Saking Mulusnya, Pergeseran Gigi McLaren 720S Tidak Tertangkap Alat Pengukur Data

15/11/2018

Pasar mobil
Share this post:
Video terbaru menunjukan bahwa kecepatan pergeseran McLaren 720S terlalu cepat, bahkan ketika dilihat menggunakan alat pengukur data berteknologi tinggi.

Hal ini ditemukan oleh Jason Fenske, seorang pembawa acara untuk saluran YouTube yang terkenal, Engineering Explained. Menggunakan perangkat telematics logger data VBox yang sangat akurat untuk mengukur kinerja McLaren 720S. Namun yang didapatkannya sungguh mengejutkan. Dimana perangkat canggih tersebut tidak bisa langsung menangkap pergeseran gigi 720S.

Perangkat telematics logger data VBox sudah menggunakan satelit untuk mengukur dan mengumpulkan data. Bersamaan dengan akselerasi, keakuratan pergeseran gigi diuji dan terbukti terlalu cepat untuk dilacak. Meskipun perangkat dapat benar-benar mendeteksi pergeseran tersebut, perangkat tidak dapat menghitung seberapa cepat perubahan gigi berlangsung.

>>> Paling Banyak Update Foto Supercar, Ini Dia Ibukota Supercar Dunia

Ini saat-saat Fenske mencoba untuk mengukur kecepatan pergantian gigi McLaren 720S

Fenske menjelaskan pengalamannya dengan pencatatan data untuk menilai kecepatan pergeseran gigi mobil. "Saya memperkirakan [kecepatan pergeseran gigi 720S] dari 8 milidetik hingga 150 milidetik, dan yang mana waktu tersebut sangat cepat," jelasnya. "Untuk mengetahui apakah perkiraan itu benar, saya duduk di dalam McLaren 720S dan menggunakan data logger untuk menemukan kecepatan pergeseran."

>>> Tertarik untuk membeli mobil bekas terbaik di pasaran? Klik di sini untuk informasi lebih lanjut

McLaren memang sedang mempromosikan supercar ini memiliki karakteristik pergeseran gigi yang mulus. Dan tes ini mendukung pernyataan pabrikan asal Inggris tersebut. Fenske memang mencatat bahwa titik-titik peralihan dapat dideteksi dari belakang kemudi, tetapi pergeseran tercatat sangat halus pada kebanyakan mode berkendara 720S.

Kopling tujuh percepatan ganda otomatis membantu mesin twin-turbo 4.0 liter V8 yang menggerakkan 720S. Pasangan ini mampu mengeluarkan hingga 710 tenaga kuda dan torsi maksimal 770 Nm. Kekuatan dan teknologi terdepan McLaren akhirnya mampu membawa 720S berlari dari keadaan diam hingga 100 km/jam hanya dalam waktu 2.6 detik.

>>> Dapatkan berita pasar mobil baru lainnya hanya di sini

Gambar McLaren 720S berwarna silver

Percepatan McLaren tercatat 2.6 detik untuk 0-100 km/jam

Transmisi otomatis superior yang ditemukan dalam supercar, seperti 720S, biasanya cenderung memiliki kemampuan yang tidak dapat dicocokkan bahakkan oleh pengemudi profesional sekalipun. Namun, pergeseran 720S yang tidak bisa ditangkap teknologi logger ini merupakan yang pertama kali terjadi, jelas Fenske.

>>> Dapatkan berita terbaru dunia otomotif hanya di Cintamobil.com

Pria asal Minang ini menjadi salah satu tim pelopor eksistensi Cintamobil.com di Indonesia dan bergabung sejak 2017. Dengan bekal ilmu SEO yang mumpuni, Padli menjadi salah satu spesialis SEO di Cintamobil.com.

Pertemuannya dengan Cintamobil terjadi pada Oktober 2017, kala Auto Portal sedang mencari penulis-penulis baru untuk mengisi laman berita dan tips di website Cintamobil.com. Masih berkutat dengan kepenulisan, ia mencoba ranah baru; yaitu menulis di bidang otomotif dengan pengetahuan yang bisa dibilang minim.
Mempelajari dunia otomotif memang bukan hal mudah. Tapi sedikit demi menggali informasi dan mulai mengenal penggiat dan media otomotif yang selalu memberi masukan, hingga akhirnya ia mengarungi lebih dalam dunia ‘petrolhead’ ini. Dan bulan demi bulan berlalu. Dari feelance, Padli akhirnya resmi bergabung dengan Cintamobil.com sebagai Content Writer pada bulan Desember 2018.
Berkenalan dengan nama-nama ‘gaek’ di ranah otomotif Tanah Air, ia mulai ditantang dengan lajur baru; fokus pada SEO (Search Engine Optimization) guna meningkatkan trafik dan kualitas website menjadi ‘mainan’ baru. Sampai saat ini, titelnya sebagai SEO Editor di Cintamobil.com menjadi tantangan terbaru mulai digeluti pemuda yang juga menyukai film dan buku ini.

 
back to top