Dibanding Mobil Listrik, Suzuki Lebih Pilih Hybrid dan Hidrogen

04/08/2021

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Maruti Suzuki lebih memilih mobil hybrid dan hidrogen untuk dikembangkan dan dijual di pasar India dibanding mobil listrik bertenaga baterai 100% (BEV).

Menjadi negara berpenduduk terpadat ke-2 di dunia setelah China, India menjadi pasar menarik bagi produsen otomotif. Namun ada yang berbeda untuk urusan elektrifikasi. Produsen lebih mendukung pengembangan mobil hybrid dan hidrogen dibanding mobil listrik bertenaga baterai 100% atau BEV.

Menurut Chairman Maruti Suzuki, Ravindra Chandra Bhargava, hybrid dan hidrogen bisa mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan impor lithium.

“Penggunaan tenaga hidrogen untuk mobilitas merupakan "alternatif menarik" bagi India, terutama karena akan mengurangi ketergantungan pada impor litium,” kata RC Bhargava, seperti dikutip dari Reuters, (2/8/2021).

>>> Maruti Suzuki Nexa Jual Lebih dari 1,1 Juta Mobil Dalam 5 Tahun

Foto gedung perusahaan Maruti Suzuki

Suzuki dukung pengembangan mobil hybrid dan hidrogen di India

Alasan

Secara kendaraan listrik (EV) jauh lebih mengurangi emisi karbon dibanding yang lain. Namun hal itu sulit dilakukan di India. Adopsi mobil listrik berjalan lambat mengingat tingginya biaya pengembangan dan penyediaan infrastruktur pendukung. Seperti bahan baku lithium dan jaringan pengisian ulang daya.

Sementara di India pendapatan per kapita masyarakat hanya $ 2.000 atau sekitar Rp 28 jutaan setahun, atau 5% dari per kapita di Eropa dan Jepang. Mobil yang dipasarkan di India juga mayoritas berharga murah, di bawah Rp 250 jutaan.

Misal, Suzuki Ertiga Smart Hybrid ZXI AT yang merupakan tipe tertinggi dijual dengan harga 1.059.500 rupee atau sekitar Rp 205 jutaan. Jauh di bawah Indonesia dimana Ertiga termahal dijual dengan harga Rp 252,65 jutaan, yaitu Ertiga Suzuki Sport AT.

"Kita perlu menyadari bahwa strategi kita untuk bergerak menuju emisi nol bersih harus konsisten dengan kondisi ekonomi dan infrastruktur yang berlaku di negara ini," kata Bhargava.

>>> Pertama Kali Diperkenalkan di India, Berikut Cara Kerja Teknologi 48V Smart Hybrid Suzuki

Foto All New Ertiga Smart Hybrid tampak samping depan

All New Ertiga Smart Hybrid pernah dipajang di Indonesia di dalam Pameran dan Parade Kendaraan Bermotor Listrik, 31/8/2019)

Penjualan Suzuki di India

Sebagai penguasa pasar, Maruti Suzuki tak mengabaikan pengurangan konsumsi BBM dan emisi. Namun belum mengarah ke mobil listrik. Selain mendorong pengembangan mobil hidrogen, Maruti juga berinvestasi untuk mobil hybrid.

Penjualan Suzuki sendiri mengalami peningkatan di India secara signifikan. Berdasarkan data perusahaan, pada bulan bulan Juli 2021 mencapai 141.238 unit. Naik 35% dibanding Juli 2020 sebesar 101.307 unit.

Salah satu model terlarisnya adalah Suzuki Swift, model hatchback yang sudah dihentikan penjualannya di Indonesia.

>>> Tertarik mobil Suzuki, cek koleksi dan harganya di sini!

Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top