Satlantas Polres Metro Bekasi Kota Imbau Masyarakat Tak Mudik dengan Cara Ini

21/04/2021

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Satlantas Polres Metro Bekasi Kota menggelar Operasi Keselamatan Jaya 2021 untuk memberikan imbauan agar masyarakat tak mudik pada libur Lebaran tahun ini.

Satlantas Polres Metro Bekasi Kota resmi menggelar Operasi Keselamatan Jaya 2021 sejak 12 April hingga 24 April mendatang. Dalam kegiatan ini, Unit Dikyasa Satlantas Polrestro Bekasi Kota juga bersama Dinas Perhubungan Kota Bekasi serta Polisi Militer Angkatan Darat membagikan brosur himbauan kepada masyarakat terkait dengan protokol kesehatan.

>>> Catat Ya! Masyarakat Tak Direkomendasikan Mudik Sebelum Tanggal 6

Gambar menunjukan Sosalisasi larangan mudik

 Operasi Keselamatan  Jaya 2021 sejak 12 April hingga 24 April mendatang

Himbauan untuk Tidak Mudik dari Polres Metro Bekasi

Menurut Kasie Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol. Erna Ruswing Andari, Operasi Keselamatan Jaya 2021 kali ini berbeda dengan operasi-operasi sebelumnya, operasi kali ini dilakukan berupa sosialisasi, seperti yang dilakukan Unit Dikyasa Sat Lantas Polrestro Bekasi Kota selaku Satgas Preemtif bergabung dengan Satgas Preventif di Jalan A. Yani, Kota Bekasi.

“Petugas gabungan juga melakukan himbauan di 13 tempat penjualan tiket Perusahaan Otobus untuk menghimbau kepada masyarakat untuk tidak mudik,” kata Kasie Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol. Erna Ruswing Andari seperti dikutip dari laman Korlantas.polri.

Erna menambahkan bahwa sesuai dengan aturan pemerintah bahwa mudik ditiadakan sejak tanggal 6 -17 April 2021. Kegiatan serupa dilakukan selama masa Operasi Keselamatan Jaya 2021 dari 12 April  hingga 24 April 2021.  Dengan adanya Sosialisasi tersebut diharapkan dapat menekan angka kecelakaan berkendara serta dapat mengurangi angka penyebaran wabah covid-19 yang masih melanda kota Bekasi.

>>> 5 Cara Menghindari Ngantuk saat Berkendara Ketika Sedang Puasa

Gambar menunjukan Larangan mudik

Larangan mudik 2021

Polda Metro Jaya Telah Memetakan 31 Titik Penyekatan Larangan Mudik

Sementara itu Ditlantas Polda Metro Jaya telah memetakan 31 titik penyekatan selama larangan mudik diberlakukan oleh Pemerintah Indonesia. Penyekatan dilakukan di jalan arteri, ruas jalan tol hingga jalur tikus.

“31 titik itu terdiri dari 14 titik penyekatan dan 17 pos check point,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo seperti dikutip dari laman NTMC Polri.

Sebanyak 31 titik ini tersebar di seluruh wilayah hukum Polda Metro Jaya, mulai Kabupaten Bekasi hingga Tangerang Selatan. Sambodo menyebutkan ada ribuan personel yang akan menjaga 31 titik penyekatan tersebut. Larangan mudik berlaku pada 6-17 Mei mendatang. Penjagaan ketat akan dilakukan petugas selama 24 jam untuk mengantisipasi warga mudik.

“Kita turunkan 1.313 personel di seluruh titik, semua yang lewat akan kita periksa. Kalau dia nggak punya SIKM, kita putar balik. Kita jaga selama 14 hari 24 jam.” tutup Sambodo.

>>> Simak Penjelasan Jokowi Soal Larangan Mudik Lebaran Tahun 2021

Rahmat menjadi jurnalis otomotif media daring sejak 2014 silam. Tercatat Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019 hingga saat ini. 

Lulusan jurusan Sastra Indonesia ini sejak awal kuliah memang bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sebelum berkiprah di media yang berfokus di Industri otomotif, Rahmat terlebih dulu menulis untuk sebuah majalah sebuah media lokal di Kota Tangerang Selatan.

Setelah setahun lamanya menulis untuk sebuah majalah lokal akhirnya ia berpindah menulis untuk sebuah media daring otomotif. Tepatnya di tahun 2014 ia mulai menulis berkaitan dengan industri otomotif nasional dalam dan juga luar negeri. 

Setelah lulus kuliah di tahun 2017 ia memutuskan untuk keluar dari dunia kewartawanan yang selama ini menghidupinya. Ia mencoba peruntungan dunia marketing mobil bekas. Tak lama berselang ia mencoba peruntungan bekerja di Cintamobil.com pada posisi yang sama. Tak lama setelah itu Rahmat dipindahkan ke tim redaksi Cintamobil.com

Orang bijak pernah berkata rumah bukan sebuah tempat, melainkan perasaan. Sejauh manapun Anda melangkah rumah adalah tempat untuk kembali. Kira-kira seperti itulah yang menggambarkan nasib Rahmat yang akhirnya bisa kembali ke dunia penulisan. 

 
back to top