Tantangan dan Persaingan Mobil Listrik Buatan Indonesia

28/03/2021

Pasar mobil

2 menit

Perjalanan panjang harus ditempuh oleh mobil listrik karya Indonesia agar bisa diterima di masyarakat. Apa saja tantangan dan persaingan yang dihadapi?

Era teknologi mobil listrik yang pesat membuat Indonesia harus beradaptasi agar tidak tertinggal dengan negara lain. Melalui beberapa cara, pemerintah sedang mempercepat pertumbuhan industri mobil listrik buatan Indonesia.

Indonesia digadang-gadang memiliki potensi yang besar sebagai produsen mobil listrik. Hal ini karena Indonesia memiliki cadangan nikel terbesar di dunia, yaitu hampir seperempat cadangan nikel di dunia terkandung dalam perut bumi Indonesia. Seperti yang diketahui bahwa nikel adalah material utama dalam pembuatan baterai mobil listrik. 

gambar sebuah mobil listrik indonesia berwarna abu-abu

Kendaraan listrik hibrida

Tahun 2012 silam, masyarakat Indonesia sempat dibuat heboh akibat kehadiran mobil listrik buatan Indonesia yang bernama Tucuxi. Selanjutnya ada Selo, Evina, Gendhis, hingga E&C. Sayangnya, hingga sekarang tidak ada dari mereka yang terlihat mengaspal di jalanan.

Hingga tahun 2021 ini, memang belum ada merek mobil listrik Indonesia yang wujudnya mendekati produksi massal. Perjalanan panjang harus ditempuh oleh Indonesia dalam menghadapi tantangan dan persaingan industri mobil listrik. 

>>> Pilihan Mobil Listrik Murah di Indonesia Saat Ini

Daftar Mobil Listrik Buatan Anak Indonesia 2020

Mobil listrik Tesla yang banyak menyita perhatian publik, kini telah dimiliki oleh beberapa masyarakat Indonesia. Tidak hanya Tesla dan BMW, beberapa merek mobil listrik dari luar negeri juga ditawarkan di Indonesia. Di tengah banyaknya merek mobil listrik yang muncul, Anda perlu bangga karena terdapat deretan merek mobil listrik buatan Indonesia terbaru yang asli karya anak bangsa. Inilah daftar mobil listrik buatan anak Indonesia.

gambar menunjukkan beberapa mobil listrik

Mobil listrik karya mahasiswa Indonesia 

Mobil Listrik Buatan Anak Indonesia Pertama: Tucuxi

Tucuxi artinya berarti lumba-lumba karena desain mobil listrik karya Anak Indonesia ini mirip dengan lumba-lumba. Mobil ini merupakan karya Danet Suryatama yang dikeluarkan pada tahun 2012 dengan tenaga sebesar 268 Horsepower. Artinya, Tucuxi memiliki kekuatan setara dengan mobil konvensional 3.000 cc. Sayangnya, mobil ini sempat mengalami kecelakaan pada saat diuji coba oleh menteri BUMN Dahlan Iskan. Harga mobil listrik karya Indonesia ini dibanderol cukup tinggi, yaitu mencapai 1,5 miliar. 

Mobil Listrik Indonesia kelas MPV: Gendhis

Gendhis adalah mobil listrik karya anak Indonesia, Dasep Ahmadi dengan kelas MPV. Desainnya mirip dengan Toyota Alphard. Gendhis merupakan wujud dukungan kendaraan dengan bahan bakar biodiesel yang ramah lingkungan. Sayangnya, jika dibandingkan dengan mobil keluaran Jepang dan Eropa, Gendhis masih kalah tenar. Mobil listrik ini tidak akan diproduksi massal dalam waktu dekat karena dinilai kurang peminat. 

Mobil Sport Listrik Buatan Indonesia: Selo

Selo termasuk mobil sport listrik buatan Indonesia dan memiliki kategori mobil listrik tercanggih karya anak bangsa, yaitu Ricky Nelson pada tahun 2013. Setelah berkarir di industri otomotif selama 14 tahun di Jepang, Ricky kembali ke Indonesia dengan membuat karya mobil listrik yang mirip dengan Lamborghini. Mobil listrik karya Indonesia ini telah terpasang motor listrik dengan tenaga 182 Horsepower yang mampu menempuh perjalanan 250 km dalam waktu 4 jam. 

Mobil Listrik Hevina

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) telah berhasil mengembangkan mobil listrik yang diberi nama Hevina. Mobil berjenis sedan ini memiliki tenaga setara 62 horsepower dan misa melaju hingga kecepatan 140 km/jam. Hevina adalah mobil listrik buatan anak Indonesia yang diperkenalkan pada tahun 2013. Untuk menghasilkan produksi massal pada mobil listrik karya Indonesia terbaru, memang dibutuhkan tahapan yang panjang. Tidak heran jika dalam waktu depan, Hevina belum ada rencana untuk mengaspal di jalanan Indonesia. 

Mobil Listrik Buatan Indonesia 2019: Kasuari

Kasuari adalah pendatang baru dalam jajaran mobil listrik buatan Indonesia. Mobil listrik ini baru diperkenalkan ke masyarakat pada tahun 2019 yang merupakan hasil kerja sama antara PLN dengan Institut Sepuluh Nopember (ITS). Kasuari merupakan hasil karya penelitian mahasiswa ITS yang mana pembuatan mobil ini 80% adalah buatan anak bangsa dan pernah dilakukan uji coba keliling Indonesia. 

>>> Kelebihan dan Kekurangan Mobil Listrik yang Dijual di Indonesia

Harga Mobil Listrik Buatan Indonesia

Harga adalah salah satu pertimbangan industri otomotif dalam memasarkan produknya. Harga pokok produksi yang tidak sebanding dengan harga jual justru akan membuat produsen tidak bisa bersaing dengan kompetitor. Termasuk juga produsen mobil listrik di dalam negeri. Biaya pembuatan hingga perakitan mobil listrik yang tinggi membuat harga mobil listrik Indonesia dinilai terlalu tinggi. 

desain sebuah mobil listrik dilihat dari sisi belakang

Desain mobil listrik yang keren dan mewah

Untuk sebuah mobil listrik dari Indonesia dibanderol dengan harga minimal 600 juta. Begitu juga dengan merek mobil listrik luar negeri yang bisa dibeli di Indonesia seperti Tesla, BMW Hybrid, hingga Hyundai yang diperkirakan harganya minimal 600 juta hingga milyaran rupiah. 

>>> Mobil Listrik MG Segera Mengaspal di Indonesia

Penyebab Mobil Listrik Buatan Indonesia Ditolak di Pasaran

Indonesia tidak hanya memiliki sumber daya alam yang melimpah, namun juga sumber daya manusia yang kredibel. Banyaknya anak bangsa yang mampu bersaing di kancah internasional membuat nama Indonesia tidak pernah ketinggalan dari berita baik. Salah satunya adalah di industri otomotif. Sayangnya mereka kurang mendapatkan apresiasi sehingga memilih untuk berkarya di negeri orang.

Mobil listrik dari Indonesia 2020 ternyata kurang mampu bersaing dengan tekanan merek dari Jepang dan Korea Selatan. Hal ini terbukti bahwa di tahun 2020 bukannya mobil listrik Indonesia yang mengaspal, namun sekitar 20 unit Hyundai Ioniq EV telah berkeliaran di jalanan Ibu Kota.

Untuk memperkuat komitmen Hyundai dalam perkembangan ekosistem mobil listrik di Indonesia, Grab ditunjuk sebagai partner kerjasama untuk menghadirkan mobil listrik sebagai salah satu opsi Grab Car. Tidak hanya itu, pabrik mobil Hyundai yang ada di Bekasi juga merupakan salah satu bentuk kerjasama antara Indonesia dengan merek dari Korea Selatan tersebut. 

sepasang pacar sedang berjalan di dekat sebuah mobil listrik

Tren mobil listrik di dunia otomotif

Adaptasi pembuatan mobil listrik dari Indonesia masih menemui beberapa persoalan. Selain kuatnya tekanan industri otomotif Jepang yang sudah mengakar di Indonesia, ada beberapa hal yang membuat mobil listrik Indonesia ditolak di pasaran.  

Pertama, belum adanya pabrik yang memproduksi mobil secara masal sehingga terlihat harga mobil listrik dari indonesia lebih tinggi dibandingkan mobil berbahan bakar minyak. Persoalan selanjutnya adalah ketersediaan stasiun pengisian kendaraan listrik umum yang masih minim. Dan yang terakhir, tipe mobil yang terbatas tentu saja sangat mempengaruhi psikologi konsumen saat hendak membeli mobil listrik dari Indonesia.

Beberapa mobil listrik Indonesia sayangnya justru ditolak oleh pemerintahnya sendiri karena dianggap tidak lolos uji emisi. Keberadaan mobil listrik dari Indonesia terbaru merupakan bukti bahwa Indonesia telah berancang-ancang menggunakan tenaga listrik pada transportasinya.

Mobil listrik dari Indonesia memang belum ada yang resmi melakukan produksi massal, namun bukan hal yang mustahil mobil tersebut akan segera mengaspal di tengah-tengah masyarakat Indonesia. Tentunya dibutuhkan inovasi serta dukungan dari pemerintah Indonesia seperti pengurangan pajak kendaraan untuk menekan harga mobil listrik karya Anak Bangsa. 

>>> 450.000 Unit Mobil Listrik Volkswagen Siap Dikirim ke Konsumen

Pertanyaan Sering Diajukan

Pengisian bateri mobil listrik butuh waktu berapa lama ya?
Lama pengisian mobil listrik (ngecas) tergantung seberapa besar daya pengisian yang digunakan.
Apa kelebihan dari mobil listrik?
Mobil listrik sangat ramah lingkungan, menyematkan teknologi Intelligent Transport System dan perawatan juga gampang
Berapa Lama Umur Baterai Mobil Listrik?
Umur pakai baterai mobil listrik sangat tergantung dari banyak faktor. Ada beberapa faktor yang tidak bisa kita kontrol, misalnya suhu udara yang terlalu panas bisa membuat baterai lebih cepat berkurang masa pakainya.

Menyukai dunia menulis di bangku SMP hingga serius menggeluti dunia SEO sejak tahun 2011. Penggemar berat FC Barcelona, konser musik, dan eksplorasi alam, kini menulis SEO di Cintamobil.com sejak Maret 2021.

 
back to top