Siap-siap! Polisi Bakal Pantau Kecepatan Pengendara di Jalan Raya

19/10/2020

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Siap-siap! Polisi Bakal Pantau Kecepatan Pengendara di Jalan Raya
Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri bakal memasang alat pemantau kecepatan pengendara di jalan raya untuk meminimalisir fatalitas kecelakaan lalu lintas.

Lebih dari 35 kejadian kecelakaan lalu lintas di Jalan RA Basuni, Desa Japan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Provinsi Jawa Timur, menjadi perhatian tersendiri bagi Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri. Selain menimbulkan banyak kerugian, jumlah kecelakaan terbilang luar biasa.

Siapkan pemantau kecepatan

Dalam kunjungannya ke lokasi jalur black spot (rawan kecelakaan) pada Jum’at (16/10/2020), Direktur Keamanan dan Keselamatan (Dirkamsel) Korlantas Polri Brigjen Pol Chryshnanda Dwilaksana menyatakan bakal melakukan audit kecepatan dengan memasang alat pemantau kecepatan pengendara di jalan raya.

Hal tersebut untuk mengetahui seberapa cepat pengendara memacu kendaraan, mengingat kendaraan yang terlalu cepat maupun terlalu lambat sama-sama berisiko. Jika melebihi batas kecepatan meningkatkan risiko dan fatalitas kecelakaan. Namun, jika terlalu lambat bakal menimbulkan perlambatan hingga kemacetan.

“Ini merupakan audit kecepatan. Jadi, audit kecepatan ini bagian dari manajemen kecepatan. Sehingga kita bisa untuk melihat dan mendapatkan algoritmanya, perilaku orang,” tutur Brigjen Pol Chryshnanda, seperti dikutip dari NTMC Polri, (16/10/2020).

“Karena dengan memanajemen kecepatan kita bisa menganalisa, memiliki algoritmanya. Sehingga untuk rekayasa lalu lintas, membangun budaya tertib dan juga untuk penegakan hukum bisa dilakukan,” jelasnya.

>>> Cara Mengemudi Aman di Jalan untuk Cegah Kecelakaan Fatal

Foto menunjukkan Direktur Keamanan dan Keselamatan (Dirkamsel) Korlantas Polri Brigjen Pol Chryshnanda Dwilaksana

Korlantas Polri bakal pasang alat pemantau kecepatan kendaraan

Angka kecelakaan tinggi di jalur black spot

Disampaikan bahwa angka kecelakaan di Indonesia terbilang sangat tinggi meskipun dalam situasi pandemi Covid-19. Jika dirata-rata sebanyak 60-80 orang meninggal dunia setiap hari akibat kecelakaan lalu lintas. Sementara korban lainnya seperti luka ringan, luka berat, dan kerugian materi jumlahnya lebih banyak.

Angka kecelakaan terbanyak berada di jalur black spot atau titik-titik rawan kecelakaan. Misalnya di jalan tol, di jalan turunan berliku hingga di persimpangan-persimpangan.

Lokasi-lokasi tersebut sangat penting dipasangkan alat pemantau kecepatan yang terhubung dengan sistem tilang elektronik.

“Oleh sebab itu, untuk meningkatkan kualitas keselamatan dan menekan fatalitas korban kecelakaan lalu lintas, sistem-sistemnya harus didukung dengan IT. Makanya kami dari Korlantas mengembangkan IT Road Safety,” terang Brigjen Pol Chryshnanda.

Kasat Lantas Polres Mojokerto AKP Randy Asdar menuturkan,  Jalan RA Basuni adalah salah satu titik paling rawan kecelakaan di Mojokerto. Jalan yang menghubungkan pusat Kota Mojokerto dengan jalan raya Madiun-Surabaya itu punya kontur lurus datar dan panjang. Kondisi ini merangsang pengendara untuk melaju dengan kecepatan tinggi, padahal di sepanjang jalur banyak persimpangan hingga lalu lalang pejalan kaki dan penyeberang.

Pada tahun 2019 di jalur ini terjadi 25 kecelakaan lalu lintas. Kemudian di tahun 2020 ini sudah terjadi 16 kali kecelakaan.

“Karena jalur lurus dan kecepatan tinggi, sedangkan di sini ada perempatan sehingga banyak orang menyeberang jalan,” kata AKP Randy Asdar yang mendampingi kunjungan Korlantas Polri.

>>> Daftar Titik Rawan Kecelakaan Lalu Lintas di Jawa Tengah

Foto Mitsubishi Pajero Sport mengalami kecelakaan di jalan tol

Kecelakaan lalu lintas di Indonesia masih tinggi

>>> Berita otomotif terbaru dan terlengkap ada di Cintamobil.com

Share this post:
Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top