Sebelum Indonesia, Negara Ini Juga Beri Diskon Pajak Beli Mobil dan Berhasil

22/02/2021

Pasar mobil

4 menit

Sebelum Indonesia, diskon pajak sempat diberlakukan di Malaysia pada Juni-Desember 2020. Nyatanya diskon pajak itu mampu memulihkan penjualan mobil di sana.

Indonesia bukan satu-satunya negara yang memberikan diskon pajak untuk pembelian mobil. Negara tetangga Malaysia justru lebih dulu melakukannya. Ya, diskon pajak di Malaysiia ini merupakan stimulus di bidang perekonomian yang dipercaya bisa memulihkan industri otomotif setempat. 

Kala itu, pemerintah Malaysia mengucurkan 897 juta ringgit guna menggenjot penjualan mobil baru. Pembebasan pajak berlaku 100% pada mobil rakitan lokal sedangkan pada mobil CBU hanya mendapat diskon pajak 50%. Keringanan pajak mobil di Malaysia ini berlaku selama 6 bulan mulai dari Juni hingga Desember 2020 silam. 

>>> Mulai Maret, Beli Mobil Bebas PPnBM! Cuma Berlaku untuk Model Ini

Diskon Pajak di Malaysia Tak Berlanjut Lagi

Adanya keringanan pajak ini nyatanya sukses membuat penjualan mobil di Malaysia tak merosot terlalu jauh. Tercatat sepanjang 2020 Malaysia mampu menjual 529.434 unit atau turun sedikit dari sebelumnya 604.287 unit. Kalau dibandingkan, Indonesia yang tanpa stimulasi penjualan hanya mampu mencapai 578.762 unit atau turun 44,7% dibandingkan tahun 2019. 

Pabrikan Butuh Kepastian Soal Pajak Mobil Baru 0% di Indonesia

Penjualan mobil di Malaysia tak terlalu merosot

Lain di Malaysia lain pula dengan Indonesia. Pemerintah lewat Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah menggaungkan wacana pajak 0% untuk pembelian mobil baru sejak Oktober 2020. Wacana yang kadung beredar luas di masyarakat itu sempat membuat sebagian konsumen menahan untuk membeli mobil. 

Hingga akhirnya Menteri Keuangan Sri Mulyani menolak usulan tersebut karena dikhawatirkan bisa memberikan dampak negatif ke sektor lain. 

Lalu, baru-baru ini Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengumumkan bahwa pemerintah akan memberikan insentif fiskal berupa penurunan tarif PPnBM untuk kendaraan bermotor. Berbeda dengan Malaysia, keringanan pajak berupa relaksasi PPnBM ini berlaku untuk kendaraan bermotor pada segmen kendaraan dengan cc < 1500 yaitu untuk kategori sedan dan 4x2. 

"Harapannya dengan insentif yang diberikan bagi kendaraan bermotor ini, konsumsi masyarakat berpenghasilan menengah atas akan meningkat, meningkatkan utilisasi industri otomotif dan mendorong pertumbuhan ekonomi di kuartal pertama tahun ini,” jelas Airlangga. 

>>> Cara Mudah Cek Pajak Kendaraan Lewat Ponsel

Insentif PPnBM di Indonesia Berlaku hingga Desember

Insentif PPnBM sebesar 100% dari tarif akan diberikan pada tahap pertama, lalu diikuti insentif PPnBM sebesar 50% dari tarif yang akan diberikan pada tahap kedua, dan insentif PPnBM 25% dari tarif akan diberikan pada tahap ketiga.  

PPnBM
Insentif PPnBM akan dievaluasi tiap 3 bulan

Besaran insentif ini akan dilakukan evaluasi setiap 3 bulan. Instrumen kebijakan akan menggunakan PPnBM DTP (ditanggung pemerintah) melalui revisi Peraturan Menteri Keuangan (PMK), yang ditargetkan akan mulai diberlakukan pada 1 Maret 2021. 

Berbarengan dengan diskon pajak, pemerintah juga akan meringankan uang muka alias Down Payment (DP) untuk pembelian kendaraan roda dua dan empat menjadi 0%. Ini merupakan bauran dari kebijakan insentif PPnBM tersebut. 

Diharapkan dua stimulasi tersebut dapat meningkatkan produksi mobil dan juga peningkatan pemasukan negara sebesar Rp 1,4 triliun. 

>>> Keringanan Pajak Mobil Mobil di Malaysia Tidak Akan Diperpanjang

Penulis
Lulusan Universitas Trisakti ini mengawali karir jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016. Sebagai jurnalis di bidang otomotif, tentu dituntut untuk mengetahui ragam informasi yang berkaitan dengan mobil, motor, hingga lalu lintas kendaraan. Tidak cuma memiliki pengetahuan soal industri otomotif Tanah Air, bekerja di media mainstream artinya dituntut juga untuk menyajikan berita secara cepat dan akurat. Dengan kemampuan yang dimiliki, sejak saat itu pula mulai dipercaya untuk mengetes ragam mobil baru di Indonesia maupun luar negeri. Tak cuma itu, aneka pameran otomotif berskala nasional dan internasional di berbagai negara juga telah dihadirinya. Pada tahun 2020, memutuskan untuk bergabung dengan Cintamobil.com sebagai Editor. Roles Sebagai Editor di Cintamobil.com, Dina berperan menulis sekaligus mengedit tulisan agar lebih enak untuk dibaca dan juga mengontrol pemberitaan yang lebih layak. Di samping itu, tetap memantau pergerakan berita di industri otomotif nasional dalam dan juga luar negeri. Specialities Memantau pergerakan berita di industri otomotif sekaligus menulisnya dengan cepat Mengedit berita Experience - GIIAS 2016, 2017, 2018, 2019 - IIMS 2017, 2018, 2019 - IMOS 2016, 2018 - Geneva International Motor Show 2017 - Tokyo Auto Salon 2019
 
back to top