Soal Mobnas: Vinfast 2 Tahun Jadi, Esemka Sudah 11 Tahun Gak Jadi-Jadi

06/10/2018

Pasar mobil
Heboh berita peluncuran Vinfast di Paris Motor Show 2018 di Paris expo Porte de Versailles, Paris, Perancis mengingatkan kita pada proyek besar mobil nasional Esemka. Bukan karena apa-apa, kita cuma bertanya dalam hati mengapa Vinfast yang digagas pemerintah Vietnam 2 tahun lalu sukses diluncurkan, sedangkan Esemka sudah 11 tahun gak jadi-jadi?

Foto Esemka Rajawali bersama Jokowi

Esemka Rajawali yang pernah populer di masa lalu

Hampir tak ada yang mendengar nama Esemka sebelum mobil ini dipakai Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menjabat Walikota Solo tahun 2009 sebagai mobil dinas. Bahkan pada tahun itu mungkin hanya warga Solo saja yang lebih mengetahui kalau mobil yang ditunggangi Jokowi adalah mobil buatan warga Klaten, H. Sukiyat. Sementara masyarakat luas tahunya baru tahun 2014 dikala Jokowi mencalonkan diri sebagai Presiden RI.

Esemka sudah digagas H. Sukiyat sejak 11 tahun lalu atau tahun 2007. Di awal kemunculannya dia hanya ingin menunjukkan kepada anak-anak sekolah terutama anak SMK kalau Indonesia bisa membuat mobil sendiri. Tapi impian kemudian muncul agar Esemka bisa menjadi produk massal suatu saat nanti sebagaimana yang pernah dilakukan pendiri Ford, Henry Ford tahun 1903 silam serta bisa jadi mobil nasional yang membanggakan.

Timbul tenggelam nama Esemka dari waktu ke waktu membuat Esemka lekat dari tudingan negatif banyak pihak kalau Esemka hanya dijadikan kendaraan politik saja tanpa keseriusan untuk mengsukseskan. Meski demikian H.Sukiyat tak patah semangat.

>>> VinFast LUX A2.0 dan LUX SA2.0, Tonggak Sejarah Vietnam di Eropa

Foto Pabrik Esemka di Boyolali dari kejauhan

Lalu lintas depan pabrik Esemka Boyolali, sepi

Tahun 2010 pertama kalinya Esemka mengajukan uji kelayakan dan langsung ditolak karena belum memenuhi standar. Februari 2012 Esemka kembali mengajukan uji kelayakan dan gagal lagi. Esemka belum lolos Uji Emisi Euro-2 yang dilaksanakan di Balai Thermodinamika Motor dan Propulsi (BMTP) Serpong, Tangerang Selatan, Banten. Baru pada bulan Agustus 2012 Esemka berhasil lolos melampaui nilai ambang batas Euro 2 dan dinyatakan layak untuk diproduksi massal.

Pada kenyataannya, sampai sekarang proyek besar Esemka menjadi mobil nasional tak juga terwujud, meski berbagai model dan prototype sudah dibikin dan beberapa kali tertangkap kamera publik hingga menimbulkan kehebohan di dunia maya. Apakah sampai disini bisa disimpulkan kalau Esemka lebih suka eksis di dunia maya? Wallaahu a'lam, yang pasti kita sangat menanti kabar gembira mobil nasional, apapun namanya bisa segera terwujud di bumi tercinta ini.

Kita sudah dibikin iri oleh Vietnam yang sukses meluncurkan 2 model Vinfast di pameran Paris Motor Show 2018. Memang kesuksesan Vinfast tidak datang sendirian dan harus menggandeng banyak ahli dari berbagai belahan dunia. Namun hal ini jadi bukti kalau pemerintah Vietnam sangat serius mewujudkan impian besarnya yang dimulai sejak dua tahun lalu, memiliki mobil keren bikinan dalam negeri. Tak hanya tampil sebagai pemanis pameran, Vinfast bakal diproduksi massal mulai 2019 dan direncanakan bakal diekspor juga ke berbagai negara seperti yang pernah dilakukan Proton Malaysia, Volkswagen (VW) dari Jerman dan Ford dari Amerika.

Foto mobil Vietnam Vinfast tampak dari samping depan

Mobil buatan Vietnam, Vinfast mejeng di Paris Motor Show 2018

>>> Informasi dunia otomotif terlengkap hanya ada di Cintamobil.com

Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top