Survey Membuktikan, Bakteri pada Interior Mobil Bisa Lebih Banyak dari Tutup Sampah

27/05/2018

Pasar mobil
Share this post:
Survey Membuktikan, Bakteri pada Interior Mobil Bisa Lebih Banyak dari Tutup Sampah
Mungkin tidak ada yang pernah menyangka jika selama ini bahwa mobil bisa menjadi sarang kuman dan bakteri. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh Euro Car Parts, ternyata mobil bisa menjadi lebih kotor daripada tutup bak tempat sampah.

Selama ini, masyarakat berfikiran bahwa tempat-tempat yang kotor tentu menyimpan banyak bakteri dan kuman penyebab penyakit. Tapi, tidak selamanya tempat-tempat yang terlihat bersih aman dari segala macam bakteri yang ada. Hal ini disampaikan berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Euro Car Parts dimana interior mobil bisa menjadi rumah bagi banyak bakteri, lebih banyak dibandingkan tutup tempat sampah.

Penelitian ini membandingkan jumlah kuman yang ditemukan di mobil dengan beberapa barang yang umum ada di kantor. Dan hasilnya ternyata mengkhawatirkan. Dilansir dari Euro Car Parts, penelitian ini menemukan bahwa tiga dari lima mobil yang telah diuji mengandung lebih banyak bakteri daripada bagian dalam tutup tempat sampah.

Gambar yang menunjukan bagian dashboard berwarna cokelat dan hitam yang ada pada mobil

Dashbor menjadi salah satu tempat perkembangbiakan bakteri

Bagian kemudi, tongkat persneling, kontrol dasbor dan pegangan pintu serta bagian interior mobil juga mengandung lebih banyak kuman dibandingkan bangku dapur serta tempat pencucian piring. Dari lima mobil yang diteliti, hanya dua mobil yang dianggap “aman”, dengan satu mobil memiliki nilai “OK” serta dua lainnya ditandai “tidak aman” atau “sangat kotor”.

>>> Lakukan perawatan terhadap bakteri pada mobil dengan cara ini

Dalam pernyataannya, tiga persen pengemudi mengaku hanya membersihkan mobil mereka sekali setahun, sementara hampir separuh dari koresponden mengungkapkan bahwa mereka hanya akan membersihkan mobil jika interior “terlihat cukup kotor”.

Direktur Pemasaran Euro Car Parts yang menjadi salah satu peneliti, Bill Stimson, menjelaskan, "Beberapa dari kita dapat menghabiskan lebih dari dua jam sehari di mobil kami, bepergian ke kantor, sekolah atau menjalankan tugas berarti kotoran dapat dengan mudah datang tanpa disadari - kadang-kadang kita tidak punya pilihan selain untuk makan di mobil dan anak-anak serta hewan peliharaan kita tidak selalu bersih.”

>>> Berita pasar mobil terbaru ada disini

Beberapa mobil memang memiliki sifat anti-kontaminasi yang dimiliki oleh bahan interior mereka, yang bisa menghilangkan resiko berkembangnya bakteri dalam kendaraan. Tapi, kebanyakan model yang dibuat di Inggris dan Eropa, dimana penelitian ini berlangsung, belum mengadopsi teknologi ini.

Gambar yang menujukan hasil penelitian terhadap bakteri yang ada di berbagai model mobil

Euro Car Parts memeriksa kebersihan dari beberapa model mobil

"Eksperimen kami menunjukkan bahwa 'kotoran' tidak selalu harus terlihat berbahaya, jadi sangat berharga memiliki rutinitas pembersihan untuk mobil Anda agar tetap di atasnya." terang Bill.

Paul Morris, CEO Addmaster yang menyediakan zat aditif anti-kontaminasi untuk berbagai produk mengatakan bahwa banyaknya interaksi yang terjadi dalam interior mobil yang kecil meningkatkan peluang bakteri untuk berkembang biak dan berpotensi untuk menyebabkan penyakit lebih besar.

>>> Berita otomotif dari seluruh dunia ada disini

Share this post:
 
back to top