Showroom Khusus Wanita Akhirnya Pertama Kali Dibuka di Arab Saudi

13/01/2018

Pasar mobil
Share this post:
Showroom Khusus Wanita Akhirnya Pertama Kali Dibuka di Arab Saudi
Hari Kamis lalu, wanita di Arab Saudi berbondong-bondong datang ke Le Mall di Jeddah. Mereka tidak ingin berbelanja peralatan masak, make up, maupun baju. Wanita-wanita tersebut datang untuk melihat showroom pertama yang ditujukan untuk wanita di Arab Saudi.

Balon berwarna merah muda, orange, dan kuning tergantung di showroom yang dipenuhi dengan mobil-mobil baru saat beberapa wanita berpose untuk foto dan selfie di depan mobil. Yang lainnya terlihat sedang mencoba dan melihat-lihat mobil yang dipajangkan disana.

Wanita yang sedang berjalan di dalam pameran mobil dengan beberapa mobil terpampang

Pameran mobil khusus wanita pertama di Arab Saudi

Melihat wanita berkunjung ke showroom untuk mengagumi atau membeli mobil tentu saja menjadi hal yang lumrah di negara lain, tapi tidak di Arab Saudi. Beberapa waktu yang lalu, Arab Saudi masih melarang perempuan untuk mengemudikan mobil sendiri di jalanan Arab Saudi.

Barulah dalam sebuah keputusan yang dikeluarkan Raja Salman pada bulan September tahun lalu, para wanita di Arab Saubi bisa mengendarai mobil mereka sendiri.  Raja Salman memerintahkan pada bulan Juni untuk mengakhiri larangan mengemudi wanita, sebuah tradisi konservatif yang membatasi mobilitas perempuan dan dilihat oleh aktivis perempuan sebagai lambang penindasan hak asasi perempuan.

>>> Baca juga Honda mengembangkan pabrik Lithium Ion di India

Arab Saudi menjadi satu-satunya negara di dunia yang mempunyai peraturan yang melarang wanita untuk mengemudi. Keputusan kerajaan untuk menghapuskan larangan tersebut disebut sebagai keputusan yang penting. Selain itu, hal ini menandakan kecenderungan progresif baru di kerajaan Muslim tersebut yang selama ini masih dianggap sangat konservatif.

Putera mahkota kerajaan Arab Saudi yang sekarang menjadi penerus tahta

Mohammed bin Salman, penerus tahta kerajaan Arab Saudi

Aktor dari perubahan tersebut adalah putra mahkota, Mohammed bin Salman, yang menunjukan wajah baru bagi negara muslim tersebut. Beberapa keputusannya memberikan dampak berbeda bagi negara tersebut, seperti membuat satuan tugas anti korupsi yang menangkap beberapa menteri korup di Arab Saudi.

>>> Baca juga berita perkembangan pasar mobil lainnya disini

Larangan mengemudi sudah menjadi ‘derita’ dan tanggungan wanita di Arab Saudi yang menghambat pergerakan dan kemandirian mereka. Di negara yang menganut pemisahan gender yang ketat dan visi Islam yang tegas, sistem perwalian membuat wanita di Saudi untuk mendapatkan izin dari anggota keluarga laki-laki untuk mendaftar ke universitas.

Manal al-Sharif merupakan salah satu aktifis penentang larangan mengemudi tersebut. Dalam bukunya, “Daring to Drive” dia menceritakan bagaimana dia menghabiskan sembilan hari di penjara kerena ditangkap setelah mengemudi dan memfilmkannya serta mengunggahnya di Youtube sebagai bagian dari kampanye ‘Women2Drive’ di tahun 2011.

Seorang wanita yang sedang mencoba mobil baru yang ada di pameran mobil

Pameran mobil ini menawarkan mobil hemat bahan bakar

Pameran mobil ini menawarkan mobil hemat bahan bakar dan menyediakan tim sales wanita yang membantu pelanggan wanita mereka. Showroom menggunakan slogan ‘Drive and Shop’, sebuah permainan kata yang mengacu pada bentuk kata kerja wanita.

“Diketahui bahwa wanita adalah bagia terbesar yang berbelanja di mall. Bahkan semua mall ini dijalankan oleh wanita sepenuhnya. Semua kasir adalah wanita. Semua orang di restoran adalah wanita,” kata Sharifa Mohammad, seorang sales wanita pada pameran tersebut.

>>> Baca juga berita mobil lainnya disini

Share this post: