Red Bull Racing Pertimbangkan Beli Paten Mesin F1 Honda?

17/10/2020

Pasar mobil

4 menit

Red Bull Racing Pertimbangkan Beli Paten Mesin F1 Honda?
Honda memang meninggalkan Formula 1 setelah musim 2021, namun sepertinya mesin dari pabrikan Jepang itu akan tetap dipakai oleh Red Bull Racing dengan rencana pembelian paten.

Awal bulan ini, berita mengejutkan muncul dari Honda yang memutuskan mundur dari F1 sebagai pemasok mesin setelah musim 2021 berakhir. Ini cukup berdampak ke dua tim pengguna mesin F1 Honda, Red Bull Racing dan Scuderia Alpha Tauri.

>>> Alihkan fokus ke elektrifikasi, Honda cabut dari F1 akhir 2021

Dua tim yang dimiliki perusahaan minuman energi Austria, Red Bull itu langsung kasak-kusuk mencari mesin baru sebagai suksesor Honda yang mulai menunjukkan performa apik dan jadi penantang utama Mercedes yang dominan sepanjang era Hybrid. 

Pierre Gasly Scuderia AlphaTauri Honda, pemenang F1 GP Italia

Tidak cuma Red Bull, tim satelit Scuderia AlphaTauri juga bisa menang dengan mesin F1 Honda

Hal ini terlihat di mana kedua tim berhasil memenangi balapan, Max Verstappen bersama Red Bull di GP 70th Anniversary, dan Pierre Gasly mengulangi kisah manis Scuderia AlphaTauri (sebelumnya Toro Rosso) dengan memenangi F1 GP Italia di Monza.

Tak bisa bergantung ke pabrikan lain

Beberapa opsi mesin dipertimbangkan Red Bull Racing, mulai dari beralih ke tiga pabrikan yang tersisa setelah 2021, coba mendevelop sendiri, atau bahkan ikut mundur dari F1.

Jika beralih ke pabrikan lain, kemunginan Renault harus memasok mesin untuk Red Bull sebagai bagian dari regulasi F1. Tapi, di sisi lain penasihat balap tim, Helmut Marko, mengisyaratkan kedua tim milik Red Bull tetap memakai Power Unit (PU) Honda.

Powe Unit F1 Honda

Red Bull merasa punya peluang menang lebih besar bersama Honda

“Semua pabrikan mesin punya tim sendiri, itu berarti mereka mendevelop mesin berdasarkan sasis mobil mereka. Maka, kami harus menyesuaikan sasis dengan layout mesin,” tutur Marko ke media asal Jerman, Sport1.

“Tentu, pengembangan sasis kami akan terhambat karenanya. Karena itu, solusi yang ditawarkan Honda jadi pilihan utama. Bagaimanapun, kami mempertimbangkan semua kemungkinan.”

>>> Makin kencang dan irit, Honda Jazz baru usung teknologi F1

Membeli paten mesin, gandeng Mugen untuk pengembangan

Klaim Marko bukannya tanpa alasan, baiknya kerja sama antara Red Bull Racing dan Honda membuka jalan kerja sama lain setelah 2021. Pabrikan Jepang itu menawarkan paten mesin F1 Honda ke Red Bull untuk develop lebih lanjut setelah 2021.

Logo Red Bull Mugen

Setelah Super GT dan Super Formula, Red Bull Mugen akan naik kelas ke F1?

Nantinya, Red Bull akan berkolaborasi dengan rumah modifikasi Honda, Mugen. Isu ini muncul setelah kantor Mugen Inggris direlokasi ke Milton Kenyes, yang mana merupakan markas tim peraih empat kali gelar juara konstruktor itu. Saat ini, Mugen juga berkolaborasi dengan raksasa minuman itu sebagai sponsor di ajang Super GT dan Super Formula.

Selain itu Mugen juga cukup berpengalaman di F1, mereka pernah mengambil alih proyek mesin F1 Honda dalam kurun 1992-2000. Dalam kurun waktu itu, Mugen-Honda memasok mesin untuk tim seperti Footwork, Lotus, Ligier, Prost, dan Jordan dengan total empat kemenangan.

>>> Berita mobil baru, event, promosi, informasi pasar mobil baru 2020

Bergabung di Cintamobil sejak 2019, Derry adalah seorang penyuka kecepatan tulen. Pengalaman di salah satu situs motorsport global membuatnya khatam soal dunia balap. Masih mengejar gelar Sarjana, Derry juga sering memacu adernalin dengan go-kart.
 
back to top