Tarif Tol Bandara Batal Naik, YLKI Sebut Memang Seharusnya

06/03/2019

Pasar mobil
Share this post:
Tarif Tol Bandara Batal Naik, YLKI Sebut Memang Seharusnya
Rencana kenaikan tarif Tol Bandara atau Tol Dr. Sedyatmo batal direalisasikan. Jasa Marga memutuskan menunda kenaikan tarif tol tersebut sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Menurut YLKI, tarif Tol Bandara memang seharusnya tak dinaikkan.

Kenaikan tarif tol per dua tahun memang jadi hak operator untuk memutuskan. Meski demikian ada hal yang harus dipertimbangkan sebelum keputusan itu diambil. Termasuk rencana menaikkan tarif Tol Bandara atau Tol Dr. Sedyatmo yang direncanakan naik sebesar Rp 500 pada tanggal 14 Februari 2019 lalu. Rencana ini batal direalisasikan, atas permintaan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta Badan Pengelola Jalan Tol, Jasa Marga akhirnya menunda dengan alasan mengoptimalkan sosialisasi sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

Foto antrean kendaraan di Gerbang Tol Dr Sedyatmo

Tarif baru Ruas Jalan Tol Bandara batal direalisasikan

>>> Berlaku Mulai 14 Februari, Berikut Besaran Tarif Tol Bandara Soetta

"Guna memberikan sosialisasi yang lebih optimal kepada masyarakat, khususnya para pengguna jalan tol, penyesuaian tarif jalan Tol Prof Dr Ir Soedijatmo ditunda sampai waktu yang akan diinformasikan kemudian," tutur AVP Corporate Communications Jasa Marga Irra Susiyanti dalam keterangan tertulis, Rabu (13/2/2019) lalu.

Menurut Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia, memang sudah seharusnya tidak ada lagi kenaikan tarif Tol Bandara sebab bukan sesuatu yang sangat mendesak. Jika itu dipaksakan sama saja merampas hak konsumen pengguna jalan tol. "Namun (kenaikan tarif tol) bisa dilakukan jika keandalan dan kemampuan jalan tol bisa dipenuhi, melalui standar pelayanan minimal sebagai pra syarat untuk kenaikan tarif tol," tutur Ketua Pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi, Selasa, (5/3/2019).

Lebih lanjut Tulus menjabarkan alasan mengapa tarif Tol Bandara tidak layak dinaikkan:

1. Bukan satu-satunya akses ke Bandara Soekarno Hatta

Ada banyak sekali kendaraan melintas di jalan Tol Bandara, namun tidak semua menuju Bandara Soetta mengingat jalan tol juga menjadi penghubung ke wilayah lain seperti Cengkareng, Rawabokor, hingga Tangerang. Ini juga yang nenyebabkan akses ke Bandara Soetta tak selalu lancar. "Mix traffic inilah yang menyebabkan akses ke bandara sering terganggu, dan mengakibatkan kemacetan, karena terhambat exit tol di sekitar tol Sedyatmo," kata Tulus.

Foto kepadatan lalu lintas di jalan Tol Bandara Soetta

Jalan tol Bandara tidak hanya terhubung ke Bandara Soekarno Hatta saja

2. Tata ruang dan tata guna lahan yang buruk

Menjamurnya bangunan apartemen, perumahan baru, hotel, pusat-pusat perbelanjaan membuat kawasan di sekitar jalan tol Bandara terkesan semerawut dan tak lagi indah seperti dulu.

>>> Dapatkan berita pasar mobil terlengkap hanya di Cintamobil.com

3. Keandalan makin menurun

Kemampuan jalan tol Bandara menampung trafik kendaraan yang melintas terus menurun seiring peningkatan kapasitas penumpang pesawat di Bandara Soetta. Saat ini kapasitasnya sudah mencapai lebih dari 65 juta. Dengan adanya pembangunan runway 3 dan terminal 4 bandara, tahun 2025 ditargetkan meningkat hingga 100 juta. "Jika jumlah penumpang 100 juta ini tercapai, artinya trafik di tol Sedyatmo akan makin padat dan keandalannya makin menurun. Artinya PT Jasa Marga selaku operator tol Sedyatmo, tidak akan mampu memenuhi berbagai indikator untuk meningkatkan pelayanan yang tercakup dalam Standar Pelayanan Minimal (SPM) jalan tol," katanya.

Ditambahkan pula oleh YLKI, keandalan jalan Tol Bandara tetap akan terjaga dengan solusi pemindahan 30 pengguna jalan tol menjadi pengguna kereta api bandara yang saat ini masih sepi penumpang. Jika itu bisa dilakukan bakal wajar jika tarif Tol Bandara ini dinaikkan secara proporsional. Untuk saat ini, memang seharusnya tidak ada kenaikan.

>>> Ingin membeli mobil baru? Lihat lagi daftarnya di sini

Foto kereta api Bandara Soetta

Kereta api, alternatif lain transportasi menuju bandara Soekarno Hatta selain akses lewat jalan tol

>>> Berita terlengkap dari dunia otomotif hanya ada di Cintamobil.com

Share this post:
Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top