Tak Mau Recall Airbag Takata, Ford Kena Somasi

21/01/2021

Pasar mobil

5 menit

Akibat tak mau mengumumkan recall airbag Takata, pihak NHTSA akhirnya menegur keras Ford. Karena diprediksi ada sekitar 3,04 juta mobil Ford yang mengalami masalah pada bagian kantung udara.

Kalau Anda mengikuti perkembangan industri dan informasi otomotif dunia, pasti masih ingat betul bagaimana tentang kasus recall airbag Takata. Pemasok airbag mobil terbesar di dunia itu pertama kali ditemukan ada masalah pada produksinya pada Juli 2017. Masalahnya adalah salah satu komponen airbag, yakni inflator, bisa terlempar dengan sangat kencang ketika kantung udara mengembang. Apabila inflator ini mengenai tubuh pengemudi atau penumpang, misalnya di kepala, maka dapat menyebabkan cedera serius hingga kematian.

>>> Ford Tutup Semua Pabrik di Brasil

Ford Mengelak untuk Melakukan Recall

Dan sejak saat itulah gelombang recall terkait airbag yang diproduksi Takata terus menerus diumumkan. Mengingat Takata memasok hampir seluruh produsen mobil. Mulai dari Toyota, Honda, sampai Ford. Bahkan catatan jumlah unit mobil yang ahrus ditarik kembali dari peredaran akibat masalah pada sistem kantung udara ini mencapai jutaan unit.

Recall Airbag Mobil

Ada 3,04 juta mobil Ford yang dicurigai bermasalah pada bagian airbag

Dikutip dari Autoevolution, Kamis (21/01/2021), ternyata jika pabrikan lain sudah mengumumkan recall untuk kasus airbag dari Takata ini, Ford berulang kali mengelak melakukan hal yang sama. Padahal jumlah unit mobil Ford yang teridentifikasi terkait recall airbag Takata mencapai tidak kurang dari 3,04 juta kendaraan.

Dinilai Sebabkan Banyak Korban Kecelakaan

Ford Ranger Single Cabin

Satu dari jutaan mobil Ford yang seharusnya di recall adalah Ranger

Muak dengan keengganan Ford untuk bertanggung jawab, pihak NHTSA (National Highway Traffic Safety Administration) akhirnya mengeluarkan maklumat kepada produsen Blue Oval itu untuk memberitahukan jutaan pelanggannya dalam waktu 30 hari.

>>> Kerap Jadi Momok, Recall Tidak Semengerikan Itu Kok

NHTSA menilai, Ford seharusnya sudah sejak lama melakukan pengumuman recall airbag Takata untuk memperbaiki kantung udara tersebut. Namun semua itu tak digubris oleh perusahaan. Dan atas tindakan ini NHTSA menilai Ford ikut bertanggung jawab atas beberapa kasus kecelakaan di Amerika Serikat (AS) akibat masalah airbag.

Menurut NHTSA, selama ini ada lebih dari 400 korban cedera dan 18 orang meninggal yang diduga kuat karena kelalaian kantung udara dari Takata. NHTSA pun memperkirakan, ada beberapa model Ford yang sudah seharusnya dilakukan perintah recall. Antara lain untuk Ford Ranger 2007-2011, Ford Fusion 2006-2021, Ford Edge 2007-2010, Ford Lincoln Zephyr dan MKZ, Ford Mercury Milan 2006-2011 dan Ford Lincoln MKX.

>>> Review Ford Everest 2021: Facelift Rasa Aktualisasi

"Semua kasusnya sama, yakni inflator airbag ini ketika pecah maka serpihan logamnya akan mengenai pengemudi atau penumpang dengan sangat kencang yang bisa menyebabkan kematian," tulis keterangan NHTSA.

Sudah menulis di media online sejak 2009, Pras sangat berpengalaman di bidang otomotif. Pria penggemar mobil modifikasi ini sudah mencicipi berbagai jenis mobil, mulai LCGC hingga Hypercar. Pras menjadi anggota tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.
 
back to top