Tak Ada Yang Rp 200 Jutaan, Sedan Diprediksi Tetap Seret Di 2019

01/01/2019

Pasar mobil
Tak Ada Yang Rp 200 Jutaan, Sedan Diprediksi Tetap Seret Di 2019
Segmen sedan diprediksi tidak banyak berubah di tahun 2019, penjualannya tetap seret. Selain karakter orang Indonesia suka dengan mobil yang lebih tinggi dan muat banyak penumpang, harga mahal diyakini jadi alasan mobil sedan tidak jadi pilihan utama masyarakat.

Foto Toyota Corolla Altis tampak dari samping depan

Toyota All New Corolla Altis memiliki tipe mesin 16-valve DOHC with Dual VVT-i berkapasitas 1.798 cc

Sejak kemunculan mobil keluarga tahun 2003 dan disusul kehadiran segmen mobil murah tahun 2013 daya tarik mobil sedan secara perlahan mengalami penurunan. Meski dibekali banyak fitur berkelas, performa yang bagus dan identik dengan kemewahan, harga yang relatif mahal jadi alasan mobil ini tidak banyak dipilih konsumen.

Tahun 2018 dari Januari hingga November total penjualan mobil sedan menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) hanya sebanyak 6.268 unit atau sebesar 0,6 persen dari penjualan mobil secara keseluruhan yang jumlahnya mencapai 1.063.464 unit. Angka ini jauh di bawah penjualan mobil keluarga low MPV yang jumlahnya mencapai 253.333 unit atau sebesar 23,8 persen, dan juga jauh dari penjualan mobil murah LCGC sudah mencapai 212.095 unit atau sebesar 20 persen.

>>> Persaingan Segmen LCGC, Karimun Wagon R Tak Ada Sepersepuluhnya Calya

Penjualan Low MPV Jan-Nov 2018 Toyota Avanza 75.493 unit Mitsubishi Xpander 71.219 unit Suzuki Ertiga 29.249 unit Daihatsu Xenia 27.078 unit Honda Mobilio 22.788 unit Wuling Confero S 9.506 unit Total 253.333 unit Penjualan LCGC Jan-Nov 2018 Toyota Calya 59.244 unit Daihatsu Sigra 46.213 unit Honda Brio Satya 42.638 unit Toyota Agya 26.936 unit Daihatsu Ayla 24.967 unit Datsun GO dan GO+ 7.853 unit Suzuki Karimun Wagon R 4.715 unit Total 212.095 unit

Prediksi pasar mobil sedan tahun 2019

Dengan penjualan yang kurang dari 1 persen bisa dibilang mobil sedan sangat tidak diminati. Perbandingan data penjualan di atas jadi bukti kalau orang Indonesia lebih mengutamakan kapasitas besar serta harga terjangkau saat memutuskan membeli mobil. Sedangkan tawaran fitur premium dan berbagai kemewahan tidak jadi pertimbangan utama, apalagi jika kapasitasnya sedikit serta harganya jauh lebih mahal seperti mobil sedan ini.

>>> Baca Review lengkap Honda Civic 2019 di sini!

Foto Honda Civic Turbo tampak dari samping belakang

Honda Civic dibekali mesin 1500 cc Turbo, tenaga yang dihasilkan maksimum 170 Hp dan torsi maksimum 220 Nm

Untuk pasar mobil sedan di tahun 2019, GAIKINDO memperkirakan tidak banyak perubahan dengan tahun sebelumnya. GAIKINDO memprediksi hal ini berdasarkan perhitungan pemasukan rata-rata orang Indonesia dalam satu tahun atau PDB per kapita Indonesia yang nilainya masih diangka Rp 51,89 juta setara US$ 3.876,8. Terlalu berat bagi masyarakat kalau angka segitu dialokasikan untuk membeli mobil sedan.

"Mengenai penjualan sedan tahun depan jika melihat dari penjualan tahun ini akan sama saja. Selama pendapatan per kapita orang Indonesia masih sekitar USD 3.800 ya mobil sedan masih jarang dibeli," tutur Ketua I GAIKINDO, Jongkie D. Sugiarto seperti dikutip dari detikOto, (28/12/2018).

Tidak menutup kemungkinan pula mobil sedan bakal kembali dilirik masyarakat jika tiba-tiba PDB per kapita naik signifikan tahun depan, meski peluangnya cukup kecil. Masyarakat sudah kadung terpesona dengan mobil keluarga yang harganya hanya Rp 200 jutaan. Sementara mobil sedan saat ini hanya ada satu yang dijual dengan harga Rp 200 jutaan yaitu New Toyota Vios varian terendah seharga Rp 295.250.000. Selainnya dijual dengan harga lebih dari Rp 300 juta.

Bagi Anda yang suka dengan mobil listrik, simak liputan khusus review Toyota Prius PHV 2018 oleh tim video Cintamobil.com berikut:

>>> Update berita otomotif paling aktual dan inspiratif hanya di Cintamobil.com

Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top