Sejarah Toyota Kijang Kapsul (Bagian 1), Legenda yang Penuh Inovasi

01/08/2021

Pasar mobil

5 menit

Share this post:
Toyota Kijang adalah mobil yang legendaris di Indonesia, pada pembahasan bagian satu ini kami akan membahas mengenai Toyota Kijang Kapsul Pre-Facelift

Tak berlebihan rasanya bila kami bilang tidak ada mobil yang lebih pantas untuk menyandang gelar mobil nasional selain Toyota Kijang generasi ke IV ini. Yes, Toyota Kijang generasi keempat atau yang lebih akrab disapa Toyota Kijang model Kapsul ini memang sebuah legenda. Lantas seperti apa sih kisahnya?

Sejarah Toyota Kijang Kapsul

Anda bisa bayangkan, di usianya yang kini tak lagi muda, mobil ini masih saja diburu di pasar mobil bekas. Bahkan, untuk kondisi yang istimewa harga jualnya mampu melebihi Toyota Kijang generasi ke V alias Toyota Kijang Innova!

Foto Toyota Kijang Innova 2004

Bahkan harga Toyota Kijang Innova terkadang kalah dengan Kijang Kapsul

Nah, sebagai bahan bacaan kala weekend kali ini tim kami akan membahas mengenai sejarah Toyota Kijang Kapsul. Namun, karena terlalu panjang, kisahnya kami bagi menjadi dua bagian. Mobil ini begitu terasa 'Indonesia' karena dalam riset dan pengembangan Toyota Kijang model Kapsul ini, keterlibatan tim asal Indonesia begitu besar. 

Foto Toyota Kijang Kapsul

Toyota Kijang generasi keempat ini terasa sangat Indonesia

Bisa dibilang survey demi survey dilakukan agar menemukan apa yang betul-betul diinginkan masyarakat akan sebuah Toyota Kijang. Dan terbukti, dibandingkan dengan Kijang-kijang generasi sebelumnya, Toyota Kijang generasi keempat ini punya major breaktrough, yakni perubahan pada karakteristik Toyota Kijang.

Foto kursi tengah dan belakang Toyota Kijang Kapsul

Kursi menghadap kedepan jadi ciri khas mobil keluarga

Dari awalnya sebuah mobil niaga menjadi benar-benar mobil keluarga. Hal tersebut dapat dilihat dari dua hal, pertama adalah penggunaan jok baris ketiga dengan model menghadap kedepan, dan pintu bagasi dengan model bukaan keatas. Kedua hal ini makin menyiratkan Toyota Kijang sebagai mobil keluarga.

Gambar Toyota Kijang Kapsul

Kabin lega jadi salah satu nilai jualnya

Berbasis dari mobil niaga yang dijadikan mobil penumpang, membuat ketangguhan Toyota Kijang model Kapsul yang pertama kali melenggang tahun 1997 ini benar-benar tiada duanya. Tak pelak Kijang yang satu ini merupakan produk Toyota yang punya terobosan besar pada masanya.

Foto emblem Toyota Kijang Kapsul

Kijang berbentuk kapsul ini punya 22 tipe!

Juga yang tidak kalah menjadi sorotan adalah varian pada mobil ini. Secara total, Toyota Kijang generasi keempat ini punya 22 trim! Mengapa sebanyak itu, karena di tahun 1997 saat Toyota Kijang gen IV ini dilluncurkan di Indonesia, masih punya tipe bodi pendek dengan nama SX, SSX, SSX-G, dan SGX.

 

Foto Toyota Kijang Kapsul tipe LGX

Dibanding tipe Krista, tipe LGX jadi yang paling digemari

Dan uniknya, Kijang dengan varian bodi pendek ini lebih digemari di generasi ketiga dan keempat, karena Kijang dengan sasis panjang itu lebih identik dengan angkutan perkotaan pada saat itu. Namun, tren itu tak bertahan lama, Toyota Kijang yang punya bodi panjang kembali digemari.

Iklan Toyota Kijang Kapsul

Mobil ini masih menjadi buruan di pasar mobil bekas hingga kini

Hebatnya, meski Toyota Kijang berbentuk 'kapsul' sudah berjalan usia 23 tahun, namun di pasar mobil bekas daerah mobil ini masih menjadi buruan. Tentu saja fakta tersebut tidak mengherankan. Mengingat, kebandelan mobil ini sungguh tiada duanya. Seolah rusak menjadi kata-kata yang haram pada mobil ini. 

Tim CintamobilTV di YouTube pun pernah membahas mengenai Kijang

Berbekal segala keunggulan yang diusungnya tersebut, membuat Toyota Kijang generasi keempat ini langsung menjelma menjadi mobil keluarga yang paling diinginkan pada masa tersebut. Ia tetap menjadi sebuah mobil keluarga dengan kepraktisan kabin yang oke punya pada masanya.

Foto Toyota Kijang EFI 2.0

Edisi depan kita bahas mendalam versi faceliftnya ya...

Nah, itulah sejarah singkat dari Toyota Kijang model Kapsul versi pre-facelift. Di pembahasan edisi depan, kami akan bahas Toyota Kijang generasi keempat versi facelift ya. Pantengin terus website Cintamobil.com yang jadi web nomor satu seputar mobil di Indonesia ini.

Mesin Toyota Kijang Kapsul

Toyota Kijang kapsul versi sebelum facelift hanya tersedia satu varian mesin saja yakni bensin. Ia menggendong mesin lawas dengan kode 7K. Mesin ini punya konvigurasi 4-silinder segaris dengan karakter alamiah mesin overstroke dimana langkah piston lebih panjang dari diameter piston yang digunakan.

Foto mesin 7K Toyota Kijang

Mesin 7K jadi andalan Kijang Kapsul

Karakter alami mesin overstroke adalah torsi yang dihasilkan lebih padat di putaran bawah. Hal ini sangat membantu Toyota Kijang ini punya respon yang cukup galak pada putaran bawah. Sehingga untuk stop and go lebih lincah. Tak heran naik mobil ini ibarat 'naik' hewan Kijang, ia lincah dan enggak terlalu banyak 'minum'.

Gambar sistem kerja Pushrod

Sistem Pushrod membuat mesinnya sulit berkitir di putaran tinggi

Apalagi mesin 7K dibalik bonnet Toyota Kijang ini masih menganut sistem overhad cam, artinya katup atau klep tidak ditonjok langsung oleh noken as (camshaft). Melainkan masih menggunakan sistem pushrod, yang berfungsi menghubunghkan antara noken as, dengan per katup dan katupnya itu sendiri.

Gambar bagian komponen mesin 7K

Mesin ini tergolong 'badak'

Kekurangan dari sistem kerja seperti ini adalah kerugian gesek pada benda bergerak di mesin makin tinggi. Meskipun, sistem pushrod lebih solid dan tahan lama. Kebandelan dari mesin 7K ini juga sudah diakui oleh banyak kalangan, baik penyuka otomotif, mekanik, maupun kalangan awam.

Foto karburator Aisin Toyota Kijang

Sistem karburator punya plus dan minus

Ibaratnya, jika terjadi kerusakan pada mesin ini, mekanik seperti apapun mampu memperbaikinya. Sayangnya, untuk sistem pasokan bahan bakarnya, mobil Toyota Kijang versi sebelum facelift ini masih mengandalkan sistem karburator, yang mana sistem ini punya kelemahan sulit disetting secara tepat, dan suka ber-ubah dengan sendirinya apalagi di dataran tinggi.

>>> Kisah Daihatsu Zebra, People Carrier Beken Sebelum Era Avanza

Spesifikasi Toyota Kijang Kapsul

Mesin Toyota Kijang Kapsul (Pre-Facelift)
 Seri mesin  7K, SOHC, Pushrod OHV
 Pasokan Bahan Bakar  Karburator
 Tenaga Maksimum  80 Hp @ 4.600 rpm
 Torsi Maksimum  139 Nm @ 2.800 rpm
 Kapasitas Silinder  1,781 cc
 Bore X Stroke  80,5 mm X 87,5 mm
 Tipe Transmisi  Manual 5 Percepatan, Penggerak Roda Belakang
 Rangka Toyota Kijang Kapsul (Pre-Facelift)
 Panjang X Lebar X Tinggi  4.270 mm X 1.670 mm X 1.740 mm
 Jarak Sumbu Roda  2.650 mm
 Jumlah Pintu  5 Pintu
 Kapasitas Penumpang  8 Penumpang
 Kapasitas Tangki  N/A
  Suspensi/Kaki-Kaki Toyota Kijang Kapsul (Pre-Facelift)
 Suspensi Depan & Belakang  Dual Wishbone & Leaf Spring
 Sistem Kemudi  Hydraulic Power Assited
 Rem Depan & Belakang  Disc & Drum
 Teknologi Sistem Pengereman  N/A
 Teknologi Safety Sasis  N/A
 Struktur Sasis  Ladder Frame (Body On Frame)
Pelek  Alloy, 14 inch
 Jenis Ban  Radial, 195/70 R14

Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif pada 2014, setahun kemudian Arfian menjadi test driver di sebuah tabloid otomotif nasional. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2018, kini ia menjadi Managing Editor Cintamobil.com

About Arfian

Lulusan kampus Trisakti angkatan 2009 ini sebenarnya salah jurusan saat kuliah. Karena ia mengambil jurusan Ekonomi Akuntansi mengikuti kemauan ayahnya dibanding mengambil kuliah teknik maupun komunikasi yang menjadi minatnya. Namun, passion menulis dan ketertarikannya akan mobil membawanya melamar menjadi jurnalis otomotif.

Gayung pun bersambut, pada tahun 2014 di mana sebelum Arfian wisuda, ia sudah diterima bekerja di Motorplus Weekly. Motorplus Weekly adalah sebuah tabloid dwi mingguan yang mengulas tentang sepeda motor. Lho kok sepeda motor? Yes, karena saat Arfian melamar pekerjaan di anak grup Kompas Gramedia tersebut, hanya posisi itu yang tersedia.

Setelah lulus kuliah Arfian bekerja di sana selama tiga tahun sebagai reporter. Bekerja menjadi jurnalis khusus sepeda motor Arfian jalani dengan semangat dan senang hati. Tak terhitung berapa kali ia menemui narasumber, berkunjung ke bengkel maupun sekadar mencoba sepeda motor baru dari jenis scooter hingga motor besar.

Di tengah perjalanan karirnya, Motorplus Weekly memiliki satu anak usaha lagi yakni Otoplus weekly yang berpusat di Surabaya, Jawa Timur. Melihat potensi dan passion yang dimiliki Arfian, Editor in Chief Motorplus saat itu, Alm Achmad ‘Feol’ Riswan menugaskan secara khusus Arfian untuk mengisi kolom otomotif roda empat.

Arfian ditugaskan untuk test drive mobil di tabloid Otoplus tersebut mulai tahun 2016. Sampai saat ini sudah ratusan kendaraan baik berjenis truk, bus, hingga mobil sport yang Arfian coba. Kegemarannya menulis dengan detail, terstruktur dan teknis membuat ia memiliki pembaca setia dan dipercaya untuk menjadi test driver di tabloid tersebut. 

Sejak tahun 2018 Arfian bergabung di Cintamobil.com sebagai Content Writer dan menjadi Senior Content Writer setahun kemudian. Di tahun 2021 ia dipromosikan menjadi Editor, dan dengan kinerja yang baik di tahun 2021 ini pula ia dipromosikan kembali menjadi Managing Editor untuk website ini.

Roles

Managing Editor, Cintamobil.com

Workplace

Jakarta, Indonesia

Education

2009 - 2014 Trisakti University, Bachelor Degree, Accounting

2006 - 2009 54 Senior High School

2003 - 2006 109 Junior High School

Experience

2014 - 2016 Motorplus & Otoplus, Kompas Gramedia

2018 Content Writer Cintamobil.com

2019 Senior Content Writer Cintamobil.com

2021 Managing Editor Cintamobil.com

Awards

2020 - 3rd Winner, Best Online Write Up Activity & Industry News, Warta Citra Adiwahana

2020 - 2nd Winner, Mitsubishi Journalist Writing Competition - Artikel Online Terbaik

2021 - 1st Winner, Best Online Product Review, Warta Citra Adiwahana

 
back to top