Siapa Sangka, Speaker Mobil Bentley Dibuat di Surabaya!

28/05/2021

Pasar mobil

4 menit

Share this post:
Mungkin tak ada yang menyangka bahwa speaker mobil mewah Bentley dibuat di Surabaya. Ya, selain Bentley pabrikan ternama lain juga menggunakannya lho!

Mobil mewah asal Inggris Bentley tak perlu diragukan lagi soal kualitas maupun fitur di dalamnya. Tapi siapa sangka, speaker mobil Bentley itu rupanya dibuat di Surabaya?

Adalah CV Sinar Baja Electric (SBE) yang merupakan produsen speaker dalam negeri dan telah melakukan ekspor ke berbagai belahan dunia. 

>>> Serba Serbi dan Daftar Harga Power Audio Mobil Kenwood

Speaker Mobil Bentley Dibuat di Surabaya

Lalui Tiga Generasi, Bentley Produksi Continental GT Ke-80 Ribu

Kualitas mobil Bentley tak perlu diragukan lagi

Produk-produk SBE sudah dikapalkan ke berbagai negara Kawasan Asia, Eropa, Australia, dan Amerika. Bentley termasuk salah satu yang menggunakan speaker mobil asli Surabaya itu. Selain Bentley, merek global besar seperti Harman Revel, Yamaha, Honda, dan Hyundai menggunakan speaker yang diproduksi di pabrik Surabaya tersebut.

“Kami mengapresiasi kinerja perusahaan yang tidak hanya sukses menembus pasar ekspor, tetapi juga dapat memperoleh kepercayaan brand besar di level internasional yang mencerminkan kualitas yang tinggi dari produk-produk perusahaan di Indonesia. Customer perusahaan ada juga yang bermain di segmen luxury, yang menunjukkan bahwa produk dalam negeri juga dapat bersaing di kategori high-end tersebut,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita disela-sela kunjungannya ke Pabrik SBE, Surabaya.

Perlu diketahui SBE memiliki kapasitas produksi 12 juta unit per tahun dengan produk yang mencakup Hi-End Audio, Professional Audio dan Car Audio. Perusahaan memproduksi speaker dengan merek sendiri maupun subkontrak (OEM). Di sisi lain, nilai impor produk speaker pada tahun 2020 masih cukup tinggi, sekitar USD74 Juta, Namun telah menurun dari impor tahun 2019 yang mencapai USD115 Juta.

SBE telah memproduksi Car Audio yang digunakan oleh produsen mobil merek Jepang maupun Eropa. Kualitas produk yang memenuhi standar internasional dan didukung dengan kegiatan riset dan pengembangan yang kuat menjadi kunci keberhasilan perusahaan dalam menjaga kepercayaan pelanggannya.

Sebagai upaya meningkatkan kualitas dan menurunkan ongkos produksi, perusahaan melakukan pengembangan dengan konsep vertical integration atau memproduksi komponen utama secara mandiri. Sebagai contoh, beberapa komponen utama speaker yang sudah dapat diproduksi antara lain voice coil, steel chassis, cone, spider, dustcap, dan lain-lain.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita

Menperin Agus disela-sela kunjungannya ke pabrik speaker mobil SBE

>>> Bentley Bentayga Mansory, Bagi yang Tidak Puas Dengan Menu Standar

Speaker Mobil Buatan Surabaya Diharapkan Bisa Lebih Diserap Pasar Lokal

Pemerintah pun bakal mendukung industri speaker dalam negeri agar bisa lebih diterima secara lokal mengingat 40% produk SBE sudah berhasil tembus pasar ekspor. Ke depan, produk speaker dalam negeri ini akan didorong untuk menyuplai industri-industri pengguna misalnya industri otomotif, televisi, maupun ponsel.

Hal tersebut diharapkan dapat memberikan multiplier effect yang besar untuk perekonomian nasional. Sebagai contoh, saat ini, suplai ke industri otomotif masih relatif kecil dan akan diupayakan untuk ditingkatkan. 

“Selain itu, kami juga akan mendorong agar produk speaker ini dapat masuk ke industri produk-produk high-tech seperti ponsel atau earphone,” beber Agus.

>>> Bentley Pilih SUV Sebagai Mobil Listrik Pertamanya

 

Menjadi jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016 dan telah memiliki ragam pengalaman menguji mobil hingga mengunjungi pameran otomotif tingkat dunia. Bergabung sebagai Editor di Cintamobil sejak tahun 2020.

Lulusan Universitas Trisakti ini mengawali karir sebagai jurnalis di kanal ekonomi di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2015. Kemudian pada tahun 2016, dipercaya untuk mengisi kanal otomotif. Sebagai jurnalis di bidang otomotif, tentu dituntut untuk mengetahui ragam informasi yang berkaitan dengan mobil, motor, hingga lalu lintas kendaraan. Pun demikian dengan aturan lalu lintas yang berlaku saat ini. 

Tidak cuma memiliki pengetahuan soal industri otomotif Tanah Air, bekerja di media mainstream artinya dituntut juga untuk menyajikan berita secara cepat dan akurat. 

Dengan kemampuan yang dimiliki, sejak saat itu pula mulai dipercaya untuk mengetes ragam mobil baru di Indonesia maupun luar negeri. Adapun ragam mobil yang pernah dicoba antara lain di kelas LCGC, Low MPV, SUV, mobil listrik murni hingga Supercar sekelas Ferrari.

Tak cuma itu, aneka pameran otomotif berskala nasional dan internasional di berbagai negara juga telah dihadirinya. Pada tahun 2020, memutuskan untuk bergabung dengan Cintamobil.com sebagai Editor.

Experience

  • Tokyo Auto Salon 2019
  • Geneva International Motor Show 2017
  • GIIAS 2016, 2017, 2018, 2019
  • IIMS 2017, 2018, 2019
  • IMOS 2016, 2018
 
back to top