Serikat Pekerja Otomotif Jerman Melakukan Pemogokan untuk Mendapatkan Kenaikan Gaji dan Pengurangan Jam Kerja

06/02/2018

Pasar mobil
Serikat Pekerja Otomotif Jerman Melakukan Pemogokan untuk Mendapatkan Kenaikan Gaji dan Pengurangan Jam Kerja
Pemogokan karyawan terjadi di pabrik mobil di seluruh Jerman pada hari Jumat lalu (2/2) sampai saat ini. Pemogokan 24 jam ini sudah memasuki hari ke tiga yang dilakukan oleh pekerja di Mercedes-Benz (DAIGn.De), Porsche, Audi (VOWG_p.DE) dan BMW (BMWG.DE).

Pemogokan sehari penuh ini, yang berakhir hari jumat waktu setempat, adalah peringatan terakhir yang diberikan oleh IG Metall, serikat pekerja terbesar di Jerman, sebelum pemungutan suara tentang apakah akan dilakukan perpanjangan tindakan industrial yang bisa merugikan perusahaan di Jerman dengan produksi mobil yang seharga lebih dari ratusan juta Euro.

Gambar yang menunjukan lambang dari serikat pekerja IG Metall

Pemogokan dipimpin oleh Serikat Pekerja IG Metal

Dalam pernyataannya, baik serikat pekerja maupun pengusaha menyatakan bahwa mereka terbuka untuk melanjutkan perundingan pada hari Senin (5/2) waktu setempat. Namun, mereka masing-masing bersikeras untuk memaksa pihak lain menunjukan kemauan lebih untuk membuat konsensi.

Produksi dan perkembangan ekonomi di Jerman saat ini mencapai titik rendah dimana kesehatan dan penggangguran di ambang memprihatinkan. Karena itu, serikat pekerja terbesar di negara tersebut menuntut kenaikan gaji 8 persen selama 27 bulan bagi 3.9 juta pekerja yang berada di sektor logam dan teknik.

>>> Baca juga Tesla dan GM mendapatkan tuntutan terkait mobil otonom

Selain itu, tuntutan yang diberikan oleh serikat perkerja adalah pemberian hak untuk mengurangi jam mingguan dari 35 jam per minggu menjadi 28 per minggu. Pengurangan ini dilakukan untuk memberikan waktu yang lebih merawat anak-anak, orang tua, atau saudara mereka yang sakit. Permintaan ini akan dilakukan selama 2 tahun, dan setelah itu, jam kerja akan kembali seperti semula.

Gambar yang menunjukan beberapa pekerja membawa lambang IG Metall dan turun ke jalan

Ratusan pekerja otomotif Jerman meminta kenaikan upah

Menanggapi hal ini, perusahaan telah menawarkan kenaikan gaji sebesar 6.8 persen, namun menolak permintaan untuk jam yang lebih pendek. Bahkan, perusahaan meminta pekerja yang memiliki fleksibilitas untuk meningkatkan jam kerja jika diperlukan. Mereka juga menolak gagasan harus memberikan gaji untuk pekerja yang memotong jam kerja mereka.

>>> Baca juga berita pasar mobil lainnya disini

Jerman sebenarnya merupakan penghasil suku cadang dan mobil tingkat dunia. Dengan 1.000 pembuat suku cadang mobil dan mobil di Jerman, negara ini terhitung menjadi 10 persen penghasil ekonomi terbesar di Eropa dan sangat bergantung pada rantai pasokan komponen. Dengan pemogokan ini, belum jelas seberapa besar kerugian produksi bagi perusahaan yang terkena dampak.

Gambar yang menunjukkan seorang pekerja sedang menganalisa mobil yang sedang diproduksi

Dengan pemogokan ini, produksi otomotif Jerman terganggu

Kepala asosiasi serikat pekerja Jerman, Reiner Hoffman, mengatakan bahwa dia mengharapkan serikat pekerja yang lain mengikuti contoh IG Metall dan memperjuangkan jam kerja yang lebih fleksibel dalam negosiasi mendatang.

Selain itu, serikat pekerja terbesar kedua di Jerman, Verdi, diperkirakan akan mengumumkan permintaan kenaikan upah untuk sektor publik pada 8 Februari mendatang. Verdi dan IG Metall sama-sama menyumbang sekitar 15 persen angkatan kerja di Jerman dan sektor lainnya cenderung secara luas mengikuti kesepakatan mereka.

>>> Baca juga berita otomotif lainnya disini

 
back to top