Syarat Perjalanan Transportasi di Masa PPKM Darurat Diperketat

10/07/2021

Pasar mobil

3 menit

Guna menekan mobilitas masyarakat selama pelaksanaan PPKM Darurat yang berlangsung hingga 20 Juli 2021 Kemenhub perketat aturan perjalanan transportasi.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperketat aturan perjalanan transportasi umum dan pribadi. Langkah ini diambil setelah masih padatnya mobilitas masyarakat selama pemberlakuan PPKM Darurat Jawa-Bali yang berlaku hingga 20 Juli 2021.

>>> Ketahui Risiko Penularan Covid-19 di Mobil

Terjadi Penurunan Namun Belum Signifikan

“Di hari ke-5 pelaksanaan PPKM  Darurat, mobilitas masyarakat di Jabodetabek dan di Jakarta masih di bawah 30 persen dibandingkan masa sebelum PPKM Darurat,” kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam keterangan resminya seperti dikutip dari laman NTMC Polri. Kemenhub memang mencatat adanya penurunan pergerakan penumpang transportasi umum pada 5 dan 6 Juli 2021, hanya saja penurunannya masih belum signifikan.

Gambar menunjukan PPKM Darurat

Mobilitas masyarakat di Jabodetabek menurun

Penumpang KRL Jabodetabek mengalami penurunan 21 hingga 25 persen atau sekitar 237 ribu hingga 267 ribu penumpang per hari. Angka tersebut menurun dari yang sebelum PPKM  Darurat sekitar 319 ribu sampai dengan 330 ribu penumpang per hari.

Kemudian penurunan mobilitas juga terjadi di 31 terminal Tipe A dengan jumlah 30 ribu per hari atau sekitar 31,5 persen. Sebelum PPKM  Darurat, jumlah penumpangnya mencapai 53 ribu per hari. Sementara pada angkutan penyeberangan, penurunan penumpang sekitar 19 persen atau 35 ribu penumpang per hari. Penurunannya sekitar 9 ribu penumpang dibanding sebelum masa PPKM Darurat.

Kemudian pergerakan kendaraan pribadi di empat Gerbang Tol Utama, yakni Cikampek Utama, Kalihurip Utama, Cikupa, dan Ciawi tercatat menurun 28 persen atau sekitar 87 ribu per hari. Lalu pergerakan kendaraan keluar Jabodetabek mengalami penurunan 19 persen atau sekitar 99 ribu per hari.

>>> Polisi Berikan Dispensasi Perpanjangan SIM di Masa PPKM  Darurat

Surat Tanda Registrasi Pekerja

Dirjen Perhubungan Darat dan Perkeretaapian diinstruksikan untuk menyiapkan Surat Edaran (SE) baru untuk pengetatan syarat yang tertuang di dalam aturan perjalanan selama PPKM Darurat. Salah satunya dengan menunjukkan Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) yang dikeluarkan Pemprov DKI Jakarta, bagi masyarakat yang melakukan perjalanan ke Jakarta.

Gambar menunnjukan STRP

Surat yang bisa dibilang cukup ‘sakti’ selama PPKM Darurat yang berlaku hingga 20 Juli mendatang. Berlaku untuk pekerja sektor esensial; Komunikasi dan IT, keuangan dan perbankan, pasar modal, sistem pembayaran, perhotelan non-penanganan karantina COVID-19, industri orientasi ekspor. Serta pekerja sektor kritikal Energi, kesehatan, keamanan, logistik dan transportasi industri makanan, minuman dan penunjangnya, petrokimia, semen, objek vital nasional, penanganan bencana, proyek strategis nasional, konstruksi, utilitas dasar (listrik dan air) industri pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat.

Namun STRP ini juga dikecualikan bagi Kementerian / Lembaga / instansi pemerintahan baik pusat maupun daerah (TNI, POLRI, Bank Indonesia, OJK, dll). Serta urusan mendesak penanganan pandemi (tenaga kesehatan, distribusi gas oksigen, pengantaran peti jenazah, dll).

>>> Contoh Surat Jalan STRP untuk Keluar Masuk Jakarta Selama PPKM  Darurat

Rahmat menjadi jurnalis otomotif media daring sejak 2014 silam. Tercatat Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019 hingga saat ini. 

Lulusan jurusan Sastra Indonesia ini sejak awal kuliah memang bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sebelum berkiprah di media yang berfokus di Industri otomotif, Rahmat terlebih dulu menulis untuk sebuah majalah sebuah media lokal di Kota Tangerang Selatan.

Setelah setahun lamanya menulis untuk sebuah majalah lokal akhirnya ia berpindah menulis untuk sebuah media daring otomotif. Tepatnya di tahun 2014 ia mulai menulis berkaitan dengan industri otomotif nasional dalam dan juga luar negeri. 

Setelah lulus kuliah di tahun 2017 ia memutuskan untuk keluar dari dunia kewartawanan yang selama ini menghidupinya. Ia mencoba peruntungan dunia marketing mobil bekas. Tak lama berselang ia mencoba peruntungan bekerja di Cintamobil.com pada posisi yang sama. Tak lama setelah itu Rahmat dipindahkan ke tim redaksi Cintamobil.com

Orang bijak pernah berkata rumah bukan sebuah tempat, melainkan perasaan. Sejauh manapun Anda melangkah rumah adalah tempat untuk kembali. Kira-kira seperti itulah yang menggambarkan nasib Rahmat yang akhirnya bisa kembali ke dunia penulisan. 

 
back to top