Simak! Ini Aturan Perjalanan Darat yang Berlaku Hingga 25 Juli 2021

22/07/2021

Pasar mobil

3 menit

Bagi Anda yang saat ini berniat melakukan perjalanan perlu diketahui aturan perjalanan darat dari Kemenhub yang berlaku hingga 25 Juli 2021.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah mengeluarkan aturan perjalanan bagi masyarakat yang berlaku hingga 25 Juli 2021. Aturan ini berlaku untuk menggunakan moda transportasi darat, udara, laut atau perkeretaapian di dalam negeri.

>>> Polisi Ingatkan Lagi Dispensasi Perpanjangan SIM Hanya Sampai 27 Juli

Perjalanan dengan Keperluan Mendesak Masih Diperkenankan

Melalui Surat Edaran aturan perjalanan Nomor SE 51 Tahun 2021 Tentang Perubahan Kedua Atas Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor SE 43 Tahun 2021 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Darat Pada Masa Pandemi Covid-19. Semua orang wajib mematuhi aturan tersebut.

Gamabar meunjukan Covid-19

Pelaku perjalanan dengan moda transportasi darat perlu membawa hasil tes negatif RT-PCR 2x24 jam

“Dalam SE terbaru ini ada sejumlah perubahan yang kami muat. Diantaranya selama masa libur Idul Adha tanggal 19 Juli sampai 25 Juli 2021 maka diberlakukan pembatasan seluruh perjalanan ke luar daerah. Namun bagi pekerja sektor esensial dan kritikal, serta pelaku perjalanan dengan keperluan mendesak masih diperkenankan,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiyadi.

“Bagi pelaku perjalanan dengan moda transportasi darat di dalam Pulau Jawa dan Bali wajib menunjukkan kartu vaksinasi dan hasil tes negatif RT-PCR 2x24 jam atau antigen 1x 24 jam. Sementara di luar Pulau Jawa dan Bali, hanya perlu menunjukkan hasil tes negatif RT-PCR 2x24 jam atau antigen 1x 24 jam,” jelasnya.

>>> Hari Pertama Perpanjangan PPKM Darurat, Banyak Jalanan Macet

Pengecualian Syarat Kartu Vaksinasi

Dirjen Budi juga menyampaikan bahwa syarat kartu vaksinasi dikecualikan bagi kendaraan pengangkut logistik, pasien yang sakit keras, ibu hamil dan 1 orang pendamping, kepentingan persalinan serta 2 orang pengantar, maupun pengantar jenazah non Covid-19 dengan maksimal 5 orang pendamping. Budi juga menambahkan aturan perjalanan bagi para pekerja yang akan keluar daerah wajib memiliki STRP dan surat keterangan dari Pemerintah Daerah setempat.

Gambar menunjukan Vaksisasi Covid-19 

Vaksinasi Covid-19

“Bagi para pekerja yang akan keluar daerah wajib membuat dokumen seperti Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) atau surat keterangan dari Pemda setempat. Selain itu dapat juga dengan surat tugas yang ditandatangani pejabat minimal eselon 2 dan berstempel basah atau dengan tanda tangan elektronik. SE 51 Tahun 2021 ini mulai berlaku sejak 19 Juli 2021 sampai waktu yang ditentukan kemudian,” pungkas Dirjen Budi.

>>> Servis Mobil Peugeot Bisa di Rumah Aja, Begini Caranya

Sejak kuliah, Rahmat telah bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sarjana Sastra Indonesia ini mulai menjadi jurnalis sejak 2013 dan terjun di media otomotif setahun kemudian. Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.
 
back to top