Target Penjualan Mobil di Indonesia Turun Hampir 50 Persen

15/05/2020

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
GAIKINDO telah menetapkan target penjualan mobil di tahun ini sebanyak 600.000 uni. Turun hampir 50 persen dari target awal berada di angka 1,050.000 unit.

Virus Corona atau Covid-19 yang melanda dunia berdampak juga pada penjualan mobil di Indonesia. Penjualan mobil di Indonesia menurun drastis akibat banyak dealer tutup dan juga pabrik yang setop produksi untuk sementara. 

>>> Ditlantas Polda Jatim Amankan Puluhan Travel Gelap yang Masih Bandel

Gambar menujukan Mobil berbaris

Target penjualan mobil di Indonesia tahun ini turun hampir 50 persen

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) sendiri menargetkan penjualan mobil tahun ini sebanyak 1.050.000 unit. Angka tersebut naik 50 ribu unit ketimbang target selama 2019 yaitu satu juta unit. Namun akibat pandemi yang melanda Indonesia sejak Maret lalu target tersebut turun hampir 50 persen.

“Gaikindo telah menetapkan target penjualan di tahun 2020 ada di angka 1.050.000 unit. Namun setelah ada pandemi di bulan Maret dan April kami sudah melihat situasi dan kondisi saat ini dan target tahunan kami telah kaji ulang dengan berbagai aspek keluar di angka 600.000 unit. Angka itu artinya sudah 50 persen turun dari target awal.” kata Rizwan Alamsjah, selaku ketua III GAIKINDO dalam sebuah video konferensi, Kamis (14/5/2020).

>>> Kia Picanto Berwajah Baru Meluncur, Dijual Seharga Rp 142 Jutaan

Gambar menujukan Mobil dirakit

Penjualan wholesale di bulan April hanya sebanyak 8.000 unit

“Pemikiran kami sebenarnya cukup sederhana yang paling penting kita melihat berapa penjualan di bulan April, Mei, Juni dan Juli yang paling rendah itu kan ada di empat bulan ini. Kami berpikir Maret di angka 250 ribu ditambah April, Mei, Juni dan Juli 100.000 ditambah Agustus sampai Desember total menjadi 600.000 unit.” sambung Rizwan.

Rizwan menjelaskan bahwa target baru tersebut telah disesuaikan dengan prediksi pertumbuhan perekonomian dari Bank Indonesia. Jika sebelumnya Indonesia diprediksi mengalami pertumbuhan sebanyak 5% kini turun menjadi 2,3%.

>>> Tampilan Baru Cintamobil.com Kian Mengerti Anda

“Revisi target tahun tersebut kita cek juga dengan perkiraan dari Bank Indonesia bahwa pertumbuhan ekonomi di Indonesia berada di angka 2,3% atau setara dengan penjualan 598.000 unit dari sebelumnya prediksi pertumbuhan di angka 5%. Jadi target kami tidak jauh berbeda dengan apa yang diperkirakan oleh Bank Indonesia.” tambahnya.

Meski target baru telah ditetapkan, tentu target tersebut masih cukup tentatif sebelum melihat hasil penjualan di bulan Juni dan Juli mendatang. 

"Tetapi saat ini yang menjadi masalah sekarang bahwa penjualan wholesale di bulan April hanya 8.000 unit tetapi penjualan retail cukup baik di angka 25 ribu. Kami melihat bulan April lalu sangat tertekan, bulan Mei mungkin masih sama tapi Juni dan Juli kita belum tahu. Nanti kita lihat lagi hasilnya tidak menutup kemungkinan kita bisa kaji ulang dari target saat ini.” tutupnya.

>>> Berita otomotif terbaru bisa Anda temukan di Cintamobil.com

Rahmat menjadi jurnalis otomotif media daring sejak 2014 silam. Tercatat Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019 hingga saat ini. 

Lulusan jurusan Sastra Indonesia ini sejak awal kuliah memang bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sebelum berkiprah di media yang berfokus di Industri otomotif, Rahmat terlebih dulu menulis untuk sebuah majalah sebuah media lokal di Kota Tangerang Selatan.

Setelah setahun lamanya menulis untuk sebuah majalah lokal akhirnya ia berpindah menulis untuk sebuah media daring otomotif. Tepatnya di tahun 2014 ia mulai menulis berkaitan dengan industri otomotif nasional dalam dan juga luar negeri. 

Setelah lulus kuliah di tahun 2017 ia memutuskan untuk keluar dari dunia kewartawanan yang selama ini menghidupinya. Ia mencoba peruntungan dunia marketing mobil bekas. Tak lama berselang ia mencoba peruntungan bekerja di Cintamobil.com pada posisi yang sama. Tak lama setelah itu Rahmat dipindahkan ke tim redaksi Cintamobil.com

Orang bijak pernah berkata rumah bukan sebuah tempat, melainkan perasaan. Sejauh manapun Anda melangkah rumah adalah tempat untuk kembali. Kira-kira seperti itulah yang menggambarkan nasib Rahmat yang akhirnya bisa kembali ke dunia penulisan. 

 
back to top