Taksi Online Tidak Masuk Pengecualian Ganjil Genap

13/08/2021

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Berbeda dengan ojek online (OJOL) menggunakan sepeda motor, taksi online menggunakan mobil tidak termasuk kendaraan yang dikecualikan dari aturan ganjil genap.

Sistem ganjil genap ibu kota kembali diberlakukan mulai 12 Agustus 2021 di 8 ruas jalan. Aturan ini berlaku untuk pengguna kendaraan roda empat atau lebih, termasuk pengemudi taksi online.

Taksi online

Menurut Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya, taksi online apapun layanannya tidak masuk dalam pengecualian. Karenanya tidak boleh beroperasi di 8 ruas jalan tersebut setiap hari. Mereka hanya boleh melintas pada tanggal yang sesuai dengan plat nomor kendaraannya.

“Untuk GoCar, GrabCar, mobil sewaan atau online sistem ganjil genap berlaku,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo, dikutip dari NTMC Polri, (12/8/2021).

>>> Terapkan Ganjil Genap, Polda Metro Hentikan Penyekatan di Jakarta

Foto menunjukkan petugas berjaga di salah satu kawasan Ganjil Genap ibu kota

Ganjil genap kembali diberlakukan setelah dihentikan lebih dari setahun

Ganjil genap

Ganjil genap kembali diberlakukan menyusul diakhirinya penyekatan PPKM di 100 titik mulai 11 Agustus 2021. Sebanyak 8 ruas jalan menjadi area uji coba pembatasan mobilitas, yaitu:

  1. Jalan Sudirman
  2. Jalan MH Thamrin
  3. Jalan Merdeka Barat
  4. Jalan Majapahit
  5. Jalan Gajah Mada
  6. Jalan Hayam Wuruk
  7. Jalan Pintu Besar Selatan
  8. Jalan Gatot Subroto

Seluruh kendaraan roda empat atau lebih tidak boleh melintas di jalan tersebut mulai tanggal 12-16 Agustus pukul 06.00-20.00 WIB. Mengecualikan 19 jenis kendaraan dimana mereka boleh melintas meski plat nomor tak sesuai tanggal.

>>> Ini 19 Kendaraan yang Bebas Masuk Kawasan Ganjil Genap Jakarta

Taksi online tidak masuk dalam daftar tersebut sehingga berlaku aturan ganjil genap. Berbeda dengan ojek online karena sepeda motor masuk pengecualian.

Selain plat nomor kendaraan sesuai tanggal, Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) masih menjadi syarat wajib bagi pengendara yang ingin melintas.

“Dan ini (sistem gage) diterapkan untuk roda empat ke atas, roda dua nggak berlaku. STRP tetap menjadi persyaratan tapi tak lagi melakukan penyekatan di 100 titik, hanya delapan saja,” jelas Kombes.

Foto menunjukkan Lokasi dan pengecualian ganjil genap jakarta

Lokasi uji coba ganjil genap di ibu kota

Sanksi putar balik

Kaitannya dengan sanksi bagi kendaraan yang tidak sesuai tanggal atau pengendara tidak bisa menunjukkan STRP tidak akan ditilang. Tapi hanya akan diputarbalikkan oleh petugas yang berjaga.

“Karena ini sifatnya pembatasan mobilitas sehingga hanya kita putar balik. Nanti setelah PPKM selesai kita lihat lagi aturannya, kemungkinan tilang akan berlaku,” jelas Kombes Sambodo.

>>> Dapatkan harga mobil terbaru dan promo terbaik tahun 2021 di sini

Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top