Supercharger V3 Pertama Buatan Tesla China Diluncurkan

23/05/2021

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Sukses dengan penjualan Model 3 dan Y, Tesla China meningkatkan sarana pendukung dengan meluncurkan stasiun pengisian supercharger V3 pertamanya di Shenzhen.

Tesla meraih kesuksesan dalam ekspansinya di China dengan penjualan besar setiap bulan. Namun itu tak lepas dari banyak faktor pendukung. Selain memiliki gigafactory di Shanghai demi mempercepat produksi dan pengiriman unit ke konsumen, Tesla juga melengkapi dengan infrastruktur pengisian yang memadai.

Supercharger V3 pertama buatan lokal

Terbaru, Tesla China meresmikan pengoperasian stasiun pengisian supercharger V3 pertamanya di Kota Shenzhen Provinsi Guangdong pada 20 Mei 2021. Melalui akun resminya di Weibo, Tim Tesla Supercharger membagikan beberapa foto dokumentasi peresmian tersebut.

Nampak sejumlah stall pengisian masih diselimuti kain merah berlogo Tesla. Foto lain menunjukkan beberapa pemilik Tesla hadir dan menerima bingkisan yang sepertinya adalah hadiah. Mereka juga dipersilahkan menjajal pengisian secara gratis.

>>> Mengisi Baterai Mobil Tesla Bakal Semakin Mudah

Foto Peluncuran Tesla Supercharger V3 di China

Tesla China resmi meluncurkan pengisian daya super cepat buatan lokal

Sebagai informasi, tanggal 20 Mei merupakan hari istimewa di China. Jika disingkat menjadi 520 yang dalam bahasa Mandarin mirip dengan frasa “I Love You”. Jadi 520 seperti Hari Valentine lainnya di Tiongkok.

Tim Tesla Supercharger memang dalam rencana membangun stall dan stasiun supercharger di seluruh China. Bulan lalu tim bahkan membawa Tesla Supercharger Network ke base camp Gunung Everest.

Tesla Supercharger V3

Pengisian daya supercharger V3 merupakan sarana pengisian daya paling cepat untuk mobil Tesla. Dengan daya maksimum 250 kW, Model 3 Long Range hanya butuh waktu 5 menit untuk mendapatkan kapasitas baterai dengan jarak tempuh hingga 120 Km. So, pelanggan menjadi lebih nyaman karena tidak kehilangan banyak waktu hanya untuk menunggu pengisian.

Tesla sendiri telah memiliki lebih dari ratusan stasiun pengisian daya yang tersebar lebih dari 300 kota seluruh China. Tahun 2020 perusahaan membangun 410 stasiun, 180 diantaranya adalah supercharger V3.

Ketika pabrik supercharger Shanghai mulai berproduksi, Tesla telah membuka lebih dari 730 stasiun pengisian daya super di lebih dari 300 kota di seluruh China. Tahun lalu, pabrikan EV membangun 410 stasiun supercharging di negara itu, 180 di antaranya untuk Supercharger V3 yang diimpor dari AS.

>>> Keuntungan dan Kerugian Menggunakan Mobil Listrik di Indonesia

Foto Tesla Supercharger V3 buatan China

Supercharger membuat isi ulang baterai mobil listrik semakin cepat

Dengan diluncurkannya pengisian supercharger V3 buatan lokal, Tesla bisa lebih maksimal dalam menyediakan sarana infrastruktur pengisian. Dan tentunya bakal berimbas pada penjualan.

Berdasarkan data Asosiasi Mobil Penumpang China (CPCA), Tesla China berhasil menjual mobil buatan lokalnya sebanyak 25.845 unit pada April 2021. Rinciannya 11.671 unit dijual di pasar domestik, sedangkan 14.174 unit diekspor ke luar China.

>>> Tertarik membeli mobil Tesla, cek harganya di sini!

Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top