Deretan Mobil Toyota Ikut Ramaikan Olimpiade Tokyo 2021

19/07/2021

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Olimpiade Tokyo 2021 akan dihelat pada 23 Juli mendatang. Untuk mendukung dan meramaikan acara tersebut kendaraan ramah lingkungan Toyota ikut berpartisipasi.

Ajang olahraga internasional empat tahunan Olimpiade yang mempertandingkan ragam cabang olahraga bakal segera digelar. Olimpiade tak hanya menjadi kompetisi olahraga terbesar dan terkemuka di dunia melainkan juga jadi ajang untuk promosi.

Sebagai tuan rumah, Jepang juga ingin kendaraan yang digunakan pada ajang Olimpiade dan Paralimpiade mengandung tingkat emisi rendah. Untuk mencapai hal ini Toyota, misalnya sebagai satu sponsor utama Olimpiade Tokyo 2021 juga akan mendukung acafra ini dengan berbagai teknologi menarik dan canggih. 

>>> Ragam Promo Toyota Juli 2021 di Auto2000 Digiroom

Gambar menunjukan Toyota APM

Tampilan Toyota Accessible People Mover

Toyota Accessible People Mover

Produsen mobil terbesar di Jepang ini akan mengerahkan sekitar 200 unit kreasi barunya yang disebut Toyota Accessible People Mover (APM) untuk mengangkut orang di sekitar venue selama Olimpiade. Mobil itu akan menawarkan perjalanan jarak pendek kepada pengunjung, atlet, dan staf Olimpiade dan Paralimpiade.

APM dapat dengan mudah membawa enam penumpang, termasuk pengemudi. Kendaraan ini juga dapat menampung seseorang di kursi roda jika kursi baris kedua dilipat. Dikatakan kendaraan ini didukung oleh baterai lithium-ion dan bisa berjalan hingga sejauh 62 mil dengan sekali pengisian daya dan memiliki kecepatan maksimum sekitar 12 MPH.

>>> Kenapa Banyak Orang Indonesia Kepincut Toyota Avanza Dkk?

Gambar menunjukan Tampilan mobil Toyota

Tampilan Toyota e-Palette    

Toyota e-Palette

Kendaraan ini merupakan Battery Electric Vehicle pertama milik Toyota yang dikembangkan secara khusus untuk Autono-MaaS, kemitraan Uber dan Toyota. Kendaraan dari kemitraan Toyota dan Uber ini dihadirkan untuk pelayanan mobilitas otonom bertenaga baterai listrik.

Mobil ini di Olimpiade Tokyo 2021 diatur untuk mendukung kebutuhan transportasi staf dan atlet dan juga untuk mengantarkan orang ke tempat Olimpiade dan Paralimpiade. E-Palette akan menampilkan operasi mengemudi otomatis bersama sistem kontrol digital untuk memantau proses operasi umum dan kondisi kendaraan.

>>> Duel Mobil 7-Seater Rp 150 Jutaan, Toyota Calya vs Wuling Confero DB

Gambar menunjukan Toyota Mirai

Tampilan Toyota Mirai

Toyota Mirai

Mirai dalam bahasa Jepang memiliki arti masa depan menjadi kendaraan berikutnya yang meramaikan Olimpiade  Tokyo 2021. Kendaraan yang satu ini tidak mengeluarkan karbon dioksida berkat penggunaan teknologi sel bahan bakar hidrogen. 

Sebanyak 500 kendaraan Mirai akan disediakan untuk transportasi staf Olimpiade untuk mendatangi sekitar tempat resmi Olimpiade Tokyo 2021. Tentunya dengan hadirnya Mirai ini melengkapi kendaraan ramah lingkungan lainnya untuk memeriahkan ajang olahraga internasional empat tahunan tersebut.

>>> Pahami Etika Berkendara dan Menjaga Emosi Berkendara di Jalan Raya

Rahmat menjadi jurnalis otomotif media daring sejak 2014 silam. Tercatat Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019 hingga saat ini. 

Lulusan jurusan Sastra Indonesia ini sejak awal kuliah memang bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sebelum berkiprah di media yang berfokus di Industri otomotif, Rahmat terlebih dulu menulis untuk sebuah majalah sebuah media lokal di Kota Tangerang Selatan.

Setelah setahun lamanya menulis untuk sebuah majalah lokal akhirnya ia berpindah menulis untuk sebuah media daring otomotif. Tepatnya di tahun 2014 ia mulai menulis berkaitan dengan industri otomotif nasional dalam dan juga luar negeri. 

Setelah lulus kuliah di tahun 2017 ia memutuskan untuk keluar dari dunia kewartawanan yang selama ini menghidupinya. Ia mencoba peruntungan dunia marketing mobil bekas. Tak lama berselang ia mencoba peruntungan bekerja di Cintamobil.com pada posisi yang sama. Tak lama setelah itu Rahmat dipindahkan ke tim redaksi Cintamobil.com

Orang bijak pernah berkata rumah bukan sebuah tempat, melainkan perasaan. Sejauh manapun Anda melangkah rumah adalah tempat untuk kembali. Kira-kira seperti itulah yang menggambarkan nasib Rahmat yang akhirnya bisa kembali ke dunia penulisan. 

 
back to top