Sebelum Generasi Ketiga Mercedes-Benz GLS Meluncur, Simak Dulu Sejarahnya

11/05/2020

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Pionir di segmen luxury Sports Utility Vehicle sejak tahun 2006 selam, Mercedes-Benz GLS generasi ketiga akan diperkenalkan oleh MBDI dalam waktu dekat ini.

PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia (MBDI) dikabarkan akan pamerkan generasi ketiga dari Mercedes-Benz GLS dalam waktu dekat. Sudah puluhan tahun SUV andalan Mercy tersebut menemani pelanggan di seluruh dunia, tentu saja generasi terbaru ini sudah banyak ditunggu banyak pelanggan.

>>> Intip Cara Unik Kepolisian India Periksa Pelanggar Lockdown

Gambar menunjukan Mercedes GLS

Generasi terbaru dari Mercedes-Benz GL-Class akan diperkenalkan dalam waktu dekat

Peluncuran Mercedes-Benz GL-Class generasi perdana di dunia berlangsung pada ajang North American International Auto Show (NAIAS) di Detroit pada Januari 2006. Sementara pelanggan lainnya di seluruh dunia harus menunggu hingga September 2006 untuk merasakan fleksibilitas off-roader SUV ini.

Belum pernah terlihat sebelumnya di segmennya, Mercedes-Benz meluncurkan highlight baru di segmen pasar luxury Sports Utility Vehicle. GL-Class Luxury off-roader dihadirkan dengan kursi penumpang berkapasitas tujuh orang ini menawarkan performa yang sangat baik, kondisi off-road dan on-road, memanjakan penumpang dengan ruang kabin yang sangat luas dengan kenyamanan seperti sedan mewah. GL-Class juga menciptakan tonggak sejarah lainnya dengan adanya sistem keselamatan PRE-SAFE® yang pertama di segmen pasar ini.

>>> Honda Beri Keringanan untuk Pembelian Brio dan Mobilio Lewat Online

Dengan kehadirannya yang patut dipertimbangkan dan sangat mumpuni, Mercedes-Benz GLS tidak diragukan lagi dalam menaklukkan kebutuhan di segmen pasar ini. Bentuk desainnya yang khas mencerminkan kekuatan dan eksklusivitas. Tampilannya kini lebih tenang, powerful, wedge-shaped, dan detail yang mencolok memberikan kesan mewah saat melaju ke depan bahkan dalam kondisi stasioner. Body yang luas (panjang 5.088 mm, lebar 1920 mm, tinggi 1.840 mm) merupakan bentuk yang proporsional.

Mercedes-Benz GLS memenuhi semua persyaratan untuk SUV luxury yang canggih, dan dapat mendefinisikan kembali ke level yang lebih tinggi. Terlebih lagi, ciri-ciri generasi off-roader Mercedes, yakni, kekokohan terbaik, ruggedness, serta durability jangka panjang tidak dilupakan. Oleh karena itu, bukan tanpa alasan bahwa G-Class dipilih sebagai model pendahulu legendaris semua kendaraan off-road dengan sistem penggerak empat roda permanen dari Mercedes-Benz memberi GL-Class pengendalian atau handling yang unggul dalam kondisi apapun. 

>>> Lombardi Sulap Kabin Mercedes-Benz Vito Bisa Cegah Covid-19, Harganya Rp 1.73 M

Gambar menunjukan Mercedes GLS

Tampilan dari generasi kedua Mercedes-Benz GL-Class

Generasi Kedua Kelanjutan dari Kemewahan Off-road

Dibandingkan dengan Mercedes-Benz GLS generasi sebelumnya, bobot kendaraan generasi kedua GL-Class yang diperkenalkan pada 2013 telah berkurang sebanyak 90 kg dengan penggunaan metode konstruksi ringan yang ekstensif. Ini termasuk penggunaan aluminium yang ringan namun tahan lama untuk bagian kap mesin dan spakbor. Penghubung suspensi depan dan belakang juga terbuat dari alloy yang ringan. Ini memberikan keunggulan dua kali lipat: Di sisi satu, bobot yang lebih rendah mengurangi kebutuhan energi, dan di sisi lain dapat juga memberikan kenyamanan dalam berkendara karena unsprung mass yang lebih rendah. Pengurangan berat lainnya berada di kaca depan akustik baru, magnesium cross beam pada dashboard, sistem BlueTEC dengan teknologi SCR atau komponen seperti electric power steering baru, rem parkir listrik, dan engine support plastik.

Eksterior baru Mercedes-Benz GLS diatur lebih dinamis dan interior mewah yang telah diperbaharui menggarisbawahi karakter GLS yang mengesankan. Dengan pengumuman model facelift di tahun 2015, para desainer telah mengadaptasi full-size luxury SUV ke dalam idiom desain baru Mercedes-Benz dan pada saat yang sama diperkenalkan nomenklatur baru seperti yang kita kenal sekarang. Untuk eksterior, fokusnya adalah pada desain ulang pada bagian depan kendaraan, sedangkan bagian belakang juga telah diperbaharui terutama di bagian bumper dan lampu belakang. Yang terlihat jelas di bagian interior adalah panel instrumen yang didesain ulang dengan Media Display yang telah semi-terintegrasi, konsol tengah yang dimodifikasi dengan system touchpad serta warna dan trim yang baru.

>>> Anak Terkunci di Dalam Mobil? Ini Cara Memecahkan Kaca Biar Tetap Aman

Selain itu generasi kedua Mercedes-Benz GLS dibekali dengan mesin dengan kinerja yang lebih baik, dengan konsumsi bahan bakar yang lebih irit. GLS 500 4MATIC menggunakan mesin direct-injection V8 biturbo yang menghasilkan 335 kW (455 dk), lebih besar dari 320 kW (435 dk) yang diproduksi model sebelumnya, dan torsi puncak sebesar 700 Nm. Ini menggabungkan kinerja yang luar biasa dengan penyempurnaan tingkat tinggi dari mesin ini. GLS 400 4MATIC menggunakan mesin direct-injection V6 biturbo dan menghasilkan tenaga 245 kW (333 dk) dan torsi 480 Nm. Model top-of-the-line Mercedes-AMG GLS 63 4MATIC dilengkapi dengan tenaga mesin sebesar 430 kW (585 dk) dan torsi puncak 760 Nm.

Sedangkan untuk generasi selanjutnya dari GLS, Mercedes-Benz Indonesia mengungkapkan dalam keterangan resminya akan diluncurkan dalam waktu dekat. Cuplikan mengenai New Mercedes-Benz GLS dapat dilihat di https://youtu.be/NTgNU4T6myQ atau di akun resmi Instagram Mercedes @mercedesbenzid.

>>> Berita otomotif menarik lainnya bisa cek di sini

Rahmat menjadi jurnalis otomotif media daring sejak 2014 silam. Tercatat Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019 hingga saat ini. 

Lulusan jurusan Sastra Indonesia ini sejak awal kuliah memang bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sebelum berkiprah di media yang berfokus di Industri otomotif, Rahmat terlebih dulu menulis untuk sebuah majalah sebuah media lokal di Kota Tangerang Selatan.

Setelah setahun lamanya menulis untuk sebuah majalah lokal akhirnya ia berpindah menulis untuk sebuah media daring otomotif. Tepatnya di tahun 2014 ia mulai menulis berkaitan dengan industri otomotif nasional dalam dan juga luar negeri. 

Setelah lulus kuliah di tahun 2017 ia memutuskan untuk keluar dari dunia kewartawanan yang selama ini menghidupinya. Ia mencoba peruntungan dunia marketing mobil bekas. Tak lama berselang ia mencoba peruntungan bekerja di Cintamobil.com pada posisi yang sama. Tak lama setelah itu Rahmat dipindahkan ke tim redaksi Cintamobil.com

Orang bijak pernah berkata rumah bukan sebuah tempat, melainkan perasaan. Sejauh manapun Anda melangkah rumah adalah tempat untuk kembali. Kira-kira seperti itulah yang menggambarkan nasib Rahmat yang akhirnya bisa kembali ke dunia penulisan. 

 
back to top