Tak Bisa Penuhi Standar Emisi, Suzuki Stop Penjualan Jimny di Eropa

24/01/2020

Pasar mobil

5 menit

Tak Bisa Penuhi Standar Emisi, Suzuki Stop Penjualan Jimny di Eropa
Kabar buruk untuk Anda para pecinta Suzuki Jimny di Eropa, Suzuki berniat menarik line-up SUV mungilnya dari pasar Eropa karena tidak bisa mengikuti standar emisi CO2 terbaru yang mulai berlaku 2021 mendatang.

Sejak diperkenalkan tahun 2018 lalu, Suzuki Jimny jadi fenomena bukan hanya di Indonesia, tapi seluruh dunia. Memiliki body mungil namun dengan kapabilitas off-road yang bisa diadu dengan mobil 4x4 lain yang jauh lebih mahal, Jimny jadi line-up Suzuki paling laris saat ini.

>>> Terlalu laris, penjualan Suzuki Jimny justru dihentikan. Loh kenapa?

Namun demikian, SUV mungil Suzuki ini masih memakai mesin 1.500cc NA tanpa turbo atau hybrid, yang dapat menekan emisi CO2. Hal ini jadi masalah untuk Jimny di beberapa pasar dengan ketentuan emisi ketat, contohnya di benua Eropa.

Suzuki Jimny edisi spesial Gan keluaran 2019

Perpaduan body mungil dan kapabilitas off-road mumpuni membuat Jimny sangat digandrungi

Menurut laporan dari Autocar India, Suzuki sudah menginstruksikan beberapa dealer untuk menghentikan pemesananan Jimny secara langsung. Yang berarti Suzuki Jimny akan ditarik dari pasar Eropa mulai tahun ini dengan ketentuan emisi CO2 terbaru yang akan diaplikasi mulai 2020.

>>> Temukan pilihan mobil berkutalitas lainnya di sini

Mulai 2021, mobil di Eropa harus bisa memenuhi rata-rata maksimal 95 g/km emisi CO2. Suzuki sebenarnya tidak terlalu bermasalah dengan regulasi ini, mengingat kebanyakan mobil yang dijual adalah mobil kompak, dan sudah dilengkapi sistem mild-hybrid seperti Swift dan Ignis hybrid yang dilengkapi motor listrik 12V, sementara untuk model lebih mahal seperti S-Cross dan SUV Vitara mengombinasikan mesin bensin K14D berkapasitas 1.400cc dan motor listrik 48V. Sayangnya, hal ini memang tidak tersedia untuk Jimny.

Mesin K15B yang digunakan Suzuki Jimny 2019

Mesin K15B milik Jimny menghasilkan emisi jauh di atas standar baru emisi Eropa

Memakai mesin bensin K15B 1.500cc 4-silinder, Suzuki Jimny menghasilkan emisi 154 g/km CO2 dengan transmisi manual, dan 170 g/km jika yang digunakan transmisi otomatis 4-percepatan. Dengan permintaan Jimny yang lebih tinggi dibandingkan mobil Suzuki lainnya, maka rata-rata emisi CO2 Suzuki akan jauh melampaui batas yang ditentukan.

>>> Kabar terbaru seputar pasar mobil bisa Anda baca di sini

Sangat disayangkan memang, namun ini tidak akan jadi keputusan mutlak. Karena Suzuki Jimny akan hadir di beberapa pasar Eropa sebagai mobil komersil kategori N1 yang tidak akan mengikuti ketentuan emisi CO2 95 g/km.

Konsep Suzuki Jimny pickup

Bagaimana jika Jimny jadi pickup, yay or nay?

Alhasil, Suzuki berencana mengganti Jimny sebagai mobil pekerja keras dengan menghilangkan kursi belakang diganti dengan bak, serta ubahan tipis-tipis pada interior. Hal ini dinilai bisa jadi alterntif agar Jimny bisa tetap dijual di Eropa dengan mesin saat ini sembali menunggu mesin baru yang dapat memenuhi standar emisi terbaru di Eropa.

>>> Berita otomotif terbaru dan terlengkap ada di Cintamobil.com

Bergabung di Cintamobil sejak 2019, Derry adalah seorang penyuka kecepatan tulen. Pengalaman di salah satu situs motorsport global membuatnya khatam soal dunia balap. Masih mengejar gelar Sarjana, Derry juga sering memacu adernalin dengan go-kart.
 
back to top