Tarif Tol Semarang-Solo Naik Mulai 27 Juni

24/06/2021

Pasar mobil

3 menit

PT Jasamarga Transjawa Tollroad (JTT) menetapkan penyesuaian Tarif Tol Semarang-Solo dimulai 27 Juni 2021 dengan kenaikan antara Rp 1.000 hingga Rp 19.500.

Waktu kenaikan tarif Tol Semarang-Solo resmi ditetapkan. PT Jasamarga Transjawa Tollroad (JTT) bakal memulainya pada 27 Juni 2021 pukul 00.00 WIB. Untuk nominal kenaikan sudah dirilis sebelumnya, sesuai Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Mulai Hari Minggu, 27 Juni 2021 pukul 00.00 WIB tarif baru di Ruas Jalan Tol Semarang-Solo resmi diberlakukan. Penyesuaian tarif ini berdasarkan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 752/KPTS/M/2021 Tanggal 09 Juni 2021.” unggah JTT di akun IG @official.jasamargatransjawatol, Rabu (23/6/2021).

Tarif Tol Semarang-Solo

Tarif baru Tol Semarang-Solo secara otomatis menggantikan tarif lama yang berlaku sejak 2019. Dari data yang sudah dirilis, tarif paling murah adalah untuk jarak terdekat, yaitu asal tujuan Banyumanik-Ungaran dan sebaliknya. Kendaraan golongan I dikenakan tarif Rp 8.500, naik Rp 1.000 dari tarif sebelumnya Rp 7.500. Kendaraan golongan II/III Rp 13.000, naik Rp 2.000 dari sebelumnya Rp 11.000. Kendaraan golongan IV/V Rp 17.000, naik Rp 2.000 dari sebelumnya Rp Rp 15.000.

Foto menunjukkan Tarif Tol Semarang-Solo 2021

Foto menunjukkan tarif Tol Semarang-Solo 2021

Penyesuaian tarif jalan tol di Indonesia dilakukan setiap dua tahun

Sedangkan tarif paling mahal berlaku untuk jarak paling jauh, yaitu asal tujuan Banyumanik-Kartasura dan sebaliknya. Kendaraan golongan I dikenakan tarif Rp 75.000 dari sebelumnya Rp 65.000. Kendaraan golongan II/III Rp 112.500, naik Rp 15.000 dari sebelumnya Rp 97.500. Kendaraan golongan IV/V Rp 150.000, naik Rp 19.500 dari sebelumnya Rp 130.500. Berikut daftar lengkap tarif baru Tol Semarang-Solo:

>>> Tarif Baru Tol Semarang-Solo Dirilis, Termurah Hanya Rp 8.500 Ribu

Penyesuaian tarif jalan tol

Penyesuaian tarif jalan tol bukan hal baru. Hal tersebut sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 Tentang Jalan dan Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2005 Tentang Jalan Tol. Pada UU No. 38 Tahun 2004 Pasal 38 poin 3 disebutkan “Evaluasi dan penyesuaian tarif tol dilakukan setiap 2 (dua) tahun sekali berdasarkan pengaruh laju inflasi.”

Foto Rest Area 487 A Tol Semarang-Solo

Pengguna jalan tol bisa isi ulang saldo uang elektronik di rest area

PP No.15 Tahun 2005 Pasal 68 poin 1 juga disebutkan hal yang sama, “Evaluasi dan penyesuaian tarif tol dilakukan setiap 2 (dua) tahun sekali oleh BPJT berdasarkan tarif lama yang disesuaikan dengan pengaruh inflasi sesuai dengan formula : Tarif baru = tarif lama (1+inflasi).”

>>> Tol Semarang-Solo dan Jagorawi Dinobatkan Sebagai Jalan Tol Terbaik

Tarif Tol Semarang-Solo sendiri sudah berlaku sejak awal 2019 sebagaimana Kepmen PUPR No:60/KPTS/M/2019. Jadi, sudah tiba waktunya dilakukan penyesuaian. Dengan waktu kenaikan yang sudah ditetapkan, JTT mengimbau kepada pengendara untuk memastikan saldo uang elektroniknya mencukupi.

>>> Tinggal di Solo, temukan mobil pilihanmu disini!

Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top