Sudah 40.000 Unit Bentley Flying Spur Lahir Selama 15 Tahun

01/09/2020

Pasar mobil

3 menit

Sudah 40.000 Unit Bentley Flying Spur Lahir Selama 15 Tahun
Sejak diluncurkan tahun 2005 Bentley Flying Spur telah diproduksi sebanyak 40.000 unit di seluruh dunia. Pasar China dan Amerika menjadi market terbesarnya.

Bentley baru saja merayakan tonggak sejarah produksi baru untuk Flying Spur. Unit produksi ke-40.000 baru-baru ini telah diluncurkan dari jalur perakitan di Crewe, Inggris.

>>> Mantan CEO Mitsubishi Osamu Masuko Tutup Usia

Gambar menunjukan Flying Spur

Bentley Flying Spur telah diproduksi sebanyak 40.000 unit

Pasar China dan Amerika Menjadi Market Terbesar 

Didesain, direkayasa dan dirakit di Inggris, Flying Spur telah dijual secara resmi di 68 negara di seluruh dunia di mana produsen mobil beroperasi. Pasar terbesar model ini adalah China dan Amerika, diikuti oleh Eropa, Timur Tengah, dan Asia Pasifik.

Generasi pertama Continental Flying Spur lahir di tahun 2005 sebagai versi sedan dari Continental, Continental Flying Spur hadir dengan mesin W12 dan penggerak semua roda, serta berbagi platform dengan Audi A8 dan Volkswagen Phaeton. Generasi pertama Continental Flying Spur memiliki kecepatan tertinggi 194 mph (312 km / jam).

Catatan tersebut membuat sedan tersebut dengan cepat memenangkan hati para penggemar merek Inggris dengan memberikan perpaduan yang tak tertandingi antara kinerja dan kemewahan.

Delapan tahun berselang generasi kedua diluncurkan pada tahun 2013, sedan ini tidak langi menggunakan nama 'Continental', sehingga hanya dikenal sebagai Flying Spur. Kini generasi ketiga yang diluncurkan tahun lalu telah menetapkan tolok ukur kemewahan dalam kelincahan dan dinamisme menggunakan teknologi sasis terbaru termasuk penggerak semua roda.

>>> [INFOGRAFIK] 5 Tips Memaksimalkan Pengaturan AC di Dalam Mobil

Gambar menunjukan Bentley Flying Spur

Selama 15 tahun telah lahir tiga generasi Bentley Flying Spur 

Semua Generasi Diproduksi di  Crewe, Inggris 

Ketiga generasi Flying Spur telah dirancang, direkayasa, dikembangkan, dan diproduksi di Crewe, Inggris di mana tonggak produksi dirayakan oleh tenaga kerja terampil dari perancang, insinyur, dan pengrajin. Masing-masing dari 40.000 mobil yang diproduksi telah menghabiskan lebih dari 100 jam di jalur produksi khusus di mana tim yang terdiri dari 250 orang dengan cermat mengumpulkan setiap Flying Spur dengan tangan.

Setelah selesai dan menjalani ratusan pemeriksaan kualitas, mobil tersebut dikirim ke pemiliknya yang cerdas di salah satu dari 68 negara berbeda.

"Awalnya dinamai Continental Flying Spur, berevolusi menjadi Flying Spur untuk lebih membedakan mobil dari Continental GT, model ini secara konsisten menghadirkan perpaduan sempurna antara kelincahan berorientasi kinerja dan kenyamanan gaya limusin empat pintu yang eksklusif." kata Bentley dalam keterangan tertulisnya.

>>> Informasi seputar mobil bisa Anda lihat di sini

Sejak kuliah, Rahmat telah bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sarjana Sastra Indonesia ini mulai menjadi jurnalis sejak 2013 dan terjun di media otomotif setahun kemudian. Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.
 
back to top