Sebaiknya Mobil Listrik Bersuara atau Tidak?

31/01/2020

Pasar mobil

3 menit

Sebaiknya Mobil Listrik Bersuara atau Tidak?
Avas adalah suara yang dirancang untuk mengingatkan pejalan kaki akan keberadaan mobil listrik di jalan. Pentingkah menurut Anda mobil listrik harus bersuara?

Tanpa adanya getaran mesin serta suara yang keluar dari knalpot, mobil bertenaga listrik dinilai berbahaya saat berada di jalan raya. Hal tersebut bisa terjadi karena keberadaan mobil listrik tidak disadari dan berpotensi bisa menghadirkan kecelakaan.

>>> Grab Ingin 500 Taksi Mobil Ramah Lingkungan untuk Bandara Mengaspal Tahun Ini

Gambar menunjukan Hyundai Ioniq

Hyundai Ioniq menjadi armada Grab

Kementerian Perhubungan sebelumya telah mewajibkan bahwa kendaraan listrik harus bersuara sebagai fitur kemampuan keamanan. Aturan ini sendiri beberapa waktu lalu telah ditetapkan bahwa salah satu uji tipe kendaraan listrik di Indonesia, setiap kendaraan listrik harus memiliki suara.

Berbeda dengan para pembantu yang ikut merancang aturan mobil tanpa emisi, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi justru mengindikasikan mobil bertenaga listrik bisa tetap hadir tanpa adanya suara tambahan yang sebelumnya sudah ditetapkan seperti halnya pasar Eropa. Menurutnya orang hanya perlu terbiasa dengan kendaraan listrik.

>>> Hyundai Ioniq jadi taksi listrik di Bandara Soekarno Hatta

"Nanti juga kalau udah terbiasa, orang juga bisa merasakan adanya mobil listrik. " kata Budi selesai merasakan layanan taksi GrabCar Elektrik di wilayah Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin (27/1/2020). Budi yang sempat merasakan beradad di dalam kabin Hyundai Ioniq bertenaga listrik ini memilih memuji sedan ramah lingkungan ini. "Naik mobil listrik ini, keren banget, enak banget. Tidak ada suara." ungkapnya.

Kontradiksi Mobil Bertenaga Listrik Harus Bersuara di Eropa

Organisasi antarpemerintahan Eropa (Uni Eropa) mendesak bahwa kendaraan listrik baru harus memiliki fitur perangkat pemancar kebisingan. Aturan ini dibuat mengikuti kekhawatiran bahwa mobil beremisi rendah terlalu sepi, membuat pejalan kaki dalam bahaya di jalan karena tidak menyadari adanya mobil listrik di jalan.

>>> Review Hyundai Ioniq EV 2020: e-Taksi Ramah Lingkungan

Gambar menunjukan Sistem Avas

Ilustrasi Sistem Avas bekerja

Kedepannya Uni Eropa menginginkan semua jenis baru kendaraan listrik roda empat harus dilengkapi dengan perangkat, yang terdengar seperti mesin konvensional. Mulai 2021 semua mobil tanpa emsi baru harus memiliki Acoustic Vehicle Alerting Systems (AVAS), bukan hanya model baru saja. Sebuah sistem peringatan kendaraan listrik (Avas) yang akan berbunyi ketika berjalan di bawah kecepatan 12mph atau 19km/jam.

"Manfaat transportasi mobil ramah lingkungan harus dapat dirasakan oleh semua orang dan kami memahami keprihatinan para tunanetra." Kata Uni Eropa. "Persyaratan baru ini akan menambah keamanan pejalan kaki saat menyeberang jalan," tandasnya.

>>> Berita otomotif terlengkap hanya ada di Cintamobil.com

Sejak kuliah, Rahmat telah bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sarjana Sastra Indonesia ini mulai menjadi jurnalis sejak 2013 dan terjun di media otomotif setahun kemudian. Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.
 
back to top