Studi: Ini Penyebab Pengemudi Wanita Rentan Cedera dalam Kecelakaan

15/02/2021

Pasar mobil

2 menit

Share this post:
Studi: Ini Penyebab Pengemudi Wanita Rentan Cedera dalam Kecelakaan
Penelitian baru menemukan pengemudi wanita berisiko lebih tinggi terluka dalam kecelakaan dibandingkan pria dalam tabrakan dengan tingkat keparahan yang sama.

Mobil baru di era sekarang memiliki berbagai teknologi dan sistem keselamatan yang membuatnya lebih aman dibandingkan generasi sebelumnya. Tapi masih saja banyak pengemudi dan penumpang yang mengalami kecelakaan parah setiap harinya. Dan sebuah penelitian terbaru mengungkapkan bahwa pengemudi wanita lebih berisiko mengalami cedera parah dalam sebuah kecelakaan dibandingkan pria.

Wanita lebih rentan cedera

Dalam penelitian yang dilakukan oleh Insurance Institute for Highway Safety (IIHS) mengungkapkan fakta ini bukan masalah fisiologis atau kondisi tubuh wanita maupun pria. Penelitian tersebut mengungkapkan bagaimana ukuran dan jenis kendaraan sangat mempengaruhi tingkat keparahan cedera pengemudi dan penumpang.

IIHS menemukan bahwa sekitar 70% wanita yang mengalami kecelakaan berada di dalam mobil yang lebih kecil, dibandingkan dengan 60% pria. Sedangkan 20% pria mengalami kecelakaan ketika mengendarai sebuah pikap, sedangkan wanita kurang dari 5%. Jadi meskipun banyak pria terluka dalam tabrakan mobil secara keseluruhan, secara statistis wanita masih berisiko mendapatkan cedera yang cukup parah dalam tabrakan dibandingkan pria.

kecelakaan mobil yang terjadi di malam hari
Pengemudi wanita lebih rentan mengalami cedera sedang ketika terjadi kecelakaan

>>> Kebiasaan Ngebut di Jalan Raya Jadi Pembunuh Utama Pengemudi Milenial

Ketika membandingkan kecelakaan dari tabrakan depan dan samping dalam rentang waktu 1998-2015, penelitian tersebut mengungkapkan bahwa perempuan tiga kali lebih mungkin mengalami cedera sedang dibandingkan laki-laki.

Wanita juga rentan mengalami cedera pada tubuh bagian bawah. Pengemudi wanita juga 2,5 kali lebih berisiko mengalami cedera kaki sedang dan 70% lebih mungkin mengalami cedera kaki berat dibandingkan dengan pria. IIHS menyebutkan bahwa masalah ini bisa menjadi faktor penting untuk meningkatkan sistem keselamatan bagi pengemudi dan penumpang.

>>> Studi: Masyarakat Indonesia Kian Antusias dengan Mobil Listrik

Pilih kendaraan dengan cermat

Para peneliti di IIHS mengatakan bahwa secara keseluruhan, perbedaan risiko cedera tidak terkait dengan perbedaan fisik antara pria dan wanita, tapi perbedaan prilaku dan pilihan kendaraan. Pria lebih cenderung mengendarai mobil yang besar dan berat, semisal SUV maupun pikap double cabin. Dan pria lebih mungkin menabrak dibandingkan pengemudi wanita, sehingga memiliki risiko cedera yang lebih rendah.

uji tabrak kendaraan dari Honda Pilot
Pastikan kendaraan yang Anda pilih memiliki tingkat uji tabrakan yang baik

Kabar baiknya, IIHS mengungkapkan bahwa memilih kendaraan dengan cermat akan mengurangi risiko Anda terluka ketika terjadi kecelakaan. Penelitian lainnya menemukan bahwa penumpang kendaraan dengan peringkat Baik dari IIHS dalam hal uji tabrakan memiliki risiko cedera kepala dan tubuh bagian bawah yang lebih rendah.

>>> Dapatkan berbagai pilihan mobil baru dan bekas berkualitas di sini

Share this post:
Penulis
Pria asal Minang ini menjadi salah satu tim pelopor eksistensi Cintamobil.com di Indonesia dan bergabung sejak 2017. Dengan bekal ilmu SEO yang mumpuni, Padli menjadi salah satu spesialis SEO di Cintamobil.com.

Berita lain

Studi: Masyarakat Indonesia Kian Antusias dengan Mobil Listrik

04/02/2021

Pasar mobil

5 menit

Studi Nissan oleh Frost & Sullivan ternyata mengungkap hambatan untuk memiliki mobil listrik di ASEAN dan Indonesia telah berkurang secara signifikan...

Lihat juga

Studi Sebut Tahun 2024 Biaya Produksi Mobil Listrik Sama dengan Mobil Biasa

27/10/2020

Pasar mobil

4 menit

Dalam sebuah studi yang dilakukan oleh bank investasi UBS ditemukan bahwa biaya produksi mobil listrik akan setara dengan mobil berbahan bakar konvensional.

Lihat juga

Studi: Pengemudi Paruh Baya Punya Risiko Kecelakaan Paling Besar

08/10/2020

Event - Promosi

2 menit

Penelitian di Amerika mematahkan anggapan pengemudi tua paling rentan, dimana hasilnya menemukan risiko kecelakaan mobil lebih besar pada pengemudi paruh baya .

Lihat juga

Penelitian: Harga Mobil Listrik Bakal Turun Drastis Tahun 2023

18/12/2020

Pasar mobil

2 menit

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh BloombergNEF menyebutkan bahwa harga mobil listrik akan jauh turun pada tahun 2023 mengikuti turunnya harga baterai listrik.

Lihat juga

Penelitian: Aplikasi Mobile Jadi Solusi Jual Beli Mobil Kala COVID-19

19/11/2020

Event - Promosi

3 menit

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Car Buying Survey 2020, aplikasi mobile bisa dibilang menjadi cara baru jual beli mobil pada masa pandemi COVID-19.

Lihat juga
 
back to top