Scuderia Ferrari Ramaikan Kategori LM Hypercar WEC Mulai 2023

26/02/2021

Pasar mobil

4 menit

Lama tak bertarung di kategori tertinggi WEC, Scuderia Ferrari meramaikan kategori baru Le Mans Hypercar mulai tahun 2023, kemungkinan dengan mobil baru.

Prospek kategori baru Le Mans Hypercar sepertinya terlalu menarik untuk diabaikan. Setelah pabrikan seperti Toyota, Peugeot, Glickenhaus, dan ByKolles, kini giliran Ferrari mengonfirmasi proyek di kategori tertinggi WEC mulai 2023.

Rendering mobil Ferrari WEC 2021

Ferrari jadi brand terbaru yang masuk kategori Le Mans Hypercar

Nantinya, Scuderia Ferrari dan tim Le Mans Hypercar lainnya akan bertarung melawan tim dengan sasis LMDh seperti Audi, Porsche, dan Acura dalam kelas unifikasi Le Mans Hypercar.

“Selama lebih dari 70 tahun membalap di trek di seluruh dunia, kami memimpin mobil roda-tertutup kami menuju kemenangan dengan mencari solusi teknologi canggih. Inovasi yang muncul di trek, dan masuk ke setiap mobil jalanan yang diproduksi di Maranello, itu luar biasa,” ujar Presiden Ferrari, John Elkann.

“Dengan program Le Mans Hypercar ini, Ferrari sekali lagi menegaskan komitmen dan tekad olahraganya untuk menjadi seorang protagonist dalam kejuaraan balap dunia skala besar.”

>>> Review Ferrari 488 GTE EVO 2018: Grand Tourer Penakluk Le Mans

Buru kemenangan Le Mans Pertama Sejak 1965

Pernyataan singkat tersebut juga membocorkan bahwa program testing dalam trek, nama mobil, dan line-up pembalap juga akan diumumkan dalam waktu dekat.

“Pengumuman komitmen Ferrari ke FIA World Endurance Championship dengan mobil Le Mans Hypercar mulai 2023 adalah kabar bagus bagi FIA, ACO dan dunia motorsport secara luas,” tambah presiden FIA, Jean Todt.

“Saya percaya dengan konsep hypercar jalanan berkompetisi di FIA WEC dan Le Mans 24 jam. Saya menantikan untuk melihat brand legendaris mengambil proyek legendaris ini.”

Meski memiliki sejarah panjang di balap ketahanan, Scuderia Ferrari sudah lama tidak memenangi Le Mans 24 jam sejak 1965, yang menjadi kemenangan overall kesembilan skuat Maranello.

Ferrari memenangi Le Mans 24 jam tahun 1965

Ferrari sudah lama tidak memenangi Le Mans 24 jam, tepatnya sejak 1965

Setelahnya, Ferrari fokus ke kategori yang lebih rendah, GTE, dan terhitung cukup sukses di sana. Bersama Risi Competizione dan AF Corse, Ferrari secara konsisten bertarung di posisi teratas GTE.  Tahun 2019 lalu, Scuderia Ferrari meraih kemenangan ke-27 di Le Mans 24 jam kategori GTE Pro menggunakan Ferrari 488 GTE, yang dikendarai Alessandro Pier Guidi, James Calado, dan Daniel Serra.

>>> Alfa Romeo Luncurkan Mobil F1 2021, Pertahankan Duet Raikkonen-Giovinazzi

Dampak buget cap Formula 1

Proyek LMH Ferrari juga ada hubungannya dengan penerapan budget cap di F1, yang membuat tim Formula 1 Ferrari harus merampingkan tim dan memplotting talenta terbaiknya di proyek lain. Sebelumnya, diumumkan beberapa anggota tim F1 Scuderia Ferrari juga sudah pindah ke tim Customer, HAAS, di markas tim Maranello sebelum memastikan proyek Hypercar ini.

Ferrari GTE memenangi Le Mans 24 jam 2018

Saat ini, Ferrari membalap di kategori GTE Pro dengan mobil 488 GTE EVO

Soal mobil, Ferrari bisa memilih dua opsi untuk mobil balap LMH nya, di mana mereka bisa memakai mobil produksi seperti SF90 Stradale atau membangun mobil baru khusus WEC, yang juga harus dijual untuk homologasi.

Scuderia Ferrari juga belum mengumumkan line-up pembalap di LMH, namun mereka memiliki line-up pembalap GTE yang cukup berpengalaman, seperti Pier Guidi, Calado, dan Serra. Selain itu, Davide Rigon, Miguel Molina, Sam Bird, dan Nicklas Nielsen juga bisa dijadikan opsi.

Atau, tim bisa juga memplotting para pembalap akademi Ferrari seperti Callum Illot, atau melirik duo Alfa Romeo yang berisikan Kimi Raikkonen dan Antonio Giovinazzi.

>>> Berita otomotif terbaru dan terlengkap dari dalam dan luar negeri bisa Anda simak di Cintamobil.com

Bergabung di Cintamobil sejak 2019, Derry adalah seorang penyuka kecepatan tulen. Pengalaman di salah satu situs motorsport global membuatnya khatam soal dunia balap. Masih mengejar gelar Sarjana, Derry juga sering memacu adernalin dengan go-kart.
 
back to top