
Saat ini, Maserati sedang merencanakan penyegaran terhadap line-up mobilnya saat ini, dengan satu mobil SUV kecil, serta Levante dan Quattroporte dan sports car Alfieri kemungkinan akan mendapat generasi terbaru pada 2022 mendatang.
>>> Relokasi dealer, Maserati Indonesia hadirkan suasana premium untuk pelanggan
Salah satu hasil kerjasama Maserati-Ferrari, Maserati MC12
Sejak 2002, tiap mobil Maserati menggunakan mesin yang dibangun oleh Ferrari, hal ini bisa dilihat dari Fiat yang menyerahkan kendali Maserati kepada Ferrari pada dekade 1990-an. Berbagai model muncul pada era ini, yang dimulai dari Maserati Coupe and Spyder, generasi keempat saloon legendaris Quattroporte, serta sports car Maserati MC12, semuanya menggunakan mesin Ferrari, yang dirancang di Maranello.
>>> Sedang mencari Maserati atau Ferrari? Kami punya daftarnya
Namun setelah itu, Maserati kembali dikontrol Fiat Chrysler (FCA), sementara Ferrari menjadi perusahaan public setelah mengeluarkan IPO (Initial Public Offering) 2015 lalu. Ferrari memang masih membangun mesin untuk Maserati, mulai dari mesin V6 3 liter twin-turbo, V8 3.8 liter twin-turbo, hingga 4.7 liter Naturally Aspirated. Namun, masa-masa itu tampaknya akan berakhir.
Hal ini dikonfirmasi oleh CEO Ferrari, Louis Camilleri saat rapat pemegang saham paruh pertama. Berbicara pada analis, yang dikutip oleh Motley Fool, Camilleri mengonfirmasi Maserati tak akan memperpanjang kontrak mesin dengan Ferrari. Camilleri mengatakan rendahnya keuntungan dari bisnis mesin Ferrari pada kuartal awal 2019 disebabkan menurunnya penjualan Maserati.
>>> Selalu update kabar pasar mobil di sini
“Pada akhirnya, kami tak akan lagi menyuplai mesin ke Maserati, yang sebenarnya adalah hal bagus dari sudut pandang kami. Baik itu secara margin, ataupun fakta bahwa kami dapat mentransfer banyak pekerja yang sebelumnya fokus di sana,” papar Camilleri.
Meski belum tahu kapan berhenti memasok mesin untuk Maserati, tampaknya itu akan terjadi pada 2021 atau 2022. Setelah itu, Camilleri mengonfirmasi Ferrari tak lagi menyuplai mesin untuk pabrikan lainnya.
Maserati kemungkinan akan menggunakan mesin milik Alfa Romeo Giulia, yang masih berbasis Ferrari
Tanpa Ferrari, belum jelas bagaimana masa depan penyuplai mesin Maserati. Saat ini, kedua mesin V8 Maserati didesain oleh Ferrari, sementara mesin V6 mereka dibuat in house dengan desain dari Chrysler Pentastar. Mungkin, Maserati akan menggunakan mesin V-6 2,9 liter milik Alfa Romeo Giulia, yang diyakini berbasis dari mesin V6 twin turbo F154 milik Ferrari.