Sebanyak 2.735 Pengendara Melanggar PSBB di Kota Surabaya dalam 20 Hari

19/05/2020

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Sebanyak 2.735 Pengendara Melanggar PSBB di Kota Surabaya dalam 20 Hari
Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mencatat sebanyak 2735 pengguna kendaraan bermotor melanggar PSBB di Kota Surabaya dalam 20 hari. Berikut rinciannya!

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Surabaya tahap I berakhir pada 11 Mei 2020, dilanjutkan ke tahap II mulai tanggal 12 hingga 25 Mei 2020. Hingga kini total sudah mencapai lebih dari 20 hari. Tentu menarik untuk diketahui hasil yang dicapai selama ini. Seberapa banyak warga yang melanggar PSBB.

>>> Masih Banyak Pelanggaran, PSBB di Surabaya Raya Diperpanjang

Ribuan pelanggaran

Dinas Perhubungan Kota Surabaya melalui akun Instagram-nya @dishubsurabaya mengungkap hingga Minggu, 17 Mei 2020 atau 20 hari sejak dilaksanakan tanggal 28 April 2020 tercatat sebanyak 2.735 pengendara melanggar PSBB. Jenis pelanggarannya beragam, namun terbanyak karena tidak mengenakan sarung tangan bagi pengendara motor.

Foto menunjukkan petugas memerintahkan penumpang mobil untuk melaksanakan physical distancing

Masih banyak warga mengabaikan aturan PSBB

Rincian lengkapnya sebagai berikut:

  • Pengendara motor tidak memakai sarung tangan sebanyak 1.808 pelanggaran
  • Tidak memakai masker sebanyak 713 pelanggaran
  • Pengendara motor membawa penumpang tidak satu alamat sebanyak 62 pelanggaran
  • Mangangkut penumpang lebih dari 50 persen kapasitas maksimal sebanyak 152 pelanggaran

Pelanggaran tidak memakai sarung tangan bagi pengendara sepeda motor menjadi yang terbanyak. Ini cukup maklum mengingat tidak ada sosialisasi gencar terhadap anjuran memakai sarung tangan bagi pemotor. Sementara regulasi PSBB Surabaya, yaitu Peraturan Walikota Surabaya Nomor 16 Tahun 2020 tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalam Penanganan Virus Corona di Kota Surabaya memasukkan sarung tangan sebagai Alat Pelindung Diri (APD) yang wajib dipakai pengendara sepeda motor selama PSBB berlangsung.

>>> Sisi Positif di Rumah Aja dan Tak Berkendara di Bulan Puasa

Status COVID-19 di Jawa Timur

Foto menunjukkan suasana saat Pemeriksaan kendaraan di check point PSBB Surabaya

Surabaya jadi episentrum kasus COVID-19 di Jawa Timur

Beradasarkan data dari infocovid19.jatimprov.id, per 18 Mei 2020 pukul 18.103 WIB kasus positif COVID-19 di Jawa Timur sebanyak 2281 kasus. 375 pasien diantaranya dinyatakan sembuh dan 224 dinyatakan meninggal. Kota Surabaya menempati urutan pertama kasus positif tertinggi sebanyak 1109 kasus, disusul dengan Kabupaten Sidoarjo sebanyak 322 kasus dan Kabupaten Lamongan sebanyak 65 kasus.

>>> Berita aktual lainnya terkait otomotif ada disini!

Share this post:
Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.

Berita lain

Masih Banyak Pelanggaran, PSBB di Surabaya Raya Diperpanjang

14/05/2020

Pasar mobil

3 menit

Sebanyak 15.699 pelanggaran dilakukan warga selama PSBB di Surabaya Raya membuat pemerintah memutuskan memperpanjang PSBB hingga 25 Mei 2020 mendatang.

Lihat juga

Tujuh Hari PSBB di Surabaya Raya, Polisi Catat 13.980 Pelanggaran

06/05/2020

Pasar mobil

3 menit

Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur mencatat 13.980 Pelanggaran dilakukan warga selama 7 hari Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Surabaya Raya.

Lihat juga

Jembatan Suramadu Ditutup Selama PSBB Surabaya, Benarkah?

04/05/2020

Event - Promosi

5 menit

Selama pelaksanaan PSBB Surabaya, muncul kabar Jembatan Suramadu ditutup sementara bagi umum. Benarkah hal ini? Pihak kepolisian pun memberikan keterangannya.

Lihat juga

Ini Penyebab Macet Parah di Hari Pertama PSBB Di Kota Surabaya

29/04/2020

Pasar mobil

3 menit

Hari pertama pelaksanaan PSBB di Kota Surabaya diwarnai kemacetan parah di Bundaran Waru perbatasan Surabaya dengan Sidoarjo. Ini penyebabnya menurut polisi!

Lihat juga
 
back to top