Prospek Besar Sektor Otomotif, Pemerintah Ajak Pengusaha Taiwan Berinvestasi

23/12/2019

Pasar mobil

3 menit

Prospek Besar Sektor Otomotif, Pemerintah Ajak Pengusaha Taiwan Berinvestasi
Pemerintah mengajak para pelaku usaha di Taiwan untuk tidak ragu berinvestasi di Indonesia di sektor otomotif mengingat prospek yang sangat menjanjikan.

Pertumbuhan sektor otomotif di Indonesia khususnya kendaraan roda empat cenderung stagnan. Dalam beberapa tahun terakhir penjualan mobil berada di kisaran 1 juta unit per tahun, atau sekitar 90 ribuan unit per bulan. Secara kuantitas, pertumbuhan ini membuat populasi kendaraan yang beredar semakin besar. Namun jika dihitung berdasarkan rasio, kepemilikan mobil di Indonesia terbilang sangat kecil.

Foto menunjukkan Booth Wuling di ajang GIIAS 2019

Industri otomotif punya prospek besar

Merujuk data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), rasio kepemilikan mobil di Indonesia baru sekitar 87 unit per 1.000 orang, masih rendah di bawah negara tetangga seperti Malaysia yang mencapai 450 unit per 1.000 orang dan Thailand sebanyak 220 unit per 1.000 orang. Artinya peluang industri otomotif masih sangat besar. Gambarannya, apabila bertambah satu unit saja dari 87 ke 88 unit, berarti penjualan akan naik sekitar 260 ribu unit.

Buka lebar pintu investasi

Hal ini mendorong pemerintah terus berupaya agar sektor otomotif lebih berkembang. Berbagai cara dilakukan seperti menerbitkan kebijakan otomotif, meningkatkan infrastruktur, hingga mendorong para pengusaha di dunia untuk berinvestasi. Yang terbaru, pemerintah melalui Kementerian Perindustrian mengajak para pengusaha di Taiwan untuk berinvestasi.

“Pemerintah Indonesia membuka pintu kepada para investor yang ingin masuk ke Indonesia untuk menumbuhkan industri manufaktur, termasuk sektor otomotif,” tutur Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di acara Luncheon Meeting dengan para CEO dari perusahaan-perusahaan di Taiwan, Jum'at (20/12/2019).

>>> Hyundai Dipastikan Akan Bangun Pabrik Mobil Di Cikarang

Foto Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita di acara Luncheon Meeting bersama pengusaha Taiwan, 20/12/2019

Indonesia ajak pengusahan Taiwan berinvestasi di sektor otomotif

Target besar tahun 2030

Selain perhitungan rasio kepemilikian mobil di atas, prospek besar sektor otomotif juga didukung dengan goal besar. Pemerintah menargetkan Indonesia akan menjadi hub atau pusat pengembangan produksi kendaraan listrik di kawasan ASEAN pada tahun 2030. Hal ini didukung lewat Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Ber-motor Listrik Berbasis Baterai.

“Perpres No. 55/2019 ini mengamanatkan pengaturan penggunaan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Kendaraan Bermotor Listrik (KBL) Berbasis Baterai termasuk sepeda motor listrik guna meningkatkan nilai tambah industri dalam negeri,” kata Agus.

Sektor otomotif juga mendapat prioritas pengembangan melalui implementasi industri 4.0. “Jadi, industri otomotif sebagai bagian dari lokomotif sektor manufaktur di dalam negeri, yang akan mendongkrak PDB nasional menjadi 10 besar di dunia pada tahun 2030,” tambahnya.

Kaitannya dengan perpajakan, pemerintah telah mengatur pemberian insentif fiskal berupa super deduction tax bagi perusahaan yang melakukan kegiatan riset dan vokasi dengan mendapat pengurangan penghasilan bruto sampai 200%-300%. Hal tersebut dituangkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2010 tentang Penghitungan Penghasilan Kena Pajak dan Pelunasan Pajak Penghasilan dalam Tahun Berjalan.

Dengan prospek yang sangat besar didukung berbagai kebijakan dari pemerintah di atas, diharapkan para pelaku usaha Taiwan tidak ragu untuk berinvestasi di sektor otomotif tanah air. “Bagi principal yang belum ada kegiatan produksi di sini, saya kira ini adalah momentum yang tepat untuk melakukan invetasi di Indonesia,” kata menteri Agus meyakinkan.

>>> Tertarik membeli mobil baru, cek koleksi dan harganya di sini!

Foto bersama usai penandatanganan MoU oleh pemerintah Indonesia dengan Hyundai

>>> Simak juga berita otomotif terkini lainnya di sini

Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top