Begini Cara Shell Dukung Biodiesel B30 dan B40 di Indonesia

31/07/2021

Pasar mobil

3 menit

Pelumas dengan standar API-CI4 dikatakan telah terbukti lebih baik dan cukup kompatibel digunakan untuk mesin berbahan bakar Biodiesel B30 atau lebih.

Pemerintah Indonesia telah mengamanatkan pengembangan dan penggunaan biodiesel B30 dan lainnya sebagai upaya pengurangan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) sebesar 29% dari BAU (business as usual) pada tahun 2030. Sebagai bagian dari salah satu bahan bakar ramah lingkungan Shell Indonesia mendukung kebijakan dari pemerintah tersebut. 

>>> Shell Indonesia Klaim Punya BBM Rendah Emisi

Shell Dukung Bahan Bakar Berkelanjutan

Biodiesel merupakan bahan bakar nabati yang menjadi energi alternatif untuk menggantikan bahan bakar fosil sebagai sumber energi. Sifatnya yang degradable (mudah terurai) dengan emisi yang lebih rendah dibanding dari emisi hasil pembakaran bahan bakar fosil, menjadikan penggunaan biodiesel dapat meningkatkan kualitas lingkungan. 

Gambar menunjukan acara Shell

Acara virtual Shell ExpertConnect

Indonesia sendiri telah memanfaatkan biodiesel sejak tahun 2008, dan pemanfaatannya secara nasional terus dikembangkan, baik dari segi volume, campuran ataupun jumlah perusahaan yang terlibat dalam bidang ini. Andri Pratiwa, Direktur Pelumas Shell Indonesia mengatakan pada acara Shell ExpertConnect dengan topik “Penggunaan Biodiesel Sekarang dan Masa Depan” mengatakan bahwa Shell senantiasa mendukung penggunaan energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Gambar menunjukan Acara Shell

Acara virtual Shell ExpertConnect  dihadiri oleh lebih dari 700 pelaku usaha

“Sebagai perusahaan energi dunia, Shell senantiasa mendukung penggunaan energi yang lebih bersih dan berkelanjutan, hal ini sejalan dengan strategi global Shell ‘Powering Progress’. Untuk itu Shell berkomitmen untuk menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak dalam upaya mendukung agenda Pemerintah Indonesia dalam penggunaan energi yang lebih bersih dan mempersiapkan ketahanan energi.” ungkapnya.

>>> Shell V-Power Nitro+ Dirilis, Bahan Bakar Euro IV untuk Performa Tinggi 

Pemerintah Dorong Kesuksesan Program Biodisel B30 dan B40

Sementara itu Dr. Riesta Anggarani selaku Peneliti Bahan Bakar Lemigas pada acara yang sama mengatakan bahwa pemerintah terus mendorong kesuksesan implementasi program Biodiesel B30, khususnya dalam memastikan semua BBM jenis minyak solar yang ada di dalam negeri dicampur dengan biodiesel sebesar 30%. 

“Sementara untuk program mandatori B40 hingga saat ini masih dalam tahap pengkajian baik teknis maupun keekonomian, sehingga penerapannya diperkirakan tidak akan dalam waktu dekat.”  tambah Riesta.

Dalam penerapannya Shell menganjurkan untuk menggunakan engine oil dengan standar API-CI4 yang terbukti memiliki kemampuan lebih baik dalam mengatasi jelaga hasil pembakaran dari  bahan bakar Biodiesel B30 atau lebih. 

Hal ini disebabkan API CI-4 memiliki soot handling lebih baik dibandingkan engine oil monograde. Bukti di lapangan juga menunjukkan penggunaan pelumas mesin standar API-CI4 dapat melindungi piston lebih sempurna.

>>> Langkah Sederhana Merawat Mobil di Garasi saat PPKM Darurat

Sejak kuliah, Rahmat telah bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sarjana Sastra Indonesia ini mulai menjadi jurnalis sejak 2013 dan terjun di media otomotif setahun kemudian. Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.
 
back to top