Simak Aturan Terbaru Berpergian Naik Kendaraan Pribadi Semasa Pandemi

31/01/2021

Pasar mobil

3 menit

Simak Aturan Terbaru Berpergian Naik Kendaraan Pribadi Semasa Pandemi
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) baru saja merilis aturan terbaru berpergian naik kendaraan pribadi semasa pandemi yang berlaku hingga 8 Februari 2021.

Kementerian Perhubungan baru-baru ini merilis aturan terbaru tentang Petunjuk Pelaksanaan Orang dengan Transportasi Darat dalam Masa Pandemi Covid-19. Aturan itu tertuang dalam Surat Edaran Kemenhub No.8 tahun 2021 yang memuat sejumlah hal yang wajib dipatuhi, termasuk saat berpergian dengan menggunakan kendaraan pribadi guna mengurangi penyebaran virus corona dalam negeri. 

Adapun sesuai poin 4 butir b disebutkan setiap individu yang melakukan perjalanan orang wajib menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan 3M, yaitu memakai masker, menjaga jarak dan hindari kerumunan, serta mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan hand sanitizer. 

Bahaya Tidak Pakai Masker di Mobil

Hindari untuk menaruh masker sembarangan di dalam kendaraan

>>> Kendaraan Pribadi Diimbau Sertakan Rapid Test Antigen saat Pergi Libur Akhir Tahun

Dilarang Saling Berbicara

Selain kewajiban menggunakan masker, protokol kesehatan yang wajib dipenuhi sepanjang perjalanan adalah tidak saling berbicara satu sama lain. 

"Setiap individu yang melakukan perjalanan orang harus bertanggung jawab atas kesehatannya masing-masing dan memperhatikan protokol kesehatan berupa:
1) penggunaan masker wajib dilakukan dengan benar menutupi hidung dan mulut;
2) jenis masker yang digunakan oleh pelaku perjalanan adalah masker kain 3 lapis atau masker medis;
3) tidak diperkenankan untuk berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon ataupun secara langsung sepanjang perjalanan," begitu bunyi butir c poin 4 SE No.8 tahun 2021. 

Lalu, bagi Anda yang berniat melakukan perjalanan ke Bali menggunakan kendaraan pribadi ataupun umum masih diwajibjan menunjukan keterangan hasil negatif tes RT-PCR a tau non reaktif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan dan mengisi e-HAC Indonesia.

Sedangkan untuk kendaraan pribadi yang melakukan perjalanan dari dan ke Pulau Jawa serta di dalam Pulau Jawa (antarprovinsi/Kabupaten/Kota) dihimbau melakukan tes RT-PCR atau rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan sekaligus mengisi e-HAC Indonesia. 

Ingat, Jangan Sembarang Simpan Masker di Mobil

Menyetir menggunakan masker kini menjadi kewajiban

>>> Catat! Memakai Masker Tak Sesuai Standar saat Nyetir Bisa Didenda Rp 250 Ribu

Berlaku Hingga 8 Februari

Kemudian perjalanan orang di dalam satu wilayah aglomerasi perkotaan tidak diwajibkan untuk menunjukkan surat hasil tes RT-PCR, rapid test antigen, atau GeNose test sebagai syarat perjalanan dan akan dilakukan tes acak (random test) apabila diperlukan oleh Satuan Tugas Penanganan Coronauinis Disease (COVID-19) daerah. 

Adapun persyaratan tes tidak wajib dilakukan oleh anak-anak di bawah usia 12 tahun. Nantinya ada sejumlah titik yang dilakukan pengawasan. Untuk kendaraan pribadi, pengawasan dilakukan di jalan dan juga rest area jalan tol. Petunjuk pelaksanaan perjalanan orang dengan transportasi darat selama masa pandemi berlaku sejak tanggal 26 Januari 2021 sampai dengan tanggal 8 Februari 2021 dan akan dievaluasi lebih lanjut sesuai dengan kebutuhan. 

>>> Ingat, Jangan Sembarang Simpan Masker di Mobil

Penulis
Berpengalaman sebagai jurnalis otomotif sejak 2016 di media mainstream ternama di Indonesia, Dina juga pernah menguji beragam jenis mobil dan mengunjungi pameran otomotif dunia. Saat ini Ia dipercaya sebagai Editor redaksi Cintamobil sejak awal 2020
 
back to top