Sebastian Vettel Tinggalkan Ferrari Akhir 2020

13/05/2020

Pasar mobil

6 menit

Share this post:
Sebastian Vettel Tinggalkan Ferrari Akhir 2020
Di tengah libur panjang akibat pandemi Corona, Ferrari mengonfirmasi bahwa pembalap bintangnya, Sebastian Vettel, akan meninggalkan Maranello setelah kontaknya habis tahun ini.

Kontrak Sebastian Vettel dengan Scuderia Ferrari akan habis akhir tahun ini, namun pembicaraan antara kedua pihak menemui jalan buntu. Alhasil, Ferrari dan Vettel akan berpisah tahun ini, yang telah dikonfirmasi melalui statement yang dibuat Selasa (12/5) kemarin.

>>> F1 musim 2020 mulai Juli di Austria, gelar paling sedikit 15 balapan

“Ini adalah keputusan yang diambil oleh kami dan Sebastian, di mana kedua pihak merasa ini adalah keputusan terbaik,” ujar Team Principal Ferrari, Mattia Binotto.

“Ini bukanlah keputusan mudah, mengingat nilai Sebastian sebagai seorang pembalap dan seorang individual. Tidak ada alasan khusus yang mendasari keputusan ini, terlepas dari kepercayaan bahwa inilah waktu yang tepat untuk berpisah untuk mencapai tujuan masing-masing.”

Bukan soal uang

Rumor yang berkembang menyatakan Sebastian Vettel ditawari kontrak jangka pendek dengan gaji yang lebih kecil dari saat ini, namun peraih titel empat kali juara dunia F1 itu menegaskan aspek finansial bukanlah alasan utama untuk meninggalkan Maranello.

>>> Temukan pilihan mobil baru dan bekas berkualitas di sini

“Untuk meraih hasil sebaik mungkin dalam olahraga ini, penting bagi semua pihak untuk bekerja dengan harmoni yang sempurna. Tim dan saya menyadari sudah tidak ada hasrat untuk terus bersama setelah musim ini berakhir,” tambah Vettel dalam keterangan yang dirilis tim.

Sebastian Vettel Ferrari mengendarai SF90

Sebastian Vettel telah meraih 14 kemenangan bersama Ferrari sampai saat ini (foto: Scuderia Ferrari)

“Masalah finansial sama sekali tidak berperan dalam keputusan bersama ini. Itu bukanlah cara saya berpikir untuk mengambil keputusan tertentu, dan tidak akan pernah seperti itu.

“Scuderia Ferrari memiliki tempat yang sangat spesial di Formula 1, dan saya berharap mereka mendapatkan sukses yang pantas didapatkan. Pada akhirnya, saya ingin berterima kasih kepada seluruh keluarga Ferrari, terutama Tifosi di seluruh dunia untuk dukungan yang mereka beri ke saya selama ini.

“Tujuan utama saya saat ini adalah untuk menuntaskan tugas saya di Ferrari, dan berharap bisa berbagi lebih banyak momen indah bersama.”

Efek domino dari kepindahan Vettel

Kepindahan Sebastian Vettel jelas akan menghadirkan efek domino terhadap bursa transfer pembalap F1. Sebagai catatan, saat ini ada dua pembalap papan atas lainnya yang kontraknya akan habis akhir tahun ini, yakni Daniel Ricciardo bersama Renault, dan Lewis Hamilton bersama Mercedes.

Baik Vettel, Ricciardo, dan Lewis Hamilton akan jadi tiga aktor utama dalam silly season F1 musim 2020/2021, di mana masa depan ketiga pembalap bintang ini akan mengubah dinamika persaingan tim tahun depan.

Sebastian Vettel, Daniel Ricciardo, dan Lewis Hamilton saat konferensi pers setelah GP Australia 2017

Lewis Hamilton dan Daniel Ricciardo jadi kandidat utama suksesor Sebastian Vettel di Ferrari (foto: Formula 1)

Seperti kita ketahui, Ricciardo kini sedang mencari jalan keluar dari Renault yang dinilainya tidak bisa memberi paket kompetitif. Kursi kosong di Ferrari tentu menjadi berita bagus baginya, dan kalau sudah begini Vettel kemungkinan besar akan mengisi tempat Ricciardo di Renault.

>>> Jangan lewatkan berita terbaru seputar pasar mobil di sini

Lalu, bagaimana dengan Hamilton? Well, saat ini dirinya memang sedang negosiasi kontrak baru bersama Mercedes dengan gaji yang lebih besar, tapi bukan tidak mungkin semuanya akan berubah jika Ferrari berminat merekrut pria 35 tahun itu.

Ya, siapa sih yang bisa menolak pinangan The Prancing Horse? Kalau skemanya seperti ini, bukan tidak mungkin dua pembalap terbaik tahun 2017-2018 ini akan bertukar posisi, Vettel di Mercedes, Hamilton ke Maranello.

Carlos Sainz, pebalap McLaren Renault

Meski paling minim pengalaman, Sainz bisa dijadikan pembalap pendukung untuk Leclerc (foto: McLaren)

Selain Hamilton dan Ricciardo, Carlos Sainz Jr. juga masuk radar Ferrari sebagai suksessor Vettel. Tak bisa dipungkiri, performa pemuda Spanyol yang kini membela McLaren itu sangat memukau sepanjang musim 2019. Ditambah, Sainz juga tidak akan masalah jika Ferrari memplotnya sebagai pembalap kedua untuk membantu Charles Leclerc, si anak ajaib yang akan jadi tumpuan baru tim.

Formula 1 memang masih libur panjang di tengah pandemi, namun berita ini membuat jalannya musim F1 2020, yang kemungkinan bergulir pada awal Juli Austria, jadi semakin menarik. Jadi pilih siapa Ferrari, Ricciardo, Hamilton, atau Sainz?

>>> Berita otomotif terbaru bisa Anda simak di sini

Share this post:
Bergabung di Cintamobil sejak 2019, Derry adalah seorang penyuka kecepatan tulen. Pengalaman di salah satu situs motorsport global membuatnya khatam soal dunia balap. Masih mengejar gelar Sarjana, Derry juga sering memacu adernalin dengan go-kart.

Berita lain

Inggris-Austria Siap Gelar Balap, F1 Musim 2020 Temui Titik Terang

23/04/2020

Pasar mobil

4 menit

Setelah sepuluh balapan awal molor, F1 musim 2020 menemui jalan terang di mana Inggris dan Australia mengaku siap dan punya rencana untuk menggelar balapan dengan aman di tengah pandemi.

Lihat juga

Libur Kompetisi, Mercedes-AMG F1 Bikin Ventilator Bantu Perangi Corona

16/04/2020

Pasar mobil

3 menit

Di tengah kompetisi yang libur panjang akibat wabah Covid-19, tim Formula 1 Mercedes-AMG F1 mengalihkan sumber dayanya untuk membuat ventilator untuk membantu perawatan pasien Corona.

Lihat juga

Obituari Sir Stirling Moss (1929-2020): Pembalap Terbaik F1 Tanpa Gelar Juara Dunia

15/04/2020

Pasar mobil

8 menit

Legenda Formula 1 asal Inggris, Sir Stirling Moss, meninggal di umurnya yang ke-90. Meski tanpa titel juara dunia F1, ia didaulat sebagai pembalap terbaik yang pernah ada. Bagaimana sepak terjangnya?

Lihat juga

F1 GP Bahrain dan Vietnam Ikut Batal Gara-Gara Virus Corona

16/03/2020

Pasar mobil

3 menit

Menyusul Australia dan Cina, F1 GP Bahrain dan Vietnam dibatalkan karena penyebaran Virus Corona. Alhasil, musim balap 2020 baru akan dimulai paling cepat awal Mei.

Lihat juga

Lagi-lagi Karena Virus Corona, F1 GP Australia Dibatalkan!

13/03/2020

Pasar mobil

3 menit

Setelah sebelumnya sempat positif digelar dan akan balapan akhir pekan ini, FIA dan Liberty Media sepakat membatalkan gelaran GP Australia akibat Virus Corona yang mulai menjalar ke paddock F1.

Lihat juga
 
back to top