Bahas Sasis Bus Tronton, Andalan Bus Tingkat Kelas Premium

09/06/2021

Pasar mobil

3 menit

Sasis bus tronton menjadi pilihan PO untuk bus tingkat premium sehingga memberikan kenyamanan terbaik bagi penumpang dalam perjalanan jarak jauh antar kota

Seiring perkembangan jaringan infrastruktur jalan di Indonesia yang semakin pesat terutama dengan banyaknya jalan tol membuat moda transportasi darat seperti bus antar kota antar provinsi (AKAP) menjadi semakin diminati. Keberadaan jalan tol yang langsung menghubungkan kota-kota di berbagai wilayah Indonesia memungkinkan  perjalanan jauh kian terasa nyaman.

>>> Sasis Bus Makin Canggih, Yuk Intip Perkembangannya

Jangan heran kalau saat ini variasi sasis bus  di Indonesia turut berkembang pesat dengan semakin banyaknya  PO (perusahaan otobus) yang mengoperasikan bus tingkat maupun bus sleeper. Secara teknis, bus tingkat alias double decker memiliki bobot yang lebih berat daripada bus single decker sehingga membutuhkan sasis tersendiri yang kerap disebut berbagai kalangan sebagai sasis bus tronton. Simak terus pembahasannya oleh Cintamobil.com ya!

Sasis Tronton

Umumnya,  sasis bus tronton digunakan pada  bus  tingkat (double decker) karena mampu  menggotong  bodi  karoseri yang berat tanpa  masalah berarti. Pada dasarnya, penyebutan sasis tronton untuk bus tingkat berasal dari jumlah sumbu roda sebanyak tiga unit (depan, tengah, belakang) yang banyak dijumpai  pada truk tronton. Pada sisi lain, kendaraan niaga jenis bus tingkat  sesuai PP Nomor 55 Tahun 2012 tentang kendaraan, harus memiliki JBB (jumlah berat yang diperbolehkan) paling sedikit atau minimal 21 ton. Nah, kapabilitas menggotong beban seberat itu dipunyai oleh sasis  bus dengan tiga sumbu roda.

gambar truk

Sebutan tronton berasal dari truk dengan tiga sumbu roda

Dari sisi teknis, sasis bus yang memiliki tiga sumbu roda didukung mesin dengan performa tinggi untuk menghela beban berat. Soal tenaga mesin, rata-rata sasis bus dengan tiga sumbu  roda produksi merek Eropa (Mercedes-Benz, Scania, Volvo) mempunyai 400 hp (minimal) disertai  torsi yang mencapai di atas 1.000 Nm. Tidak heran kalau sasis bus triple axle ini masuk dalam kategori sasis bus kelas premium. Apalagi  harga  sasisnya saja dimulai dari Rp 1,9  miliar (harga off the road, sasis bus Mercedes-Benz OC 500 RF 2542), belum termasuk biaya pembuatan bodi di perusahaan karoseri.

Konfigurasi Roda

Di Indonesia, sasis bus tronton memiliki  tiga  sumbu roda dengan 8 roda dan menganut konfigurasi roda 1.1 (2 roda di sumbu roda depan), 2.2 (4 roda di sumbu roda tengah) dan 1.1 (2 roda di sumbu roda belakang). Secara teknis, sasis bus dengan tiga sumbu roda ini menganut sistem gerak 6x2 karena yang menjadi penggerak adalah sumbu roda tengah, sedangkan sumbu roda depan  menjadi kemudi.

gambar bus

Sasis bus dengan tiga sumbu roda menjadi andalan bus tingkat kelas premium

Lalu bagaimana dengan sumbu roda belakang? Juga berperan selaku kemudi bantuan karena roda belakang mampu bergerak dengan sudut belok yang berlawanan arah dengan sudut belok roda depan untuk membantu manuver dan meminimalkan radius putar. Sebagai perbandingan, sasis bus tronton Mercedes-Benz OC 500 RF 2542 dengan panjang 13,5 meter (versi karoseri), memiliki radius putar 11,9 meter. Sedangkan  sasis bus  Mercedes-Benz OH 1626 dengan  panjang 12 meter (versi karoseri), mempunya radius putar 9,44 meter.

>>> Bukan Hanya untuk Lokal, Bus Tronton Buatan Laksana Juga Diekspor

Penulis
Sudah makan asam garam jadi wartawan, mulai dari wartawan kampus sejak 1988, dan jadi wartawan bidang otomotif sejak 1995. Pernah menulis untuk beberapa media top mulai dari koran, majalah dan tabloid. Tahun 2021 ia menulis untuk Cintamobil.com.
 
back to top