Produsen Jepang Hentikan Produksi Akibat Banjir, Ekspor Mazda Tak Terganggu

11/07/2018

Pasar mobil
Share this post:
Produsen Jepang Hentikan Produksi Akibat Banjir, Ekspor Mazda Tak Terganggu
Banjir bandang yang melanda sebagian wilayah Jepang menyebabkan banyak produsen kendaraan yang telah menghentikan produksi. Namun, Mazda mengungkapkan pengiriman produknya dari Jepang berlangsung normal tanpa kendala.

Mazda hanyalah segelintir perusahaan yang terkena dampak banjir bandang serta tanah longsor akibat curah hujan deras yang mengguyur Jepang hingga berhari-hari. Tercatat, sejak berita ini diturunkan, lebih dari 100 jiwa melayang dan 50 korban hilang. Lebih dari 2 juta penduduk mengungsi sedang operasi penyelamatan masih terus dilakukan.

Bencana tersebut sampai mempengaruhi proses produksi industri otomotif. Pabrik-pabrik otomotif yang berada di wilayah barat Hiroshima, Kyoto, Yamaguchi dan Osaka terkena dampak yang signifikan. Sedangkan produsen kendaraan seperti Mazda, Nissan, Mitsubishi, dan Daihatsu telah menghentikan produksi sejak akhir pekan lalu hingga Selasa (10/7) kemarin.

Gambar yang menunjukan jalan yang terkenda dampak banjir bandang

Curah hujan yang tinggi mengakibatkan banjir dan tanah longsor di Jepang

>>> Edisi BMW Mission: Impossible Edition khusus untuk pasar Jepang

Pemberhentian proses produksi disebabkan oleh tersendatnya pasokan suku cadang akibat bencana serta alasan keselamatan pekerja pabrik. Hingga kini, pabrik perakitan kendaraan Mitsubishi di Okayama, pabrik Nissan di Kyushu, serta pabrik Daihatsu di Osaka dan Kyoto masih diberhentikan karena intensitas hujan yang masih besar.

Hiroshima, dimana pusat pabrik Mazda berlokasi, merupakan wilayah yang paling parah terkena dampak banjir. Bahkan, sebagian besar angka kematian dan gedung yang hancur tercatat paling tinggi dibandingkan kota-kota lain.

>>> Ingin membeli Mazda terbaru? Klik disini untuk informasi lebih lanjut

Gambar yang menunjukan kondisi banjir bandang yang melanda sebagian wilayah Jepang

Berbagai industri dan perusahaan diberhentikan karena dampak banjir

Meskipun begitu, PT Eurocars Motor Indonesia (EMI) yang memegang lisensi resmi Mazda di Indonesia mengungkapkan bahwa impor utuh atau completely built up (CBU) dari produsen langsung di Jepang masih akan berjalan normal.

>>> Berita pasar mobil dari seluruh dunia bisa Anda dapatkan di sini

Dilansir dari CNNIndonesia, Roy Arman Arfandy selaku presiden Direktur EMI mengungkapkan, "Sampai saat ini tidak informasi dari Mazda Jepang bahwa suplai mobil (ke Indonesia) akan terlambat. Setahu saya juga pabrik Mazda di Hiroshima juga tidak terkena banjir secara langsung."

Gambar yang menunjukan pabrik Mazda di Jepang

Pabrik Mazda masih berhenti beroperasi akibat banjir di beberapa daerah

Meskipun begitu, Hubungan Masyarakat PT EMI, Fedi Dwi Parileksono menegaskan bahwa pabrik Mazda di Hofu serta Hiroshima masih belum beroperasi karena bencana dan pasokan logistik yang terhambat membuat beberapa karyawan diliburkan. Penutupan ini hanya akan menghambat jumlah produksi kendaraan per bulan.

Ia menjelaskan, "Tidak ada kerusakan apapun terhadap pabrik Mazda. Hanya terganggu pasokan logistik dan beberapa karyawan yang rumahnya terdampak." Dari berita terbaru yang didapatkan Nikkei Asian Review, pabrik Mazda ditutup dari Senin (9/7) hingga Selasa (10/7) kemarin.

>>> Informasi berita otomotif dalam dan luar negeri hanya di Cintamobil

Share this post:
Penulis
Pria asal Minang ini menjadi salah satu tim pelopor eksistensi Cintamobil.com di Indonesia dan bergabung sejak 2017. Dengan bekal ilmu SEO yang mumpuni, Padli menjadi salah satu spesialis SEO di Cintamobil.com.
 
back to top