Tanpa Diskon PPnBM Harga Mobil DFSK Sudah Terjangkau

22/04/2021

Pasar mobil

3 menit

Tanpa Diskon PPnBM Harga Mobil DFSK Sudah Terjangkau
DFSK tak ambil pusing dengan tidak mendapatkan diskon PPnBM. Tanpa diskon PPnBM pun harga mobil DFSK diklaim sudah terjangkau dibandingkan para rivalnya.

Tidak semua pabrikan yang memproduksi mobilnya di Indonesia bisa memanfaatkan diskon Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM). DFSK salah satunya.

Produsen asal China itu diketahui memproduksi sederet mobilnya seperti Glory 560, Glory 580, hingga Super Cab di pabrik kawasan Cikande. Bila merujuk pada Kepmenperin No.169 tahun 2021, DFSK tak termasuk dalam 29 mobil yang bisa memanfaatkan diskon PPnBM.

>>> Ini Dia Mobil Listrik Termurah di Indonesia

Harga Mobil DFSK Sudah Terjangkau Tanpa Diskon PPnBM

Modal DFSK Glory 560 Bersaing Lawan Rush Hingga Honda HR-V

Glory 560 jadi jagoan DFSK di segmen Low SUV

Tapi itu bukan masalah berarti bagi DFSK. Tanpa diskon PPnBM yang ditanggung pemerintah pun, harga mobil DFSK sudah amat terjangkau. 

"Kami memang untuk sekarang belum mendapatkan insentif PPnBM yang diberikan oleh pemerintah karena terkait dengan nilai TKDN yang ditetapkan. Akan tetap terlepas dari insentif tersebut, DFSK sudah memberikan harga yang sangat terjangkau bagi konsumen sejak pertama kali hadir di Indonesia," ujar CEO PT Sokonindo Automobile Alexander Barus. 

Apa yang dijelaskan Alexander ada benarnya. Bila dibandingkan dengan para rivalnya, harga mobil DFSK memang cenderung lebih terjangkau. Misalnya saja Glory 560 yang mengisi segmen Low SUV. Harga DFSK Glory 560 dibanderol mulai Rp 202,5 juta untuk varian terendahnya. Sedangkan versi termahalnya dijual seharga Rp 252,5 juta. 

Sementara itu, para rivalnya punya harga di kisaran yang sama. Dengan catatan, banderol harga para rival DFSK itu sudah menurun berkat adanya diskon PPnBM. Contohnya harga Daihatsu Terios yang kini dibanderol mulai Rp 200 juta setelah mendapat diskon PPnBM. Harga Toyota Rush justru lebih tinggi lagi. Sudah dapat insentif PPnBM, Rush dijual mulai Rp 240 jutaan sampai Rp 260 jutaan. 

"Kami optimis harga yang kami berikan ini bisa diterima dengan baik oleh konsumen di Indonesia," jelas Alexander lagi. 

>>> IIMS 2021: 5 Keuntungan Berbisnis Pakai Mobil Listrik DFSK Gelora E

Siapkan Amunisi untuk Bersaing di Pasar Otomotif Indonesia

DFSK Gelora E

Baru-baru ini DFSK merilis mobil listrik Gelora E

Supaya bisa lebih terjangkau lagi, DFSK kini tengah berupaya untuk meningkatkan penggunaan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) alias komponen lokal pada mobilnya. Ya, ini merupakan salah satu cara yang bisa membuat harga mobil lebih bersaing. Terlebih jika memproduksinya di Indonesia. 

Untuk bisa bersaing, harga bukan satu-satunya faktor. Komitmen dari pabrikan juga turut menjadi salah satu pertimbangan. Selain itu, peluncuran model baru tentunya juga menjadi satu cara untuk menarik hati para konsumennya di Indonesia. Baru-baru ini, DFSK merilis mobil listrik Gelora E yang ditawarkan untuk para pengusaha di Tanah Air. Ini sejalan dengan program pemerintah dalam program percepatan kendaraan listrik. 

"Konsumen juga tidak perlu khawatir karena apa yang sudah kami berikan saat ini merupakan kendaraan yang sangat kompetitif dari segi kualitas dan harga," terang Alexander. 

>>> Modal DFSK Glory 560 Bersaing Lawan Rush Hingga Honda HR-V

 

Penulis
Berpengalaman sebagai jurnalis otomotif sejak 2016 di media mainstream ternama di Indonesia, Dina juga pernah menguji beragam jenis mobil dan mengunjungi pameran otomotif dunia. Saat ini Ia dipercaya sebagai Editor redaksi Cintamobil sejak awal 2020
 
back to top