Mengintip Cara Taksi Online Filipina Beroperasi di Era New Normal

03/06/2020

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Mengintip Cara Taksi Online Filipina Beroperasi di Era New Normal
Filipina mulai melonggarkan lockdown dan memasuki fase new normal. Taksi online yang sebelumnya dilarang pun boleh beroperasi lagi dengan sejumlah aturan baru.

Penyebaran virus corona belum juga mereda. Di dunia, angka penyebarannya pun masih terus merangkak dari hari ke hari. 

Aktivitas pun ikut terhambat karenanya. Banyak bisnis yang lumpuh untuk menekan angka penyebaran virus corona tersebut. Agar industri bisa kembali pulih, sejumlah negara mulai mengadaptasi kebiasaan baru atau yang saat ini marak disebut New Normal. 

Pada fase ini, aktivitas boleh kembali dilakukan tetapi masyarakat wajib mematuhi aturan protokol kesehatan untuk mencegah virus corona kembali menyebar luas. 

>>> Begini Tips Aman Menjual Mobil di Tengah Pandemi Corona

Filipina Mulai Longgarkan Lockdown

Filipina salah satunya. Negara di bawah pimpinan Rodrigo Duterte tersebut sudah mulai melonggarkan lockdown pada 1 Juni dan memasuki fase new normal. 

Sejumlah aturan pun disiapkan, termasuk oleh penyedia layanan car sharing Grab. Di Filipina, Grab dan layanan penyedia car sharing lain dilarang beroperasi sejak 16 Maret sejak Duterte mengumumkan negaranya lockdown seperti dikutip Inquirer, Rabu (3/6/2020). 

 

Grab Filipina

Layanan Grab di Filipina mulai kembali beroperasi usai dilarang karena Lockdown

>>> Pilihan Toyota Alphard Bekas yang Harganya di Bawah Rp 150 Juta

Untuk memasuki fase kenormalan baru Perusahaan transportasi yang berbasis di Singapura ini sudah menyiapkan armadanya untuk mematuhi protokol kesehatan sebelum bisa kembali beroperasi di Filipina. Tujuannya agar pengemudi dan penumpang bisa tetap menerapkan physical distancing yang merupakan kewajiban dari seluruh masyarakat. 

Aturan New Normal Grab di Filipina

Pada fase New Normal, Filipina membuat aturan agar warga negara yang sudah berumur, di bawah 21 tahun, sakit, dan wanita hamil untuk tidak berpergian keluar rumah sesuai dengan arahan Inter-Agency Task Force (IATF) dalam mengatasi wabah penyakit. 

Menggunakan masker juga merupakan kewajiban setiap melakukan perjalanan. Dan disarankan untuk melakukan transaksi lewat GrabPay, kartu kredit, atau secara debit. 

>>> Mobil Bekas Bakal Dilirik pada Era New Normal, Asal Perekonomian Stabil

Buka dan tutup pintu hanya boleh dilakukan oleh sopir. Penumpang juga tidak diperbolehkan melakukan booking lagi untuk mencegah penyebaran. Nantinya, mereka diminta untuk menunjukan kode booking dari sopir. 

Penggunaan masker

Pengemudi wajib menggunakan masker

Setiap mobil hanya boleh mengangkut maksimal dua orang dan harus duduk di dekat jendela pada kursi belakang. Penumpang boleh melakukan cancel booking bila sopir kedapatan tak menggunakan masker. 

Setidaknya ada 20.000 sopir Grab pada minggu pertama karantina mulai dilonggarkan. Situasi ini disebut Country Head Grab Filipina Brian Cu mirip dengan saat natal, dimana permintaan membludak tak sebanding dengan jumlah armada yang beroperasi. 

>>> Temukan berbagai pilihan mobil baru dan bekas berkualitas di sini 


 

Share this post:
Penulis
Berpengalaman sebagai jurnalis otomotif sejak 2016 di media mainstream ternama di Indonesia, Dina juga pernah menguji beragam jenis mobil dan mengunjungi pameran otomotif dunia. Saat ini Ia dipercaya sebagai Editor redaksi Cintamobil sejak awal 2020
 
back to top