Mobil Selain Plat H Dilarang Lewat GT Kalikangkung

15/04/2021

Pasar mobil

3 menit

Mobil Selain Plat H Dilarang Lewat GT Kalikangkung
Menindaklanjuti larangan mudik, Polrestabes Semarang melakukan pembatasan ketat. Mulai H-7 hingga H+7 Lebaran hanya mobil plat H yang boleh lewat di GT Kalikangkung

Memasuki Ramadan persiapan pencegahan arus mudik semakin intens, termasuk dalam pembatasan sarana transportasi dan penyekatan jalur keluar masuk wilayah. Hal ini sebagai tindak lanjut larangan mudik 6-17 Mei 2021 yang dikeluarkan pemerintah. Di Provinsi Jawa Tengah, Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Semarang memastikan kendaraan keluar masuk kota bakal mendapat pengawasan.

Penyekatan di GT Kalikangkung

Aparat gabungan Polrestabes bakal melakukan penyekatan di GT Kalikangkung. Mulai H-7 hingga H+7 Lebaran hanya mobil plat H (Semarang) yang diizinkan lewat, baik ke arah barat menuju Kendal maupun ke arah Timur menuju Kota Semarang, Demak, Ungaran, dan Purwodadi (wilayah teraglomerasi). Adapun untuk jalur non tol seperti arteri Kendal dan Pantura Demak penyekatan dilakukan oleh Polres di wilayah masing-masing.

“Kita hanya ada satu titik saja di Tol Kalikangkung yang dilakukan penyekatan. Sedangkan untuk penyekatan lainnya dikerjakan masing-masing polres yang ada di daerah,” tutur Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Sigit, dari laman resmi Korlantas Polri (13/4/2021). “Kalau orang Semarang mobilnya plat Semarang gak apa-apa dan jika ketahuan nomor platnya dipalsukan, kita akan meminta mereka untuk melakukan putar balik ke daerahnya,” lanjutnya.

>>> Cegah Covid-19, Ini Perlengkapan yang Perlu Dibawa dalam Kendaraan

Foto Kapolrestabes dan Kasatlantas Polrestabes Semarang

Satlantas Polrestabes Semarang bakal menyekat GT Kalikangkung pada H-7 hingga H+7 Lebaran 2021

Selain mengawasi kendaraan yang keluar masuk kota, petugas gabungan akan berjaga di sejumlah titik tempat umum untuk mencegah kerumunan warga. Termasuk juga di rest area untuk memastikan kapasitas kunjungan tidak lebih dari 50%.

Mudik lokal tidak dilarang

Sebagaimana diketahui, mudik lebaran tahun ini resmi ditiadakan. Mulai 6-17 Mei 2021 masyarakat tidak diperbolehkan melakukan perjalanan dengan tujuan mudik ke kampung halaman. Meski demikian ada pengecualian. Untuk beberapa kriteria masih boleh melakukan perjalanan, seperti distribusi logistik, urusan pekerjaan/dinas, kunjungan keluarga sakit/meninggal, ibu hamil dan kepentingan persalinan yang didampingi maksimal dua orang.

Pengecualian lain yaitu mudik lokal. Warga yang tinggal di wilayah aglomerasi boleh melakukan perjalanan hingga mudik lokal. Misalnya di wilayah Jabodetabek, Bandung Raya, Semarang Raya, Solo Raya, dan yang lain. Sarana transportasi juga diizinkan di wilayah-wilayah tersebut dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

>>> Larangan Mudik Tidak Berlaku di 8 Wilayah Ini

Foto kendaraan dipersiksa di pos penyekatan arus mudik lebaran 2020 di GT Kalikangkung

Mudik lokal tidak termasuk yang dilarang

>>> Berita otomotif terbaru dan terlengkap ada disini

Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top