Reuni McLaren Dan Chevrolet Di Balap Indianapolis 500 2019

07/12/2018

Pasar mobil
Share this post:
Reuni McLaren Dan Chevrolet Di Balap Indianapolis 500 2019
Usai berpisah empat dekade lebih, mesin Chevrolet akan kembali memberikan tenaga kepada sasis McLaren. Kali ini di balap Indianapolis 500 dengan pembalap Fernando Alonso

Kolaborasi McLaren dengan Chevrolet secara pabrikan terjalin terakhir di arena balap Can-Am pada 1972, sebelum konstruktor Inggris mundur dari balap “racing unlimited” Grup 7 terpopuler tersebut akibat kalah bersaing dengan Porsche. Padahal sebelumnya, McLaren - Chevrolet tercatat merajai arena Canadian - American Challenge antara 1967 - 1971 dengan total 43 kemenangan dan enam gelar juara seri.

foto aksi balap mclaren m6a

McLaren M6A mengawali kejayaan McLaren di balap Can-Am antara 1967 - 1971

Reuni McLaren - Chevrolet ini akan terwujud pada balap Indianapolis 500 2019 berlangsung pada bulan Mei dan diperkuat oleh pembalap multi-talenta dan juara dunia F1 dua kali Fernando Alonso. “Akan menjadi kehormatan bagi saya untuk mengusung bendera Bowtie di Indy 500 2019,” ucap pembalap yang baru saja mengumumkan pengunduran dirinya dari arena F1.

>>> [Infografik] Fernando Alonso, Dari Gokart Hingga Jet Darat

Bagi Alonso dan McLaren, penampilan tahun depan akan menjadi kali kedua sejak keduanya berlaga di Indy 500 tahun silam. Bedanya, dulu menggunakan mesin Honda. Mesin Chevrolet menjadi alasan masuk akal mengingat di arena F1, McLaren dan Honda bisa dibilang tidak pisah secara baik-baik.

Fernando Alonso di Indycar 2017

Fernando Alonso saat tampil di Indy 500 tahun silam bersama Honda

Dan untuk Alonso, penampilan ini akan membuka jalan bagi peluang dirinya merebut gelar prestisius namun tidak resmi “Triple Crown of Motorsport”. Menggabungkan gelar juara GP Monako, Le Mans 24 Jam dan Indy 500. Hingga detik ini baru pembalap Graham Hill menjadi peraih Triple Crown. Dengan Alonso telah berhasil meraih gelar GP Monako (2007, 2008 ) dan Le Mans tahun ini.

>>> Sports car apa saja dijual McLaren saat ini? Baca di sini untuk review selengkapnya

Aksi di Indy 500 juga bukan hal baru bagi McLaren. Antara 1970 - 1979, McLaren mengikuti balap open wheel paling bergengsi di Amerika ini dan berhasil menjadi juara sebanyak dua kali pada 1974 dan 1976. Sepanjang keikutsertaannya, mesin digunakan adalah Offenhauser dan Ford Cosworth DFX.

foto McLaren m24 di Indy 500 1977

McLaren M24 bermesin Ford Cosworth DFX menempati P2 Indy 500 1977

Di Indy 2019 McLaren akan mengandalkan unit Chevrolet 2,2 liter V6 turbo yang dipasang pada sasis “one-make” Dallara DW12. Berbekal reputasi Chevrolet sebagai produsen mesin tersukses di IndyCar series dengan 73 kemenangan dan enam gelar manufaktur, besar kemungkinan McLaren akan berjaya di tahun depan dan membawa Alonso menjadi orang kedua meraih gelar Triple Crown

>>> Update berita terkini seputar otomotif hanya di Cintamobil.com

Share this post:
 
back to top