Suzuki Jimny di Indonesia Kena Recall, Ini Masalahnya

17/09/2021

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Ribuan pemilik Suzuki Jimny di Tanah Air perlu melakukan pergantian dorr harness serta sebanyak 21 pemilik diminta untuk melakukan recall oil seal.

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengumumkan kampanye recall pada model Suzuki Jimny. Para pemilik Suzuki Jimny diminta untuk melakukan perbaikan pada bagian oil seal yang diduga mengalami rembes atau bocor halus. Selain itu ada juga kampanye recall untuk perbaikan door harness bagian kiri dan kanan.

>>> Suzuki  Jimny Beans, Si Mungil yang Cocok untuk Jualan Kopi!

Gambar menunjuka oli seal Suzuki Jimny

Oil seal yang melipat menjadi penyebab terjadinya rembes 

Recall Oli Seal

Suzuki mengungkap bahwa ada 21 unit Jimny yang terlibat recall oil seal, tepatnya untuk periode produksi 14 Mei 2021 hingga 14 Juni 2021. 

Nantinya dalam proses pemeriksaan jika berdasarkan pengecekan hasilnya tidak ada rembes atau bocor halus, maka komponen yang diganti hanya berupa washer set saja dengan estimasi pergantian satu jam. Namun jika ditemukan ada rembes maka akan dilakukan penggantian Automatic Transmission assy, part yang diganti berupa Automatic Transmission dengan estimasi pergantian sekitar 5,6 jam.

Adapun bagi Anda pemilik Suzuki Jimny dengan Vehicle Identification Number (VIN) di bawah ini untuk segera melakukan pengecekan oil seal ke bengkel Suzuki terdekat dari rumah Anda.

No VIN No VIN
1 JSAGJB74VM5100966 11 JSAGJB74VM5101004
2 JSAGJB74VM5100971 12 JSAGJB74VM5101015
3 JSAGJB74VM5100973 13 JSAGJB74VM5101016
4 JSAGJB74VM5100974 14 JSAGJB74VM5101019
5 JSAGJB74VM5100979 15 JSAGJB74VM5101030
6 JSAGJB74VM5100981 16 JSAGJB74VM5101057
7  JSAGJB74VM5100983 17  JSAGJB74VM5101059
8 JSAGJB74VM5100992 18 JSAGJB74VM5101069
9 JSAGJB74VM5100993 19 JSAGJB74VM5101085
10 JSAGJB74VM5100994 20  JSAGJB74VM5101086
    21 JSAGJB74VM5101101

>>> Suzuki  Jimny Lite, Produk Minimalis Untuk Memotong Inden, Masuk Indonesia?

Gambar menujukan Karet pintu mobil

Kampanye perbaikan door harness bagian kiri dan kanan

Recall Door Harness

Kemudian untuk recall door harness yang melibatkan Suzuki Jimny untuk market Indonesia sebanyak 1.540 unit dengan rincian tipe M/T150 unit dan tipe A/T 1.390 unit dengan masa periode produksi dari Mei 2018 hingga Desember 2020. Sementara itu, untuk waktu yang dibutuhkan untuk penggantian door harness sekitar 1,4 jam.

Detail masalah pada recall ini terdapat pada tekanan dari tekukan saat pembukaan atau penutupan pintu terjadi pada bagian tengah kabel di dalam grommet. Pada recall ini dilakukan penggantian tipe wire harness menggunakan papan jig baru untuk menghindari wire harness akan terpuntir.

"Suzuki memiliki komitmen untuk menyediakan produk berkualitas untuk konsumen. Maka dari itu atas rasa tanggung jawab Suzuki terhadap konsumen setianya, kami akan melakukan penarikan kembali untuk produk Jimny, adapun recall ini dikarenakan adanya kemungkinan transmisi rembes," tukas Hariadi, Asst. to Service Dept. Head PT SIS.

>>> Cara Ideal Melepas dan Memasang Baut Roda Biar Nggak Cepat Dol

Rahmat menjadi jurnalis otomotif media daring sejak 2014 silam. Tercatat Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019 hingga saat ini. 

Lulusan jurusan Sastra Indonesia ini sejak awal kuliah memang bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sebelum berkiprah di media yang berfokus di Industri otomotif, Rahmat terlebih dulu menulis untuk sebuah majalah sebuah media lokal di Kota Tangerang Selatan.

Setelah setahun lamanya menulis untuk sebuah majalah lokal akhirnya ia berpindah menulis untuk sebuah media daring otomotif. Tepatnya di tahun 2014 ia mulai menulis berkaitan dengan industri otomotif nasional dalam dan juga luar negeri. 

Setelah lulus kuliah di tahun 2017 ia memutuskan untuk keluar dari dunia kewartawanan yang selama ini menghidupinya. Ia mencoba peruntungan dunia marketing mobil bekas. Tak lama berselang ia mencoba peruntungan bekerja di Cintamobil.com pada posisi yang sama. Tak lama setelah itu Rahmat dipindahkan ke tim redaksi Cintamobil.com

Orang bijak pernah berkata rumah bukan sebuah tempat, melainkan perasaan. Sejauh manapun Anda melangkah rumah adalah tempat untuk kembali. Kira-kira seperti itulah yang menggambarkan nasib Rahmat yang akhirnya bisa kembali ke dunia penulisan. 

 
back to top