Tak Lama Lagi Tesla Bakal Teken Kontrak Investasi di Indonesia

26/01/2021

Pasar mobil

3 menit

Tak Lama Lagi Tesla Bakal Teken Kontrak Investasi di Indonesia
Tesla tak lama lagi disebut akan meneken kontrak investasi ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Perwakilan Tesla sendiri dijadwalkan datang Februari 2021.

Tesla tampaknya hanya tinggal beberapa langkah lagi untuk akhirnya bisa berinvestasi di Indonesia. Meski perwakilan Tesla dijadwalkan baru datang ke Indonesia pada Februari 2021, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyebut bahwa produsen mobil listrik asal AS itu tinggal tak lama lagi segera meneken kontrak investasi di Tanah Air. 

Kepala BKPM

Kepala BKPM saat menyebut Tesla sebentar lagi teken kontrak investasi di Indonesia

"CATL udah tanda tangan 5,2 miliar dolar, kemudian LG 9,8 miliar dolar, sebentar lagi ini BASF sama Tesla. InsyaAllah kalau empat-empat ini sudah jalan maka dunia akan mulai merasakan kehadiran indonesia pada Energi Baru Terbarukan khususnya untuk mobil listrik," jelas Bahlil seperti disiarkan BKPM TV dalam Konferensi Pers Realisasi Investasi Kuartal IV-2020, Senin (25/1/2021). 

>>> 2 Produsen Baterai Kendaraan Listrik Ternama Mau Bangun Pabrik di Indonesia?

Cadangan Nikel Indonesia Diminati Investor

Indonesia memang menjadi 'sasaran empuk' bagi investor di tengah pengembangan kendaraan listrik. Satu hal yang membuat investor tertarik untuk dalam pengembangan kendaraan listrik adalah cadangan nikel. 

Indonesia sendiri memiliki cadangan nikel yang cukup besar di dunia, yakni seperempat dari global. Ini menjadi kunci penting untuk perkembangan kendaraan listrik di Tanah Air. Pasalnya, salah satu kendala yang kerap menghantui pengembangan kendaraan listrik adalah baterainya. 

Supaya tak sia-sia, potensi tersebut ingin dikembangkan dengan cara membangun industri baterai kendaraan listrik dalam negeri agar biaya listrik murah dan juga ongkos produksi menjadi lebih rendah.

"Jika lompatan besar dari bijih nikel menjadi pusat mobil listrik dunia ini berhasil kita ciptakan, keuntungan terbesarnya adalah perekonomian Indonesia bisa segera pulih kembali dengan terserapnya puluhan ribu tenaga kerja," ungkap Menteri Koodinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan belum lama ini.

>>> Bahas Industri Mobil Listrik di Indonesia, Erick Thohir Temui Tesla Bulan Depan

Banyak yang Ingin Membangun Industri Baterai

Mobil listrik Tesla

Tesla juga akan bangun industri baterai

Sebelum Tesla, seperti disebutkan Bahlil ada CATL (Contemporary Amperex Technology Co.Ltd) dan LG Chem Ltd yang berkomitmen untuk berinvestasi di Indonesia. Keduanya telah menandatangani kesepakatan secara terpisah dengan Aneka Tambang Tbk. Baik CATL dan LG sama-sama akan membangun industri baterai terintegrasi.

Kemudian BASF (Badische Anilin-und Soda-Fabrik) berencana membangun industri precursor dan katoda. Sementara Tesla kabarnya kepincut untuk mengembangkan industri mobil listrik itu sendiri dan juga baterainya. 

"Ini memberikan persepsi baik kepada global dengan berbagai investasi-investasi besar yang masuk," ujar Bahlil lagi.

>>> Tesla Model 3 Terbaru Akan Pakai Lampu Depan Lebih Canggih

Penulis
Berpengalaman sebagai jurnalis otomotif sejak 2016 di media mainstream ternama di Indonesia, Dina juga pernah menguji beragam jenis mobil dan mengunjungi pameran otomotif dunia. Saat ini Ia dipercaya sebagai Editor redaksi Cintamobil sejak awal 2020
 
back to top