Tarik Investasi, Nissan Cerai dari Aliansi Renault-Mitsubishi?

12/03/2020

Pasar mobil

4 menit

Tarik Investasi, Nissan Cerai dari Aliansi Renault-Mitsubishi?
Nissan tampaknya akan meninggalkan aliansi yang dibentuk bersama Renault dan Mitsubishi. Keputusan ini diambil menyusul penurunan angka penjualan di Cina akibat Virus Corona.

Nissan akan mengambil keputusan untuk meninggalkan aliansi pada akhir bulan ini, namun menurut penelusuran kantor berita Reuters terhadap dua pekerja Nissan megatakan perpisahan aliansi tinggal menunggu waktu saja. Sebelumnya, Mitsubishi Motors Corp mengatakan dalam meeting aliansi pekan lalu mereka akan menghentikan suntikan uang ke dalam aliansi.

Ikuti Jejak Mitsubishi

Alhasil, nasib Aliansi yang dibentuk ketiga pabrikan itu tengah terkantung-kantung. “Tentu saja kita keluar, kondisinya sangat kacau,” ujar salah satu sumber seperti dikutip Reuters. Namun, juru bicara Nissan mengatakan itu hanyalah spekulasi, sementara perwakilan Mitsubishi mengatakan belum ada keputusan yang diambil saat ini.

Khusus untuk Nissan, langkah ini diambil akibat angka pendapatan yang menurun drastis. Tercatat, pejualan Nissan di Cina, salah satu pasar terbesar, mengalami penurunan sampai 80% akibat Virus Corona bulan lalu. Alhasil, CEO baru Nissan, Makoto Uchida menerapkan strategi ‘cost cutting’ untuk memperbaiki neraca perusahaan.

>>> Mantan bos prediksi Nissan akan bangkrut tiga tahun ke depan

Aliansi Renault-Mitsubishi-Nissan yang berinvestasi $200 juta per tahun untuk start-up otomotif

Aliansi ketiga perusahaan mencari peluang melalui investasi startup

Salah satu bentuk kerja sama aliansi Nissan-Renault-Mitsubishi adalah menemukan peluang belajar untuk ketiga raksasa otomotif melalui investasi di berbagai start up, seperti WeRide, startup robo-taxi asal Cina, dan Tekion Corp, platform jual beli mobil berbasis teknologi cloud. Awalnya, aliansi menargetkan investasi $200 juta dari masing-masing perusahaan tiap tahunnya. Namun, menurut salah satu sumber angka tersebut tak pernah tercapai.

>>> Nissan Stop Produksi di Indonesia, Datsun Tinggal Tunggu Waktu

Kembali libatkan Carlos Ghosn?

Program tersebut diprakarsai oleh mantan bos aliansi, Carlos Ghosn, yang secara dramatis ditangkap di Jepang sebelum akhirnya melarikan diri ke Lebanon, akhir tahun lalu. Sebagai catatan, Ghosn diduga melakukan penggelapan uang perusahaan sehingga posisinya sebagai presiden Nissan dan CEO Renault dicabut.

Mantan bos aliansi Nissan-Renault-Mitsubishi, Carlos Ghosn

Carlos Ghosn jadi otak dari investasi start-up ketiga perusahaan

>>> Silakan Disimak, Rekomendasi 5 Mobil Nissan dengan Harga Menarik​​​​​​​

“Itu tidak dibentuk Ghosn sebagai jalan untuk menghasilkan uang, melainkan untuk kesempatan yang didapat dari berinvestasi ke berbagai start-up teknologi. Tapi mengingat sulitnya kondisi keuangan yang kami hadapi, kami mempertimbangkan untuk menarik investasi,” tukas sumber pertama.

>>> Berita otomotif terbaru dan terlengkap ada di Cintamobil.com

Bergabung di Cintamobil sejak 2019, Derry adalah seorang penyuka kecepatan tulen. Pengalaman di salah satu situs motorsport global membuatnya khatam soal dunia balap. Masih mengejar gelar Sarjana, Derry juga sering memacu adernalin dengan go-kart.
 
back to top