Recall Hyundai Kona Electric Jadi yang Termahal Sepanjang Sejarah

26/02/2021

Pasar mobil

2 menit

Share this post:
Recall Hyundai Kona Electric Jadi yang Termahal Sepanjang Sejarah
Hyundai Motor mengumumkan recall bagi Hyundai Kona, mengganti hampir 82.000 baterai secara global setelah serangkaian kebakaran listrik beberapa waktu lalu.

Produsen asal Korea Selatan Hyundai menyebutkan bahwa recall Kona akibat kerusakan sistem kelistrikan akan menelan biaya sekitar 1 miliar won atau setara dengan Rp 12 miliar. Dilansir dari berbagai sumber, para analis menyebutkan bahwa recall ini akan menjadi yang termahal yang pernah dilakukan pada mobil listrik di seluruh dunia.

Risiko terbakar

Recall atau penarikan kembali ini berlaku untuk hampir 76.000 unit model listrik terlaris Hyundai saat ini. Model lainnya yang akan mendapatkan recall termasuk Hyundai Ioniq serta bus listrik bertenaga sel baterai yang dibuat oleh pabrik LG Chem di Nanjing, China. Semua model yang terkena dampaknya merupakan hasil produksi November 2017 hingga Maret 2020.

baterai mobil listrik Hyundai Kona
Recall terjadi karena baterai mobil listrik Kona rentan terbakar

>>> Keunggulan Hyundai KONA EV PATWAL Kantor Gubernur Jawa Barat

Hyundai dan LG sepakat untuk melakukan penarikan meski risiko kebakaran terbilang kecil.

"Prioritas kami adalah menghilangkan potensi risiko terhadap keselamatan pelanggan meskipun kemungkinan kebakaran rendah dan berdampak pada beban keuangan yang tinggi,” jelas Hyundai dalam keterangan resminya.

Penarikan ini merupakan yang kedua bagi Kona setelah lebih dari belasan mobil terbakar karena masalah pada baterai SUV listrik ini. Hyundai menyebutkan pada Oktober tahun lalu bahwa mereka akan menarik 77.000 Kona untuk meningkatkan sistem perangkat lunak baterai mobil listrik mereka.

>>> Review Hyundai KONA Electric Facelift 2021: Tambah Fitur Agar Makin Sempurna

Akibat kerusakan sel baterai

Kementerian Transportasi Korea Selatan menyebutkan bahwa recall dilakukan karena Hyundai dan LG tak bisa mencegah risiko kebakaran yang ada. Pemerintah Korea Selatan juga sedang menyelidiki penyebab kebakaran Hyundai Kona. Pada Rabu (24/2) lalu, mereka menemukan adanya cacat pada beberapa sel baterai yang diproduksi di pabrik LG di Nanjing.

“Ini akan menjadi penarikan paling mahal dalam industri EV sejauh ini karena pembuat EV lainnya baru saja meningkatkan perangkat lunak mereka untuk sistem manajemen baterai, yang merupakan biaya yang relatif kecil,” kata Lee Hang-koo, penasihat di Institut Teknologi Otomotif Korea.

Hyundai dengan Kia merupakan produsen kendaraan listrik terbesar keempat di seluruh dunia. Dengan pangsa pasar mencapai 7,2% per September 2020, kedua pabrikan ini menargetkan untuk menjual 1 juta unit kendaraan listrik setiap tahun pada 2025.

>>> Harga Mobil Hyundai Kona dan Promosi Terbaru di Indonesia

Share this post:
Penulis
Pria asal Minang ini menjadi salah satu tim pelopor eksistensi Cintamobil.com di Indonesia dan bergabung sejak 2017. Dengan bekal ilmu SEO yang mumpuni, Padli menjadi salah satu spesialis SEO di Cintamobil.com.
 
back to top