Renault Berencana Rumahkan 400 Pekerja di Pabrik Slovenia

20/05/2020

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Renault Berencana Rumahkan 400 Pekerja di Pabrik Slovenia
Akibat turunnya permintaan dampak dari virus Corona atau Covid-19 membuat Renault berencana rumahkan hingga ratusan pekerja di pabrik produksinya di Slovenia.

Produsen mobil asal Prancis Renault berencana untuk merumahkan sekitar 400 dari sekitar 3.200 pekerja di pabrik produksinya di Slovenia. Hal ini dilakukan akibat dampak dari epidemi virus Corona atau Covid-19 yang membuat permintaan mobil Renault secara global menurun.

>>> BMW Group Indonesia Salurkan 700 Paket Sembako Melalui BPBD DKI Jakarta

Gambar menunjukan Renault  Twingo

Tampilan wajah dari Renault Twingo

Revoz anak perusahaan manufaktur Renault di Novo Mesto, Slovenia merupakan basis produksi Clio, Twingo dan mobil listrik Smart Forfour. Pasar terbesarnya meliputi Prancis, Jerman, dan Italia.

"Karena kondisi yang tidak menentu di pasar mobil global, yang merupakan konsekuensi dari epidemi Covid-19 dan meski ada informasi tentang penurunan pesanan global Revoz kami akan tetap melanjutkan produksi dalam dua shift. Selain itu kami akan mengatur pertemuan konsultasi untuk semua pekerja yang akan berhenti bekerja di perusahaan sedikitnya lebih dari 400 orang menurut perkiraan saat ini," kata Revoz kepada Reuters.

>>> Porsche Taycan Siap Mengaspal di Indonesia September Mendatang

Gambar menunjukan Renault pabrik

Renault rumahkan 400 pekerja di pabrik produksi Slovenia

Revoz Renault sebelumnya telah menghentikan produksinya pada pertengahan Maret selama enam minggu karena epidemi corona virus. Slovenia sejauh ini melaporkan 1.467 kasus virus corona dan 104 kematian.

Kabar baiknya Slovenia pekan lalu resmi menjadi negara Eropa pertama yang mengakhiri epidemi virus corona. Tetapi warga negara masih diwajibkan mengenakan masker di ruang publik atau di dalam ruangan, membersihkan tangan saat memasuki ruangan dan menjaga jarak setidaknya 1,5 meter satu sama lain.

>>> 40.000 Kendaraan Disuruh Putarbalik Selama 23 Hari Operasi Ketupat di Jabodetabek

Sementara itu menurut data Asosiasi Produsen Otomotif Eropa (ACEA) registrasi mobil penumpang baru di Slovenia turun 39% menjadi 16.354 dalam empat bulan pertama di tahun ini.

"Pada bulan April saja, registrasi mobil penumpang baru di Slovenia anjlok 71% menjadi 1.846." kata ACEA dalam sebuah pernyataan.

Sedangkan penjualan mobil penumpang baru di Uni Eropa, tidak termasuk Malta, turun 38,5% menjadi 2.750.845 dalam empat bulan pertama tahun 2020. Penurunan penjualan ini akibat dampak yang sama yaitu epidemi virus corona.

>>> Jangan lewatkan berbagai berita otomotif terbaru dan menarik lainnya di Cintamobil.com

Share this post:
Sejak kuliah, Rahmat telah bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sarjana Sastra Indonesia ini mulai menjadi jurnalis sejak 2013 dan terjun di media otomotif setahun kemudian. Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.

Berita lain

Maxindo Renault Indonesia Tanggapi Positif: Renault Kiger Pasti Masuk Indonesia

19/05/2020

Mobil baru

3 menit

Kabar mengejutkan datang dari pabrikan mobil asal Perancis yakni Renault. Dan sudah positif oleh Renault Indonesia bahwa Renault Kiger pasti masuk Indonesia

Lihat juga

New Renault Kwid Climber 2020 Siap Bersolek Minggu Ini

18/05/2020

Mobil baru

3 menit

Kabar ini didapat saat press conference Renault Triber yang resmi hadir di Indonesia, lantas mengapa mobil New Renault Kwid Climber 2020 ini layak ditunggu?

Lihat juga

Renault Triber AMT Launching di India Pekan Depan

13/05/2020

Mobil baru

3 menit

Setelah mejeng untuk pertama kalinya di Auto Expo 2020, Renault akan memperkenalkan Triber AMT secara resmi tanggal 18 Mei, dan menyusul Kwid yang sudah lebih dulu pakai AMT.

Lihat juga

Lemahnya Penjualan Mobil Bensin Membuat Renault Hengkang dari Tiongkok

15/04/2020

Pasar mobil

3 menit

Produsen mobil Prancis Renault memutuskan meninggalkan bisnis mobil penumpang utamanya di Tiongkok menyusul penjualan yang memburuk akibat dampak virus corona.

Lihat juga

Renault Megane Tengah Menghadapi Masa Depan yang Tak Pasti

28/04/2020

Pasar mobil

3 menit

Elektrifikasi dan biaya pengembangan menjadi alasan dimana masa depan Renault Megane menjadi tanda tanya. Bahkan penjualannya pun terus mengalami penurunan.

Lihat juga
 
back to top