Tak Ada Data Penjualan, KIA Bukan Lagi Anggota Gaikindo

21/07/2018

Pasar mobil
Share this post:
Tak Ada Data Penjualan, KIA Bukan Lagi Anggota Gaikindo
Imbas tidak adanya data penjualan mobil KIA yang disetor ke Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), pabrikan otomotif asal Korea Selatan itu terpaksa harus berhenti dari anggota Gaikindo.

Gambar wallpaper KIA asal Korea Selatan

KIA tidak menyetorkan data penjualan ke Gaikindo dalam beberapa bulan terakhir

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Kukuh Kumara kepada salah satu awak media. Dikatakan, keluarnya KIA atau PT Kia Mobil Indonesia (KMI) dari Gaikindo disebabkan tidak dipenuhinya kewajiban menyetorkan data penjualan dalam beberapa bulan terakhir.

“Jadi sejak beberapa bulan ini sudah tidak lagi anggota. Sejak itu pun kami sudah mengirimkan surat kepada Kia dan hasilnya sesuai dengan kesepakatan,” tutur Kukuh, Rabu (18/7/2018).

Seperti yang sudah jadi pemberitaan, PT Kia Mobil Indonesia (KMI) tidak menyetorkan data penjualan mobil KIA dalam tiga bulan terakhir sejak April-Juni 2018 dan hanya menyetorkan di tiga bulan sebelumnya.

“Kalau kami tidak setor data, itu benar. Tapi jangan tanya kenapa alasannya. Saya tidak bisa jelaskan di sini dan kami harap maklum kalau kami tidak mau menjelaskannya secara lebih dalam lagi,” tutur Harry Yanto, General Manager Business Development PT Kia Mobil Indonesia (KMI) usai peluncuran Kia Grand Sedona Diesel di Jetski Cafe, kawasan Pantai Mutiara, Jakarta Utara, Jakarta, Rabu (18/7/2018).

Meski demikian, Harry menuturkan kalau KMI bakal kembali ke Gaikindo lagi di masa mendatang. Kapan waktu pastinya, Harry enggan memberikan penjelasan secara rinci.

>>> Kia Grand Sedona Diesel 2018 Resmi Masuk Pasar Indonesia

Seorang model berpose di samping Grand Sedona Diesel

Merespon isu kebangkrutan, KIA meluncurkan model terbaru Grand Sedona Diesel

KIA bukan satu-satunya merek yang keluar dari anggota Gaikindo karena tidak menyetor data penjualan. Pertengahan Februari 2018 lalu merek asal Jerman, Mercedes-Benz juga dikeluarkan dari Gaikindo karena alasan yang sama.

Hanya saja dalam pengakuan PT Kia Mobil Indonesia (KMI), latar belakang keluarnya KIA dan Mercedes-Benz beda. Mercy tidak menyetorkan data penjualan karena adanya intruksi dari induk perusahaan, Daimler di Jerman yang menyatakan kalau data penjualan adalah rahasia dan tidak setuju bila dipublikasikan di luar situs resmi milik pemerintah.

Sedangkan KMI tidak menyetorkan data penjualan mobil KIA karena alasan lain.

“Kasusnya bukan seperti Mercedes-Benz, sulit kalau omongan saya dikutip dalam kondisi seperti ini. Kami hanya bisa pastikan kita akan kembali seperti biasa lagi pada waktunya,” tambah Harry.

>>> Baca review dan spesifikasi lengkap KIA Sorento 2017: SUV Tangguh dan Garang

>>> Dapatkan berita pasar mobil dalam dan luar negeri hanya di Cintamobil

Share this post:
Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top