang bermimpi dapat merasakan sensasi mengendarakan jet darat saat trackday. Jika Anda punya nyali dan punya banyak uang, TDF-1 dapat mewujudkan mimpi Anda.

Karena pesatnya perkembangan teknologi mobil F1, biasanya sasis yang dibuat tiap tim hanya dipakai untuk satu tahun saja. Lalu, bagaimana nasib jet darat itu setelah tidak dipakai balap lagi? Sebuah perusahaan di Bedfordshire, Inggris bernama TDF memanfaatkan sasis bekas tersebut dan menyulapnya jadi mobil balap TDF-1, yang dikhususkan khusus trackday.

Untuk membuat mobil balap TDF-1, TDF menyulap sasis mobil F1 tahun 2011-2012 jadi sebuah mobil F1 yang dapat dioperasikan tanpa banyak mekanik, dan dengan reabilitas sangat baik sehingga Anda bisa memakai mobil tersebut untuk trackday tanpa masalah.

Aksi Kamui Kobayashi, Sauber C31 pada GP Malaysia 2012

Selain MVR-02, Anda bisa memilih sasis Sauber C31 yang menorehkan 4 podium sepanjang 2012

>>> Dengan budget setara LCGC, mesin F1 ini bisa jadi milik Anda

Mobil balap TDF-1 memiliki dua sasis yang bisa dijadikan pilihan, yakni MVR-02 yang digunakan Virgin Racing (sekarang Manor Racing) tahun 2011, atau C31 milik Sauber F1 dari musim 2012. Yang berbeda, mesin V8 2,4 liter dengan redline 18.000 rpm diganti oleh mesin empat silinder turbo 1,8 liter yang dapat dipacu hingga 9.000 rpm.

Ubahan ini jelas mengejar durabilitas dan kemudahan perawatan mesin, di mana mesin hanya perlu melakukan perawatan rutin tiap satu tahun atau 2.500 km, tapi bagaimana performanya? Mesin turbo 1,8 liter yang didevelop tuner mesin kenamaan Inggris, Mountune menghasilkan 600HP dan itu cukup untuk menghasilkan rasio power-to-weight 1.000 HP/Ton dan dapat berakselerasi dari 0-100 km/jam kurang dari 2 detik dengan kecepatan puncak 320 km/jam.

Mesin turbo empat silinder 1.800cc yang digunakan di TDF-1

Agar perawatan mobil lebih mudah, mesin diganti dengan mesin turbo empat silinder 1.800cc

>>> Temukan berbagai pilihan mobil berkualitas di sini

Downforce yang dihasilkan juga tidak main-main, sampai 4,0G ketika menikung dan 4,5G saat mengerem. Anda juga masih mendapatkan DRS, namun dengan fitur tambahan auto close saat akan menikung. Untuk ban, Pirelli menghadirkan tiga kompon ban yakni soft, medium, dan hard. Dan layaknya pembalap F1 beneran, layout kokpit TDF-1 akan disesuaikan dengan postur tubuh Anda melalui proses seat fitting.

Meski mesinnya sudah diganti, tetap saja mengendarai mobil balap TDF-1 bukanlah hal mudah. Oleh karena itu, Anda akan mendapatkan pelatihan khusus dan program simulator, semuanya diawasi oleh pembalap W Series Jessica Hawkins. Selain itu, TDF juga menyiapkan trackday di sirkuit berstandar F1 seperti Catalunya dan Paul Ricard.

“Kami bekerja keras untuk mengembangkan berbagai set-up yang sesuai dengan berbagai pengalaman dan kemampuan berkendara. Hasilnya adalah paket yang dapat membantu pengemudi mengembangkan kepercayaan dirinya dan dapat menekan batasan dari TDF-1,” ujar Hawkins.

Mobil balap TDF-1 dengan basis sasis MVR02

TDF juga menyiapkan program trackday di sirkuit berstandar F1

>>> Berita terbaru seputar pasar mobil ada di sini

Untuk dapat mencicipi mobil balap TDF-1, Anda harus merogoh kocek dalam-dalam, sekitar 1,5 juta Poundsterling (setara Rp 26,65 miliar rupiah). Dengan harga semahal ini, Anda memiliki opsi lain yang tak kalah menariknya seperti McLaren Senna GTR dan Rodin FZED.

Dalam paket pembeliannya, Anda akan mendapat satu set peralatan pit lengkap serta suku cadang, dan juga flight case untuk membawa mobil ke berbagai belahan dunia. Anda juga bisa menambahkan ‘onboard start package’ dan radiator fans untuk mengoperasikan mobil ini tanpa bantuan mekanik.

>>> Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di Cintamobil.com

Bergabung di Cintamobil sejak 2019, Derry adalah seorang penyuka kecepatan tulen. Pengalaman di salah satu situs motorsport global membuatnya khatam soal dunia balap. Masih mengejar gelar Sarjana, Derry juga sering memacu adernalin dengan go-kart.
 
back to top