Selama PPKM Level 4 Jakarta Mobilitas Masyarakat Malah Meningkat

30/07/2021

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
PPKM Darurat yang diperpanjang menjadi PPKM Level 4 guna tekan mobilitas masyarakat malah kini dilaporkan menyebabkan mobilitas menjadi meningkat.

Ditlantas Polda Metro Jaya mencatat mobilitas masyarakat mengalami peningkatan sejak diberlakukan PPKM level 4 sebagai perpanjangan PPKM darurat. Peningkatan mobilitas terjadi karena sebagian sektor non-esensial dan non-kritikal dibuka kembali di masa PPKM level 4 ini.

>>> Mobil Listrik Nissan Leaf Sudah Bisa Dipesan, Siapkan DP Rp 130 Juta!

Gambar menunjukan Polisi tengah berjaga

Polisi tengah berjaga selama PPKM  Level 4

Terjadi Peningkatan Mobilitas

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo, Kamis (28/7/2021) seperti dikutip dari NTMC Polri mengatakan bahwa selama tiga hari terakhir terjadi peningkatan mobilitas. Selain di jalan arteri peningkatan juga terjadi di gerbang TOL menuju Jakarta.

“Tiga hari terakhir ini terjadi peningkatan mobilitas oleh masyarakat,” kata Sambodo.

Selain di jalan arteri, peningkatan mobilitas masyarakat juga terpantau terjadi di 3 gerbang utama menuju Jakarta. Volume lalin di 3 gerbang tol ke Jakarta mengalami peningkatan hingga 30 persen selama 3 hari terakhir ini.

“Kalau dihitung dari volume arus lalu lintas dari tiga gerbang tol utama yang menuju Jakarta, yaitu Cililitan, Tomang dan Halim bahkan terjadi peningkatan sampai dengan 30% dibandingkan dengan minggu sebelumnya,” ungkapnya.

>>> Melirik Tren Pasar Mobil Bekas Selama PPKM  Level 4

Gambar menunjukan Berkendara di jalan

Salah satu penyebabnya usaha non-esensial dan non-kritikal sudah diperbolehkan dibuka kembali

Penyebab Mobilitas Meningkat

Sambodo menuturkan penyebab mobilitas masyarakat meningkat selama 3 hari terakhir sejak PPKM level 4 diberlakukan ini lantaran sebagian usaha non-esensial dan non-kritikal sudah diperbolehkan dibuka kembali.

“Mungkin hal ini memang (karena) di PPKM  level 4 yang terakhir ini kan ada ketentuan bahwa bengkel, barber shop, laundry itu sudah mulai buka. Pekerja-pekerjanya berarti sudah melaksanakan mobilitas,” terangnya.

Lebih lanjut Dirlantas mengungkapkan selama PPKM  level 4 ini berlaku, pemeriksaan STRP di titik-titik penyekatan masih diberlakukan. Namun sudah tidak ada lagi antrian di titik penyekatan.

“Masih kita berlakukan. Petugasnya sama yang melintasnya sama setiap hari ketemu jadi kan dia pasti hapallah ini orang punya STRP apa enggak, sehingga terlihat seperti longgar padahal memang dari jauh dia sudah punya STRP sudah menunjukkan dan sudah ketemu,” sambungnya.

“Yang kedua ojol kan tidak kita periksa lagi cukup dengan identifikasinya, sehingga memang di beberapa titik penyekatan sudah tidak lagi terjadi antrian walaupun volumenya tetap ada,” tandasnya.

>>> Mobil Futuristik Toyota LQ Unjuk Gigi di Olimpiade Tokyo 2020

Rahmat menjadi jurnalis otomotif media daring sejak 2014 silam. Tercatat Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019 hingga saat ini. 

Lulusan jurusan Sastra Indonesia ini sejak awal kuliah memang bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sebelum berkiprah di media yang berfokus di Industri otomotif, Rahmat terlebih dulu menulis untuk sebuah majalah sebuah media lokal di Kota Tangerang Selatan.

Setelah setahun lamanya menulis untuk sebuah majalah lokal akhirnya ia berpindah menulis untuk sebuah media daring otomotif. Tepatnya di tahun 2014 ia mulai menulis berkaitan dengan industri otomotif nasional dalam dan juga luar negeri. 

Setelah lulus kuliah di tahun 2017 ia memutuskan untuk keluar dari dunia kewartawanan yang selama ini menghidupinya. Ia mencoba peruntungan dunia marketing mobil bekas. Tak lama berselang ia mencoba peruntungan bekerja di Cintamobil.com pada posisi yang sama. Tak lama setelah itu Rahmat dipindahkan ke tim redaksi Cintamobil.com

Orang bijak pernah berkata rumah bukan sebuah tempat, melainkan perasaan. Sejauh manapun Anda melangkah rumah adalah tempat untuk kembali. Kira-kira seperti itulah yang menggambarkan nasib Rahmat yang akhirnya bisa kembali ke dunia penulisan. 

 
back to top